Klik disini untukPesan Mobil Idaman

6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi

Juni 20, 2021
By Thomas W
6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi-otospector

Setelah mesin, sistem kelistrikan mobil adalah bagian yang paling vital dalam kendaraan. Sebab sistem ini jadi penunjang operasional kendaraan, mulai dari menyalakan mesin, memantik bahan bakar, sampai menyalakan berbagai perangkat elektronik seperti sistem audio, lampu, wiper, klakson, maupun power outlet.

Sistem kelistrikan mobil sewaktu-waktu bisa terganggu akibat pemakaian atau kelalaian perawatan. Andai ini terjadi, jangan dibiarkan berlarut-larut karena akan mengganggu pasokan listrik ke mesin serta merusak beberapa perangkat elektronik.

Nah, agar tidak menyebabkan kerugian yang lebih besar, yuk simak 6 komponen kelistrikan yang berdasarkan data inspeksi Otospector sering berpotensi mengalami gangguan:

#1: Baterai Atau Aki Melemah

Aki Mobil

Baterai atau aki bisa dikatakan komponen paling penting dalam kelistrikan karena jadi penyimpan sumber listrik untuk disalurkan ke berbagai komponen kendaraan. Tanpa aki, mobil-mobil berteknologi modern dipastikan tidak akan bisa beroperasi.

Potensi gangguan terutama terjadi pada aki basah, di mana penyebabnya hanya gara-gara terlambat mengisi air aki. Akibatnya sel-sel di dalam aki jadi aus atau getas. Karena itu kita perlu rutin mengontrol air aki minimal dua minggu sekali.

Sambil mengecek aki, sekalian bersihkan terminal aki dan mengontrol sambungan kabel. Kotoran pada terminal dan kabel bisa bikin korosi, sehingga arus listrik tidak maksimal tersalurkan ke mesin.

Baik pada aki basah maupun kering, antisipasi juga soal pakai aki. Pada pemakaian normal kisaran usia pakai aki adalah 2-3 tahun. 

#2: Sekring Putus

6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi

Sekring berfungsi mencegah kerusakan pada komponen elektronik dengan cara memutus dirinya saat terjadi arus berlebih. Sekring putus berarti aliran listrik ikut terputus, sehingga perangkat yang dilindunginya tidak ikut rusak atau terbakar.

Jenis sekring harus sesuai dengan besarnya pemakaian listrik. Kalau ada perubahan, misalnya lampu diganti lebih besar, sekring juga harus menyesuaikan. Bahkan harus ada tambahan relay karena kabel standar tidak akan kuat.

Pemilihan sekring mengikuti anjuran di fuse box. Karena itu pemilik mobil harus paham perbedaan fungsi-fungsi sekring di box tersebut, mana untuk pencahayaan, perangkat elektronik, dll.

Putusnya sekring juga jadi indikasi ada kerusakan yang harus segera dibenahi. Misalnya sekring putus saat lampu besar dinyalakan, ada kemungkin tombol bermasalah atau korsleting pada kabel-kabel ke lampu besar. Begitu pula dengan perangkat-perangkat lain.

Baca juga: Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.

#3: Alternator Atau Dinamo Ampere Tidak Berfungsi Optimal

alternator mobil

Listrik di dalam aki harus terus diisi ulang oleh dinamo ampere atau alternator. Fungsinya semacam pembangkit listrik. Jika sistem pengisian bermasalah, aki bisa tekor atau malah rusak karena pengisian berlebih (overcharged).

Jalur pengisian ke aki harus dipastikan selalu bersih dan lancar. Pastikan juga suplai listriknya cukup apabila terdapat berbagai perangkat elektronik tambahan seperti lampu, sistem audio, atau perangkat hiburan lainnya.

Putusnya gulungan kawat tembaga,  putusnya salah satu diode, atau korosi kabel bisa berakibat alternator rusak. Akibatnya mesin kendaraan sulit hidup atau malah mogok. Putusnya gulungan kawat tembaga juga bisa membuat cahaya lampu dan suara audio jadi tidak maksimal.

