Begini Empat Cara Mudah Mengecek Mobil Diesel Bekas

Mei 07, 2026
By Thomas W
Begini Empat Cara Mudah Mengecek Mobil Diesel Bekas-otospector

Tak salah kalau ada mengatakan: di Indonesia, mobil diesel kagak ada matinye!

Artinya, mobil diesel memang selalu jadi favorit lebih banyak orang dibanding mobil bensin. Tak terkecuali mobil diesel bekas.

Mobil diesel jadi buruan bisa jadi karena persepsi konsumen yang percaya kalau mobil ini mesinnya tangguh, torsinya besar, dan perawatannya mudah.

Tapi sebenarnya ada juga faktor lain yang tak kalah menentukan, yaitu biaya operasional diesel yang rendah. Maklum, ada sebagian orang yang masih menggunakan solar biasa yang disubsidi pemerintah untuk mobil pribadinya.

Tak heran kalau harga mobil diesel bekas, umumnya akan selalu lebih tinggi dibanding mobil bensin. Banyaknya peminat, bikin harganya lebih stabil.

Bagaimana cara mudah untuk mengecek sendiri mobil diesel bekas sebelum dipinang? Yuk, kita lihat langkah-langkahnya:

#1: Perhatikan Bunyi Mesin

Perhatikan Bunyi Mesin

Sumber: Kumparan Oto

Pengecekan bisa mulai dilakukan sejak awal, saat mau distarter.

Kalau mesin sulit dinyalakan atau tidak bisa menyala spontan dalam sekali starter, berarti ada masalah di komponen internalnya.

Setelah mesin nyala, perhatikan bunyi yang keluar dari mesin sambil pedal gas diinjak sesekali.

Kalau bunyinya terdengar padat dan bertenaga, artinya mesin dalam kondisi bagus.

Sebaliknya, kalau ada bunyi knocking, artinya ada masalah pada sistem pengapian.

Mesin yang sehat umumnya bunyinya stabil.

Kalau cenderung kasar atau tidak teratur, bisa jadi ada masalah pada sistem pembakaran, injektor, atau kompresi mesin.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2:  Perhatikan Asap Knalpot

Perhatikan Asap Knalpot

Sumber: Auto Guru

Ada sedikit perbedaan antara mobil diesel tua dengan yang berteknologi modern.

Kalau mesin diesel tua umumnya memang cenderung mengeluarkan asap keabu-abuan yang cukup pekat. Sementara mesin diesel modern sudah lebih ramah lingkungan karena ada diesel particulate filter (DPF).

Coba perhatikan warna asap yang keluar saat mesin nyala. Jika warnanya putih, kemungkinan ada oli bocor di ruang pembakaran. Solar dipastikan tidak terbakar sempurna.

Kalau asap berwarna hitam pekat, pembakaran juga kurang sempurna. Hanya saja, masalahnya suplai udara kurang atau bahan bakar berlebih.

Baca juga: 5 Rekomendasi Dealer Mobil Bekas Di Bandung

#3: Pemeriksaan Oli

Pemeriksaan Oli

Sumber: Wikipedia

Dalam pemeriksaan oli kita fokus pada kandungan di dalam cairannya.

Tarik stik oli lalu cek, apakah ada serpihan kerak atau kotoran. Jika bersih, maka oli dalam kondisi baik.

Konsistensi oli juga dicek. Apabila oli masih encer dan tidak pekat, berarti masih oke.

Saat memeriksa oli, coba sekalian tengok apakah ada rembesan oli, solar, atau cairan lain di seputar mesin?

Kalau ada rembesan, maka kemungkinan ada seal atau gasket yang rusak.

Kerusakan seal harus segera diperbaiki. Kalau dibiarkan, bisa mengakibatkan penurunan performa dan kerusakan komponen lain.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Pengecekan Kompresi Mesin

Pengecekan Kompresi Mesin

Sumber: Youtube Widhiarto83

Cara mengeceknya, nyalakan mesin dan buka penutup wadah saluran oli mesin.

Injak pedal gas dan perhatikan apakah ada hembusan udara kuat yang keluar dari lubang saluran oli. Kalau dirasakan ada, artinya kompresi sudah tidak prima.

Saat dikendarai, rasakan tenaganya. Jika ada rasa menurun dari normalnya, artinya ada gangguan pada sistem bahan bakar, turbo, atau filter udara.

Tarikan gas juga harus responsif alias tidak ngempos.

Kalau dirasa ngempos, kemungkin bisa injektornya kotor atau suplai bahan bakar yang tidak optimal.

Baca juga: Bukan Gara-gara Magnet! Ternyata Ini Penyebab Mobil Mogok di Tengah Rel KA

Apakah mesin diesel common rail yang berteknologi Euro 4, boleh diisi Biosolar?

Pada dasarnya, mesin diesel modern sudah tidak boleh memakai Biosolar atau merujuk kepada pada bahan bakar subsidi jenis B35 (campuran 35% fatty acid methyl ester dari sawit dan 65% minyak solar).

Jika dipaksakan, maka akan ada beberapa masalah seperti injektor yang tersumbat, tarikan terasa berat, muncul karat pada komponen internal, serta munculnya knocking.

Namun kalau kondisinya terpaksa, pemakaian Biosolar harus diimbangi dengan pemakaian dua filter solar, pergantian filter yang lebih sering, serta penggunaan aditif diesel untuk meningkatkan nilai Cetane.

Kalau memang Otofriends kurang yakin dengan kondisi mesin diesel dari mobil yang akan dibeli, percayakan saja inspeksinya ke jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Mobil akan lebih sempurna kalau dilengkapi dengan garansi mobil bekas Otospector yang akan menjamin perbaikan komponen jika ada kerusakan.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mobil Jepang vs Eropa Mana yang Lebih Ribet Dirawat? Ini Perbedaannya

September 25, 2026
Hi Otofriends, kalau sedang berburu mobil bekas, salah satu pertanyaan yang sering muncul biasanya sederhana lebih enak merawat mobil Jepang atau Eropa? Pertanyaan ini memang tidak punya jawaban sesederhana “yang satu murah, yang satu mahal”. Mobil Jepang dan Eropa punya karakter engineering, teknologi, pilihan mesin, hingga sistem perawatan yang berbeda. Bahkan, dua mobil dari negara
Baca Lebih Lanjut

Sering Matikan Mesin Saat AC Masih Menyala? Ini Dampaknya yang Sering Diabaikan

September 25, 2026
Hi Otofriends, pernah nggak kamu sampai di rumah atau tempat tujuan, lalu langsung matikan mesin mobil tanpa mengecek tombol AC? Kebiasaan ini kelihatannya sepele. Tinggal parkir, tarik rem tangan, matikan mesin, selesai. Tapi ternyata, urusan AC mobil tidak sesederhana itu. Terutama pada mobil yang sudah berusia cukup lama atau kondisi akinya mulai menurun, kebiasaan membiarkan
Baca Lebih Lanjut

Jangan Buru-buru, Baca Dulu 5 Hal Yang Perlu Dicek Kalau Beli Mobil Listrik Bekas

September 22, 2026
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan kalau Otofriends berniat membeli mobil listrik bekas. Yang terutama, tentu bekal informasi yang cukup untuk mencari model, melakukan pengecekan, dan menentukan pilihan terbaik, sesuai kebutuhan. Mengingat mobil listrik tergolong teknologi baru, maka pada umumnya pengalaman membeli mobil listrik bekas juga baru dialami banyak orang. Bahkan, bukan cuma calon pembeli.
Baca Lebih Lanjut