Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
By Thomas W
Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin-otospector

Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil.

Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri.

Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri.

Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat diganti. Malahan, bisa sampai jauh melebihi usia pakai yang semestinya.

Tentu kelalaian ini bisa membuat performa mobil kurang oke. Lebih parah lagi, kalau ada kerusakan-kerusakan yang bikin dompet jebol.

Apa saja bahayanya terlambat ganti oli mobil? Ini fakta dan penjelasannya:

Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Sumber: Suzuki Indonesia

#1: Merusak Komponen Internal Mesin

Oli yang sudah melebihi masa pakainya bisa saja jadi encer atau justru jadi kental, kayak lumpur hitam. Oli seperti itu sudah rusak dan daya lumasnya sudah hilang.

Akibatnya komponen-komponen yang seharusnya dilindungi oli, seperti piston, dinding silinder, atau camshaft, bakal bergesekan dalam kecepatan tinggi.

Efeknya komponen aus, baret, atau malah jebol. Akhirnya turun mesin (overhaul).

Biaya pergantian komponen dan jasa servisnya tentu saja mahal.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos id

#2: Bunyi Mesin Kasar dan Muncul Getaran

Oli yang sudah kedaluwarsa akan membuat mesin jadi mengeluarkan bunyi kasar, saat dinyalakan atau saat akselerasi.

Bunyi berasal dari celah-celah antarkomponen yang tidak lagi teredam lapisan oli.

Dalam kondisi seperti itu, mesin juga akan bergetar, membuat kenyamanan berkendara jadi berkurang.

Baca juga: Spesifikasi Mobil Denza D9 Bikin Melek Pecinta Otomotif

#3: Mesin Overheating atau Cepat Panas

Fungsi oli sebenarnya bukan cuma melumasi, tapi juga menyalurkan panas dari ruang bakar ke bagian bawah mesin untuk didinginkan.

Kalau volume oli berkurang atau kualitasnya buruk, fungsi itu tidak jalan.

Mesin akan cepat panas. Bahkan bisa bikin kepala silinder (cylinder head) melengkung. Mobil mogok di tengah jalan.

Untuk bikin betul kerusakan ini, biaya juga tidak murah.

Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Sumber: Ted’s Auto Clinic

#4: Muncul Kerak Yang Menyumbat

Panas mesin akan membuat oli lama akan teroksidasi dan berubah menjadi kerak padat.

Kerak-kerak semacam ini yang menumpuk akan membuat jalur-jalur oli jadi tersumbat. Oli tidak terdistribusikan ke bagian-bagian mesin tertentu.

Risiko terbesar dari kondisi ini, mesin bisa mendadak macet saat mobi lagi melaju. Gawat pokoknya!

Baca juga: Tenaga Sampe 201 HP, Ini Detail Spesifikasi Wuling Darion 2026 Terbaru

#5: BBM Jadi Boros

Oli yang kotor atau mengental akan membuat gesekan komponen meningkat. Akibatnya tarikan juga lebih berat.

Untuk mendapat kecepatan yang sama, mesin dengan oli kotor harus kerja keras. Pasokan BBM juga nambah dari biasanya.

Kalau kondisi ini terus-terusan terjadi, artinya BBM boros dan harus sering diisi. Biaya operasional mobil juga tambah.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Apa perbedaan asap hitam dan asap putih dari knalpot mobil?

Kedua jenis asap itu memang berbeda, tetapi pada dasarnya keduanya adalah tanda ada masalah pada sistem pembakaran.

Kalau asapnya hitam, artinya pembakaran terlalu kaya. Jumlah campuran bahan bakar terlalu banyak dibandingkan udara. Akibatnya BBM tidak terbakar habis dan menimbulkan jelaga.

Sedangkan asap putih pertanda ada cairan yang ikut terbakar. Kalau putihnya pekat, artinya oli mesin yang terbakar.

Sedangkan asap putih yang tipis-tipis saja, mirip uap air, artinya normal. Paling risiko tertinggi gara-gara air radiator bocor.

Kalau Otofriends kurang yakin dengan kondisi mesin ketika akan beli mobil bekas, percayakan saja inspeksinya ke jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Mobil bekas bakal lebih terlindungi dengan garansi mobil bekas Otospector yang akan menjamin perbaikan komponen jika ada kerusakan.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Toyota Land Cruiser 300 Siap Jadi Bintang GIIAS 2026? Intip Spesifikasi, Fitur, dan Bocoran Terbarunya!

Juli 30, 2026
Setiap penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Toyota hampir selalu menghadirkan kejutan. Pada GIIAS 2026, Toyota telah mengonfirmasi akan memperkenalkan dua model baru, salah satunya disebut sebagai “Legendary Model”. Petunjuk tersebut memunculkan berbagai spekulasi, dan salah satu nama yang paling sering disebut adalah Toyota Land Cruiser 300, khususnya versi terbaru atau bahkan varian hybrid
Baca Lebih Lanjut

Chery J6 Tampil Lebih Garang di GIIAS 2026? Simak Spesifikasi, Fitur, dan Bocoran Terbarunya!

Juli 29, 2026
Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) selalu menjadi ajang bagi produsen otomotif untuk memperkenalkan teknologi dan produk terbaru. Setelah sukses mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia, Chery J6 diprediksi kembali menjadi salah satu model yang ramai dikunjungi pengunjung di GIIAS 2026. Otofriends, SUV listrik ini memang punya daya tarik yang berbeda dibanding
Baca Lebih Lanjut

Changan Nevo Q05 Siap Debut di GIIAS 2026? Intip Spesifikasi SUV Hybrid Canggih!

Juli 29, 2026
Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 diprediksi kembali menjadi ajang unjuk gigi berbagai merek otomotif dunia. Selain produsen yang sudah lama hadir di Indonesia, sejumlah brand asal China juga diperkirakan akan memperkenalkan produk-produk terbarunya, termasuk Changan Automobile. Salah satu model yang cukup menarik perhatian adalah Changan Nevo Q05, SUV berteknologi plug-in hybrid (PHEV)
Baca Lebih Lanjut