Penggunaan alternator yang terus menerus juga bisa menyebabkan habisnya arang (brush) pada alternator. Akibatnya medan magnet tidak berfungsi dan arus listrik tidak terbentuk. Solusinya harus diganti baru.

#4: Voltage Regulator Bermasalah

6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi

Jika alternator berfungsi menghasilkan tegangan listrik, maka regulator menstabilkannya. Caranya dengan mengatur besar-kecilnya arus yang mengalir ke rotor koil serta mengatur kuat-lemahnya medan magnet di rotor koil.

Listrik harus stabil karena berpengaruh pada awetnya komponen, terutama aki. Regulator pula yang menjaga performa kendaraan agar tetap baik, meski kondisi putaran mesin naik-turun.

Di dalam regulator terdapat dua kumparan yakni voltage relay dan voltage regulator. Voltage relay berfungsi mematikan lampu pengisian sedangkan voltage regulator berfungsi mengatur sistem kerja magnetik rotor koil.

Voltage regulator akan rusak jika aki atau alternator bermasalah. Gejalanya, sekring dan bohlam lampu sering putus. Karena itu, pemilik kendaraan mesti waspada jika gejala ini sering muncul.

#5: Bunyi-bunyian Pada Dinamo Starter

6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi

Sesuai namanya, inilah komponen yang bertugas memutar mesin pertama kali. Dinamo akan mengubah energi listrik jadi energi gerak untuk memutar poros mesin melalui flywheel.

Kerusakan pada dinamo bisa ditandai bunyi gemeretak akibat gear yang aus. Bisa juga muncul seperti desingan saat mobil distarter akibat rusaknya bearing pada pinion gear.

Mobil yang sulit distarter pada saat mesin panas juga jadi ciri kerusakan dinamo. Panas mesin yang mengenai bodi solenoid menyebabkan resistensi pada kumparan yang membuat mobil sulit dihidupkan.

Lemahnya aki juga bisa merusak dinamo starter sehingga terjadi kelambatan atau bahkan tidak memicu sistem pengapian. Cirinya terlihat dari suara starter yang putus-putus, pertanda voltasenya tidak cukup.

Baca juga: Pilih Aki Kering atau Aki Basah? Pertimbangkan 4 Hal Berikut Ini

#6: Grounding Longgar Dan Korosi

6 Gangguan Sistem Kelistrikan Mobil Yang Wajib Diantisipasi

Fungsi utama kabel grounding sebenarnya menjaga stabilitas arus listrik. Pada mobil-mobil berusia belasan tahun ke atas, akibat kondisi fisik kendaraan yang sudah kurang sempurna, butuh sistem grounding.

Teori grounding sederhana saja yakni setiap sirkuit listrik harus kembali ke sumber asalnya. Karena itu listrik akan dipasang melewati chassis mobil yang berbahan logam dan terhubung ke aki.

Dengan kabel grounding, permasalahan kelistrikan pada mobil-mobil “tua” akan bisa dicegah. Listrik jadi jauh lebih stabil dan performa mesin secara keseluruhan juga lebih optimal.

Grounding akan terganggu apabila baut penahan kabel pada bodi telah longgar. Penyebab lain jika kabel mengalami kerusakan atau timbul karat. Karena itu sistem grounding harus selalu dicek fungsinya minimal setahun sekali.

Bagaimana memastikan sebuah mobil bekas ada dalam kondisi baik?

Mobil-mobil yang telah berusia di atas 10 tahun, berisiko punya berbagai masalah teknis, tak terkecuali masalah sistem kelistrikan mobil. Jangan anggap remeh soal ini karena dapat merepotkan saat mobil dioperasikan. Perbaikannya tidak mudah, biaya perbaikannya juga tidak murah. Terutama mobil-mobil Eropa.

Untuk memastikan kondisi mobil bekas, manfaatkan selalu jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Para inspektor Otospector yang bekerja profesional dengan prosedur pemeriksaan yang mendetail akan dapat memberi gambaran keseluruhan tentang kondisi mobil bekas. Dengan informasi yang lengkap, Otofriends akan dapat mengambil keputusan terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya