Mari Pahami 5 Fakta Soal Lampu LED Mobil

Desember 06, 2021
By Thomas W
Mari Pahami 5 Fakta Soal Lampu LED Mobil-otospector

Pada hari ini lampu LED mobil memang sudah lazim penggunaannya, baik lampu bawaan pabrik maupun memasang produk aftermarket. Meski begitu, ternyata masih banyak orang yang belum terlalu paham tentang teknologi ini, sehingga banyak yang salah mengerti.

Teknologi LED yang mulai digunakan di otomotif sejak tahun 2004 itu kini sudah semakin meluas penggunaannya. Selain untuk lampu depan (headlamp), dipakai juga foglamp, lampu belakang, atau bisa juga lampu kabin. Pancaran cahayanya yang terang namun kebutuhan daya listriknya kecil, jadi keunggulan lampu ini.

Nah, apa saja fakta-fakta yang perlu kita pahami tentang lampu LED mobil

#1: Sekilas Sejarah LED

Lampu LED mobil

LED merupakan teknologi semi-konduktor untuk mengeluarkan cahaya nomokromatik (satu warna) dengan dialiri tegangan maju. Warna yang dipancarkan lampu LED tergantung bahan semi-konduktor yang dipakai.

Cikal bakal LED sebenarnya sudah dimulai sejak 1907. Saat itu ditemukan bahwa bahan anorganik dapat memancarkan cahaya jika dialiri arus listrik. Namun baru pada 1962 dikembangkan sebuah pancaran cahaya melalui dioda yang dianggap sebagai kelahiran LED.

#2: Pemakaian Di Dunia Otomotif

Lampu LED Mobil

Di dunia otomotif, lampu LED mobil mulai digunakan sejak 2004. Saat itu para produsen mengklaim pancaran cahayanya bisa sampai 5.500 kelvin atau setara cahaya matahari siang hari.

Istimewanya, lampu ini juga punya jangkauan sorot cahaya yang jauh. Saat dipped beam bisa mencapai 150 meter. Sedangkan saat high beam menjangkau 250 meter.

LED kemudian berkembang untuk penggunaan-penggunaan lain seperti DRL (Daytime Running Light), lampu stop, dan lampu kabin. Saat ini pancaran cahaya LED bahkan bisa dikontrol lewat remote.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi

#3: Perbedaan LED, Halogen dengan HID

Lampu LED Mobil

Selain LED, industri otomotif juga mengenal teknologi lampu lain seperti lampu pijar, halogen, dan HID (High Intensity Discharge).

Kelebihan Halogen adalah dapat beroperasi pada suhu yang lebih tinggi tanpa mengurangi usia pakai. Cahaya yang dihasilkan mulai dari 3.000 kelvin (kuning) dan 5.000 kelvin untuk warna putih. Kelemahannya, pasokan daya listrik yang lebih besar dibanding lampu LED mobil.

Sedangkan HID pengembangan lanjut dari halogen. Kekuatan cahayanya tiga kali halogen. Daya tahannya bisa 3.000 jam (dibanding halogen yang cuma 500 jam). Namun di mobil lampu ini butuh arus AC tinggi hingga diperlukan ballast.

#4: Memasang Lampu LED Sendiri

Lampu LED Mobil

Mobil-mobil yang ingin memasang lampu LED sendiri maka diperlukan sedikit modifikasi. Masalahnya lampu ini menghasilkan panas yang cukup tinggi, padahal panas tinggi dampaknya ada pada penurunan kinerja. LED berfungsi baik pada suhu kurang dari 70 derajat Celcius.

Karena alasan itu, maka rangkaian lampu LED butuh komponen pendingin tambahan. Sistem pendingin saat ini ada yang  berupa udara, kipas, dan air. Sistem pendingin udara paling populer karena harganya yang ekonomis.

Rangkaian LED modern di pasaran biasanya sudah bisa langsung terpasang, karena sudah ada ballast di dalamnya. Namun pastikan juga soal kualitas komponennya.

#5: Salah Kaprah Soal Terang LED

Lampu LED Mobil

Lampu LED mobil (headlamp) yang paling terang bukan berarti yang terbaik. Kapasitas daya pancar lampu tersebut harus tetap diperhatikan.

Lampu LED yang terlalu terang tentu ada risiko panas yang lebih tinggi. Padahal jika semakin panas, maka kinerjanya akan memburuk.

Jika berniat memasang LED di mobil maka sebaiknya batok lampu juga diganti model projector. Manfaatnya agar sorotnya terarah dan tidak membuat silau pengendara lain.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Ayo Perhatikan! Ini Dia 7 Lampu Indikator Mobil yang Penting Diketahui

Bagaimana caranya merawat lampu LED mobil agar selalu bekerja dengan baik dan awet?

Paling utama adalah menjaga dan memperhatikan kondisi lensa. Pastikan lensa dalam kondisi yang baik, tidak ada kerusakan atau keretakan.

Kebersihan mika juga wajib diperhatikan, karena bila sampai teralang kotoran seperti tanah atau debu bisa menghalangi pancaran sinarnya. Jika sinar sampai teralang, maka kondisi mika bisa cepat panas dan berpotensi membuat kerusakan.

Lampu juga harus dijaga agar tidak terkena air. Jika sampai terjadi, maka risikonya adalah timbul hubungan arus pendek.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Spesifikasi DFSK E5 Plus, SUV PHEV 6-Seater dengan Jarak Tempuh 1.400 Km

September 30, 2026
Kalau Otofriends sedang mencari SUV keluarga dengan teknologi elektrifikasi tetapi masih ingin fleksibilitas mesin bensin, DFSK E5 Plus bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk dilirik. SUV ini hadir dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Artinya, E5 Plus menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem penggerak. Untuk perjalanan harian, mobil
Baca Lebih Lanjut

Apa yang Membuat Orang Takut Beli Mobil Listrik? Ini 8 Kekhawatirannya

September 30, 2026
Mobil listrik semakin mudah ditemukan di jalanan Indonesia. Pilihannya pun sudah jauh lebih banyak dibanding beberapa tahun lalu, mulai dari city car, hatchback, SUV, MPV, sampai sedan listrik. Meski begitu, masih ada calon konsumen yang memilih bertahan dengan mobil bensin. Alasannya bukan selalu karena tidak tertarik dengan teknologi baru. Sebagian justru masih memiliki sejumlah kekhawatiran
Baca Lebih Lanjut

Spesifikasi Mercedes-AMG CLE 646, Cuma 30 Unit dan Bertenaga 646 PS!

September 30, 2026
Mercedes-AMG kembali membuat mobil yang bukan sekadar kencang, tetapi juga sangat terbatas. Kali ini datang dari Mercedes-AMG CLE 646 Spezialanfertigung, coupe performa tinggi yang dikembangkan dengan fokus utama pada driving dynamics. Menariknya, mobil ini bukan sekadar CLE 53 yang diberi tambahan tenaga. Mercedes-AMG melakukan perubahan besar pada mesin, sistem penggerak, bodi, suspensi, aerodinamika hingga bobot
Baca Lebih Lanjut