Taksi Green SM Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta Api? Ini Faktanya!

Mei 01, 2026
By Thomas W
Taksi Green SM Jadi Penyebab Kecelakaan Kereta Api? Ini Faktanya!-otospector

Peristiwa tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4), antara KRL Commuter Line dengan KA Argobromo Anggrek, mencuatkan nama perusahaan taksi Green SM. Kenapa?

Perusahaan taksi milik Vingroup asal Vietnam itu dituding jadi penyebab utama tabrakan dua kereta yang menyebabkan paling tidak 16 orang meninggal dunia.

Karena sesaat sebelum terjadinya kecelakaan, sebuah taksi Green SM sempat tertabrak KRL yang menuju arah Jakarta di persimpangan tak jauh dari stasiun.

Akibat tabrakan, KRL yang menuju ke arah Cikarang terhenti di stasiun dan ternyata justru tertabrak KA Argobromo.

Tentu saja masyarakat kemudian menuding taksi Green SM jadi penyebab utama peristiwa ini. Apakah memang benar?

Mari kita lihat fakta-fakta lebih lengkap tentang perusahaan taksi pertama di Indonesia yang mengoperasikan mobil listrik untuk seluruh armadanya ini:

#1: Nasib Green SM Pasca Kecelakaan Kereta Api

Sumber: Kompas.com

Karena dianggap menjadi bagian dari penyebab kecelakaan, Kementerian Perhubungan RI, Selasa (29/4) mendatangi pool taksi Green SM di Bekasi untuk audit menyeluruh.

Pemeriksaan meliputi pemenuhan standar keselamatan, kelaikan armada, dan kesiapan pengemudi.  

Salah satu temuan menarik dari inspeksi dadakan ini, sopir yang taksinya tertabrak kereta api ternyata baru bekerja 2 hari. Untuk menjadi sopir, pelatihan juga hanya 1 hari.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2: Sejarah Green SM Sampai ke Indonesia

Sumber: Green SM

Green SM aslinya bernama Green and Smart Mobility (GSM) dan berdiri di Vietnam pada 6 Maret 2023.

Perusahaan yang didirikan oleh Chairman Vingroup, Pham Nhat Vuong, bisnisnya meliputi perusahaan taksi dan rental mobil serta sepeda motor merek Vinfast.

Setahun kemudian, GSM melebarkan sayap ke 3 negara lain yaitu Laos, Filipina, dan Indonesia.

Khusus Indonesia, taksi Green SM, sudah beroperasi di Jabodetabek, Makassar, Surabaya, dan Bali.

Rencananya, Green SM akan terus memperbesar armada hingga mencapai 10.000 unit.

Baca juga: Rekomendasi Dealer Mobil Bekas di Bogor Terbaik 

#3: Ciri Khas Green SM

Sumber: Moladin

Armada taksi Green SM dikenali dari livery armadanya yang berwarna cyan blue.

Warna itu gabungan dari warna hijau lambang ramah lingkungan, serta warna biru lambang kemajuan teknologi.

Green SM juga adalah armada taksi pertama di Indonesia yang menggunakan 100 persen mobil listrik.

Selain bisa disetop langsung di jalan, untuk mendapat layanan Green SM juga bisa dilakukan lewat aplikasi Green SM IDN dan Gojek.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Spesifikasi Mobil Listrik Green SM

Seluruh armada Green SM menggunakan mobil dari Vinfast. Sementara ada dua model yang digunakan di Indonesia, yaitu:

Sumber: Vinfast

VinFast VF e34

SUV listrik segmen-c berkapasitas 5 penumpang. Dengan baterai LFP berkapasitas 42 kWh, mampu menempuh jarak hingga 318 km.Tenaga 147 hp (110 kW) dengan torsi maksimal 242 Nm.

Sumber: Olx

VinFast VF 5

Compact SUV dengan style hatchback berkapasitas 5 penumpang. Dengan kapasitas baterai 29,6 kWh, jarak tempuhnya mencapai 260 km – 326 km (NEDC). Tenaga 94 hp (70 kW) dan torsi maksimum 135 Nm.

Baca juga: Nih, Toyota Vios Harga 30 jutan, Masih Tangguh Buat Harian  

Cara memastikan mobil listrik yang kita beli dalam kondisi layak pakai?

Seiring pemakaian, mobil-mobil listrik tentu akan mengalami penurunan kemampuan. Terutama permasalah baterai yang seiring pemakaian, akan mengalami penurunan kemampuan.

Nah, biar Otofriends tidak mendapat unit yang mengecewakan, pastikan kondisinya dengan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dari inspeksi yang mendetail dan dilakukan tenaga profesional, maka kita akan mengetahui kondisi mobil secara keseluruhan.

Lebih oke lagi kalau mobil bekas yang dibeli, dilengkapi garansi mobil bekas Otospector. Mobil lebih terjamin perawatannya dan bebas dari masalah.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Apa Itu Transmisi DCT? Ini Cara Kerja, Kelebihan, Kekurangan, dan Bedanya dengan CVT

Juli 28, 2026
Mobil modern kini hadir dengan berbagai pilihan jenis transmisi. Kalau dulu pilihannya hanya manual atau otomatis konvensional, sekarang Otofriends mungkin mulai sering mendengar istilah CVT, AT, e-CVT, hingga DCT. Nah, salah satu yang cukup banyak digunakan pada mobil-mobil terbaru adalah DCT (Dual Clutch Transmission). Transmisi DCT mulai banyak diadopsi oleh berbagai pabrikan dunia, termasuk merek
Baca Lebih Lanjut

Setir Mobil Goyang Saat Jalan? Ini 10 Penyebab yang Sering Diabaikan Pengemudi

Juli 27, 2026
Pernah merasakan setir mobil tiba-tiba bergetar atau bergoyang saat sedang melaju? Kalau iya, jangan langsung menganggapnya sebagai hal yang sepele ya, Otofriends. Getaran pada setir bisa menjadi tanda adanya masalah pada salah satu komponen kendaraan.  Jika dibiarkan terlalu lama, bukan hanya membuat berkendara menjadi tidak nyaman, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melaju
Baca Lebih Lanjut

Harga dan Spesifikasi Chery Q Terbaru, Siap Tantang BYD?

Juli 27, 2026
Pasar mobil listrik di Indonesia diprediksi bakal semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan. Setelah sukses menghadirkan Omoda E5, J6, hingga Tiggo Series, Chery dikabarkan tengah menyiapkan satu model baru yang cukup menyita perhatian, yakni Chery Q.  Meski hingga saat ini belum diperkenalkan secara resmi untuk pasar Indonesia, nama Chery Q sudah mulai ramai diperbincangkan
Baca Lebih Lanjut