Inilah Daftar Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia
November 29, 2023
By Thomas W
Tahukah Otofriends, dengan semakin banyaknya populasi kendaraan listrik, semakin banyak pula stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU)? SPKLU adalah fasilitas yang menyediakan energi listrik untuk mengisi daya kendaraan listrik seperti mobil listrik dan juga sepeda motor listrik. Kira-kira mirip SPBU pada kendaraan dengan BBM.
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id
Dengan semakin banyaknya SPKLU di berbagai lokasi, para pemilik mobil listrik juga semakin berani untuk membawa kendaraannya hingga ke luar kota. Persoalannya adalah tinggal bagaimana merencanakan perjalanan agar baterai tidak habis dalam perjalanan. Di situlah pemilik harus mengetahui pasti lokasi-lokasi SPKLU yang ada di dalam rute perjalanannya.
Sampai sejauh ini di mana sajakah lokasi-lokasi SPKLU yang ada di Indonesia? Yuk kita lihat beberapa fakta terbaru tentang SPKLU dan lokasi-lokasinya.
#1: Jumlah SPKLU Terus Bertambah
Sumber: pln.co.id
Saat ini SPKLU sudah ada di beberapa wilayah seperti di sepanjang Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Mengutip pernyataan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, per September 2023, sudah ada 846 SPKLU di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 620 SPKLU adalah milik PLN, sedangkan sisanya milik Agen Pemegang Merk yakni Hyundai 157 SPKLU, Mitsubishi 17 SPKLU, dan 52 SPKLU dari mitra lain.
Pada 2023 ini, menurut Darmawan, PLN akan terus menambah jumlah SPKLU menjadi 1.715 SPKLU.
#2: Cara Mudah Mencari Lokasi SPKLU Di Sekitar Kita
Sumber: indoposco.id
Jika kebetulan Otofriends sedang berada di daerah yang asing atau sedang merencanakan perjalanan, ada sebuah cara mudah mencari SPKLU yakni dengan aplikasi Charge.IN dari PLN.
Aplikasi ini bisa diunduh dari PlayStore. Jika sudah di-install, segera lakukan pendaftaran dengan email pribadi di mana nantinya akan dikirim kode aktivasi melalui email ini.
Untuk mencari lokasi SPKLU cukup klik “Lokasi SPKLU” kemudian klik pada bagian “Filter” dan pilih lokasi yang hendak dicari. Hasilnya akan segera tersaji.
Bagaimana memastikan mobil bekas yang akan kita beli ada dalam kondisi terawat?
Membeli mobil bekas di pasaran, memang tidak bisa dibilang mudah. Ini lantaran mobil-mobil yang dijual umumnya punya kondisi beragam, tergantung dari usia mobil dan perawatan yang dilakukan pemilik sebelumnya.
Untuk memastikan kondisi mobil bekas yang akan dibeli, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Dengan inspeksi yang dilakukan di lebih dari 150 titik dan dilakukan oleh tenaga profesional, maka Otofriends akan dapat mengetahui kondisi sebuah mobil bekas secara keselurhan. Dengan demikian kita tidak seperti membeli kucing dalam karung.
Di tengah situasi ekonomi yang lagi gak menentu kayak sekarang ini, salah satu langkah cerdas perencanaan keuangan keluarga adalah beli sebuah mobil bekas. Dibanding beli mobil baru, tentunya. Dengan beli mobil bekas, kebutuhan keluarga akan fungsi transportasi bisa terpenuhi, namun tanpa mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang. Tentu saja, Otofriends harus tetap berhati-hati dalam mencari mobil
Otofriends, pernah nggak kamu mengalami ban mobil tiba-tiba kempis karena tertusuk paku? Biasanya respons pertama cukup sederhana: cari tukang tambal ban, cabut pakunya, lalu tambal. Kalau lubangnya berada di bagian tengah telapak ban, memang sering kali masalah tersebut masih bisa diperbaiki. Tapi bagaimana kalau yang bocor justru berada di sisi ban mobil? Nah, di sinilah
Sewaktu beberapa merek mobil ternama di Indonesia mulai mengeluarkan model-model mobil terbarunya yang berpenggerak roda depan (Front Wheel Drive – FWD), langsung muncul suara-suara kekhawatiran dari konsumen. Konsumen khawatir, sistem FWD akan membuat kaki-kaki mobil cepat rusak. Beda kondisinya dengan mobil berpenggerak roda belakang (RWD). Apakah anggapan itu betul? Sayangnya kekhawatiran itu ada benarnya. Karena
