Download Aplikasi OTOS
Install

Pahami Warna Mobil Bekas yang Berpengaruh pada Harga Jual

September 03, 2018
By jandika
Pahami Warna Mobil Bekas yang Berpengaruh pada Harga Jual-otospector

OtoFriends, apa nih warna mobil kesukaan Anda. Hitam, merah, silver, atau merah mungkin? Belum banyak yang tahu, ternyata warna mobil bekas yang Anda beli berpengaruh pada harga jualnya nanti lho. Ada warna yang membuat mobil dihargai mahal namun ada pula yang menjadikannya dinilai murah.

Nah, bagi Anda yang memang ingin menjual atau membeli mobil bekas, ulasan di bawah ini bisa jadi referensi yang tepat! Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

#1: Warna Netral: Hitam, Putih, Abu/Silver

BMW

Pilihan mobil dengan bodi berwarna abu-abu, hitam, putih dan silver punya tempat tersendiri di hati banyak orang. Warna yang cenderung netral membuat mobil dengan ketiga warna tersebut banyak digemari. Jadi tidak perlu heran lagi saat melihat banyaknya jumlah mobil dengan warna ini di jalanan.

Mobil bekas tipe MPV, SUV atau premium khususnya akan memiliki harga jual yang relatif tinggi jika berwarna netral. Terutama mobil premium dengan warna hitam.

Jika Anda ingin membeli mobil kelas premium, ada baiknya memilih warna netral karena jika Anda memilih warna lain, ada kemungkinan besar resale value-nya akan lebih rendah.

Baca Juga: Jual Mobil Ini, Siap-Siap Ditawar dengan Harga Cukup Rendah!

#2: Warna Cerah: Kuning, Merah, Hijau

Toyota Agya Daihatsu Ayla

Sementara itu, warna yang cerah seperti hijau, kuning, dan merah punya andil besar dalam menggerek harga purnajual tipe mobil yang berukuran kecil seperti city car. Dikutip OtoSpector dari gridoto.com, mobil bekas dengan ketiga warna ini bahkan lebih menguntungkan bila dibandingkan dengan tipe serupa berwarna netral.

Naiknya harga mobil dengan warna tersebut diakibatkan oleh banyak peminat namun minimnya stok. Selain itu mobil dengan warna hijau, kuning, serta merah punya kesan catchy dan stylish yang cocok dengan mobil seperti Honda Jazz, Brio atau Toyota Agya.

#3: Warna yang Identik dengan Merk – Model

Mazda 2

Salah satu trik untuk mendapatkan resale value yang tinggi adalah membeli mobil dengan warna yang identik dengan model mobil incaran Anda.

Salah satu contoh nya adalah warna merah atau putih untuk Honda Jazz. Dilansir OtoSpector dari tribunnews.com, salah satu pedagang mobil bekas bahkan menyatakan bahwa harga jual Honda Jazz berwarna merah atau putih bisa naik sekitar Rp 5 juta-an.

Trik lainnya adalah memilih mobil dengan warna yang khas atau karakter dari pabrikan mobil tersebut. Contohnya, jika Anda membeli mobil Mazda dengan warna Soul Red khas dari Mazda, ada kemungkinan besar harga jual mobil Anda akan lebih tinggi nantinya.

Baca Juga: Plus Minus Membeli Mobil Bekas Perorangan

Selain Warna Mobil Bekas, Kondisi Juga Penting

Memperhatikan warna yang bisa menaikkan resale value mobil Anda di kemudian hari bisa menguntungkan Anda. Akan tetapi, selain warna, kondisi mobil yang dijual akan jauh lebih menentukan harga jualnya.

Bagi Anda yang akan membeli mobil bekas, setelah menentukan warna, jangan lupa melakukan pengecekan mobil bekas secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan, karena salah memilih mobil dengan kondisi buruk akan mengakibatkan kerugian yang jauh lebih besar ke depannya daripada salah memilih warna.

Semoga ulasan di atas tadi dapat berguna untuk Anda OtoFriends! Janga lupa, simak terus ulasan lainnya mengenai mobil bekas hanya di blog OtoSpector.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Ga Cuma Vacuum, Ini Cara Bersihkan Jok Mobil Yang Berjamur

Januari 10, 2026
Seperti yang kita ketahui, jamur pada jok mobil merupakan masalah yang sering kita temui. Terutama pada saat perubahan iklim yang lembap atau pada saat mobil yang jarang digunakan. Selain dapat menimbulkan bau yang tidak sedap, jok mobil yang berjamur dapat mengganggu kenyamanan berkendara, serta bisa merusak interior mobil, bahkan sampai berdampak buruk bagi kesehatan penumpang. 
Baca Lebih Lanjut

Selain Panas, Kapan Sih Waktu Tetpat Overhaul Mesin Mobil Matic?

Januari 09, 2026
Sebagai pecinta otomotif khususnya bagi pemilik mobil matic sering kali menanyakan “Mobil saya masih bisa jalan, tapi kok rasanya sudah tidak enak ya?”. Dalam kondisi seperti ini, banyak pemilik mobil matic yang khawatir mobilnya sudah memasuki tahap overhaul mesin atau belum. Untuk kasus overhaul mobil matic pasti sudah terdengar seperti menakutkan, karena biasanya dengan kasus
Baca Lebih Lanjut

Biar Baterai EV Awet, Yuk Pahami Beda Fast Charging dan Slow Charging

Januari 05, 2026
Bagi pemilik mobil listrik, pasti sudah paham soal beda fast charging dan slow charging. Sesuai istilahnya, fast charging merujuk kepada pengisian baterai yang cepat. Lawannya, slow charging yaitu pengisian yang lambat. Akan tetapi ternyata masih banyak yang belum menyadari, apa sebenarnya efek dari dua cara pengisian baterai itu. Maklum, tidak semua pemilik mobil punya tingkat
Baca Lebih Lanjut