Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Oktober 15, 2021
By Thomas W
Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga-otospector

Salah satu alasan mengapa orang memilih mobil dengan mesin diesel adalah karena tenaga dan torsinya yang besar. Karena itulah mesin jenis ini cocok untuk kendaraan yang dipakai pada medan berat, seperti di pegunungan atau hutan.

Tentu saja ceritanya bakal berbeda kalau ternyata ada mesin diesel yang kurang tenaga. Antara harapan dan kenyataan jadi tidak sinkron, dong. Apalagi jika ternyata mobil tersebut hanya digunakan untuk aktivitas harian. Tentu akan sangat mengecewakan.

Agar bisa mendeteksi sendiri penyebabnya, inilah 5 penyebab mesin diesel kurang tenaga:

#1: Tekanan Kompresi Ruang Bakar Mesin Rendah

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Masalah bahan bakar sangat berpengaruh pada mesin yang kurang tenaga. Terutama jika kompresi di ruang bakar mesin sudah terlalu rendah.

Terjadinya pembakaran mesin disel sangat dipengaruhi tekanan yang sangat tinggi sehingga suhunya melampaui titik sulut solar. Jika tekanan kompresi menurun, pembakaran jadi tidak sempurna. Tenaga mesin akan loyo, suara mesin juga lebih berisik.

Turunnya tekanan kompresi biasanya disebabkan dinding silinder atau ring kompresi yang aus. Akibatnya celah antara ring dengan silinder makin lebar. Jadinya saat langkah kompresi, udara dari ruang bakar akan keluar lewat celah ini.

#2: Pompa Injeksi Bermasalah

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Pompa injeksi berfungsi mengalirkan bahan bakar solar bertekanan ke masing-masing injektor. Ketika tekanan pompa injeksi kurang atau melebihi tekanan yang direkomendasikan, mesin diesel pasti bermasalah. Indikasinya adalah asap hitam tebal hingga kehilangan tenaga.

Gangguan pada injektor akan menyebabkan tekanan injeksi dan volume solar ke ruang bakar akan terganggu. Adanya kotoran pada noozle membuat volume solar tidak sesuai kebutuhan, sehingga mesin jadi kurang tenaga.

Pada mesin diesel commonrail, pompa injeksi akan memompa terus menerus selama mesin hidup. Jika tekanan pompa injeksi berkurang, tentu tenaga mesin akan menurun.

Baca juga: Ford Everest Bekas, SUV Tangguh Harga Rp100 Jutaan

#3: Pompa Tekanan Solar Lemah

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Pompa tekanan berfungsi menarik solar dari dalam tangki bahan bakar. Pompa ini dipasang pada filter solar atau dekat pompa injeksi.

Jika pompa tekanan melemah, pasokan bahan bakar yang dibutuhkan mesin akan terlambat. Akibatnya campuran bahan bakar dan udara tidak lagi ideal sehingga tenaga yang dihasilkan mesin tidak sempurna.

Pompa tekanan yang lemah terindikasikan dari mesin yang susah hidup saat pagi hari, sehingga perlu dipompa dulu agar mesin hidup.

#4: Filter Solar Kotor

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Filter solar kotor bisa membuat debit atau volume bahan bakar yang dibutuhkan jadi berkurang. Akibatnya mesin kekurangan campuran bahan bakar sehingga tenaganya jadi tidak maksimal.

Hati-hati, filter yang kotor tidak mampu menyaring dengan baik. Akibatnya kotoran bisa masuk ke pompa injeksi sehingga tekanannya bermasalah.

Filter solar kotor terlihat pada tanda lampu indikator water separator yang mulai menyala tanpa ada tanda-tanda penyebab yang jelas.

#5: Baling-baling Turbo Bermasalah

Ini Dia 5 Penyebab Mesin Diesel Jadi Kurang Tenaga

Berbeda dengan generasi sebelumnya, saat ini mesin diesel sudah dibekali teknologi turbo, seperti Variable Nozzle Turbo (VNT) dan Variable Geometry Turbo (VGT).

Fungsi peranti canggih ini adalah untuk mengatur besaran tekanan udara yang disuplai oleh turbo ke mesin, agar mesin mampu memaksimalkan rpm tertingginya.

Masalahnya saat komponen pengatur atau solenoid turbo bermasalah, suplai udara ke ruang bakar juga ikut terganggu. Solenoid yang tidak mampu membuka, membuat aliran udara kurang (underboost) sehingga mesin jadi kurang bertenaga.

Baca juga: Servis di Bengkel Resmi atau Umum? Sebelum Memutuskan Cek Dulu Fakta-faktanya!

Bagaimana memastikan mobil bekas bermesin diesel ada dalam kondisi yang prima?

Mesin diesel memang jenis mesin yang tergolong bandel dan awet. Namun jika tidak dilakukan perawatan dengan benar, masalah pada mesin jenis ini bisa lebih merepotkan dibanding mesin bensin. Apalagi jika perlakuan terhadap sistem pembakarannya tidak benar.

Untuk memastikan mesin diesel ada dalam kondisi baik, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan pemeriksaan yang cermat serta dukungan teknologi modern, inspektor dari Otospector mampu memeriksa setiap bagian mesin secara detail. Hasil pemeriksaan juga dijamin akurat dan terpercaya.

Keuntungan lainnya, mobil yang telah lulus inspeksi akan mendapat garansi mesin dan transmisi selama minimal 30 hari. Jadinya pengguna tidak perlu khawatir saat harus memakainya sehari-hari.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

5 Kendaraan Isuzu Siap Tampil Beda di GIIAS 2026

Juli 23, 2026
Semakin dekat ke hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, 30 Juli – 9 Agustus 2026, di ICE BSD, Tangerang; bocoran kabar tentang aktivitas para peserta pameran semakin bersliweran di media. Salah satu berita paling hangat adalah rencana PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk tampil beda di ajang pameran otomotif terbesar di
Baca Lebih Lanjut

Jangan Asal Deal, Begini Trik Beli Mobil Bekas Yang Aman

Juli 23, 2026
Sering orang mengingatkan, beli mobil bekas jangan cuma sekadar asal cocok barangnya, lalu deal dengan penjual, dan langsung bayar. Ada langkah-langkah yang harus dijalani secara hati-hati dan cermat, biar Otofriends tidak kecewa setelah nanti mobilnya dipakai sehari-hari.  Maklum, pada kenyataannya, kondisi sebuah mobil bekas seringkali bisa sangat berbeda dengan mobil baru.  Meski dari luar terlihat
Baca Lebih Lanjut

GAC Bawa Mobil Baru di GIIAS 2026, Siap Tantang BYD hingga Hyundai?

Juli 22, 2026
Kalau kamu mengikuti perkembangan dunia otomotif, Otofriends pasti sadar kalau merek asal China semakin agresif meramaikan pasar Indonesia. Setelah beberapa tahun terakhir nama-nama seperti BYD, Chery, Wuling, hingga Jaecoo mencuri perhatian, kini giliran GAC yang diprediksi bakal menjadi salah satu sorotan utama di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Guangzhou, China,
Baca Lebih Lanjut