Beberapa hari ini, sempat viral video tentang keluhan seorang pemakai Hyundai Ioniq 5 yang mobilnya rusak di beberapa bagian, setelah beberapa kali mencoba parkir paralel di apartemennya. Pemilik mobil yang kebetulan seorang content creator, bernama Aa Juju itu, komplain ke dealer Hyundai tempatnya beli mobil. Tetapi ternyata respons yang didapatnya sungguh di luar nurul alias
Otofriends, mobil bermesin diesel sejak dulu dikenal punya karakter yang menarik. Torsinya besar, konsumsi bahan bakarnya relatif efisien, dan banyak digunakan untuk kendaraan keluarga maupun kendaraan yang punya aktivitas berat. Tapi ada satu hal yang perlu diluruskan mobil diesel tidak otomatis irit hanya karena menggunakan mesin diesel. Kondisi mesin, kualitas bahan bakar, kebersihan filter, tekanan
Di tengah situasi ekonomi yang lagi gak menentu kayak sekarang ini, salah satu langkah cerdas perencanaan keuangan keluarga adalah beli sebuah mobil bekas. Dibanding beli mobil baru, tentunya. Dengan beli mobil bekas, kebutuhan keluarga akan fungsi transportasi bisa terpenuhi, namun tanpa mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang. Tentu saja, Otofriends harus tetap berhati-hati dalam mencari mobil
Otofriends, pernah nggak kamu mengalami ban mobil tiba-tiba kempis karena tertusuk paku? Biasanya respons pertama cukup sederhana: cari tukang tambal ban, cabut pakunya, lalu tambal. Kalau lubangnya berada di bagian tengah telapak ban, memang sering kali masalah tersebut masih bisa diperbaiki. Tapi bagaimana kalau yang bocor justru berada di sisi ban mobil? Nah, di sinilah
Sewaktu beberapa merek mobil ternama di Indonesia mulai mengeluarkan model-model mobil terbarunya yang berpenggerak roda depan (Front Wheel Drive – FWD), langsung muncul suara-suara kekhawatiran dari konsumen. Konsumen khawatir, sistem FWD akan membuat kaki-kaki mobil cepat rusak. Beda kondisinya dengan mobil berpenggerak roda belakang (RWD). Apakah anggapan itu betul? Sayangnya kekhawatiran itu ada benarnya. Karena
Beberapa hari ini, sempat viral video tentang keluhan seorang pemakai Hyundai Ioniq 5 yang mobilnya rusak di beberapa bagian, setelah beberapa kali mencoba parkir paralel di apartemennya. Pemilik mobil yang kebetulan seorang content creator, bernama Aa Juju itu, komplain ke dealer Hyundai tempatnya beli mobil. Tetapi ternyata respons yang didapatnya sungguh di luar nurul alias
Otofriends, mobil bermesin diesel sejak dulu dikenal punya karakter yang menarik. Torsinya besar, konsumsi bahan bakarnya relatif efisien, dan banyak digunakan untuk kendaraan keluarga maupun kendaraan yang punya aktivitas berat. Tapi ada satu hal yang perlu diluruskan mobil diesel tidak otomatis irit hanya karena menggunakan mesin diesel. Kondisi mesin, kualitas bahan bakar, kebersihan filter, tekanan
Di tengah situasi ekonomi yang lagi gak menentu kayak sekarang ini, salah satu langkah cerdas perencanaan keuangan keluarga adalah beli sebuah mobil bekas. Dibanding beli mobil baru, tentunya. Dengan beli mobil bekas, kebutuhan keluarga akan fungsi transportasi bisa terpenuhi, namun tanpa mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang. Tentu saja, Otofriends harus tetap berhati-hati dalam mencari mobil
Otofriends, pernah nggak kamu mengalami ban mobil tiba-tiba kempis karena tertusuk paku? Biasanya respons pertama cukup sederhana: cari tukang tambal ban, cabut pakunya, lalu tambal. Kalau lubangnya berada di bagian tengah telapak ban, memang sering kali masalah tersebut masih bisa diperbaiki. Tapi bagaimana kalau yang bocor justru berada di sisi ban mobil? Nah, di sinilah
Sewaktu beberapa merek mobil ternama di Indonesia mulai mengeluarkan model-model mobil terbarunya yang berpenggerak roda depan (Front Wheel Drive – FWD), langsung muncul suara-suara kekhawatiran dari konsumen. Konsumen khawatir, sistem FWD akan membuat kaki-kaki mobil cepat rusak. Beda kondisinya dengan mobil berpenggerak roda belakang (RWD). Apakah anggapan itu betul? Sayangnya kekhawatiran itu ada benarnya. Karena