;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.

September 20, 2019
By Thomas W
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.-otospector

Karena mobil yang akan Anda beli bukan mobil baru lagi, maka wajar jika sudah terjadi penurunan kinerja. Penyebabnya, tak lain karena beberapa komponen sumber kelistrikan sudah cukup berumur. Contohnya seperti aki, alternator, maupun segala macam kabel.

Kelistrikan yang mulai bermasalah ditandai dengan ketidakstabilan beberapa komponen saat dipergunakan. Misalnya, lampu utama, AC mobil, atau wiper yang punya perbedaan kinerja saat digas dengan tidak digas. Nah, untuk memastikan kinerja sistem kelistrikan, mari kita tengok beberapa komponen:

#1. Alternator

Alat ini berfungsi menyuplai listrik ke dalam aki. Jika alternator tidak bekerja dengan baik, maka aki kekurangan listrik. Aki menjadi tekor dan butuh untuk disetrum lagi.  

Untuk melihat kondisi alternator, kita cukup melihat indikator ikon aki di panel instrumen dashboard. Jika indikator terus menyala, artinya alternator bermasalah. Cara berikutnya dengan menempelkan lampu LED ke konektor lighter. Jika LED berwarna merah berarti alternator kurang baik dan jika berwarna biru berarti kondisinya baik.

Cara pengukuran paling akurat adalah dengan voltmeter. Hidupkan mesin mobil lalu nyalakan seluruh peralatan yang butuh arus listrik seperti wiper, headlamp, foglamp, sistem audio, AC, dll. Ukur voltase pada aki, jika hasilnya 12,5-13 artinya alternator kondisinya baik. Kalau di bawah 12, berarti alternator bermasalah.

#2. Kabel negatif

Mobil yang telah berusia di atas 7 tahun, biasanya bodi sudah kehilangan

daya antar listrik. Semua itu terjadi karena adanya reaksi secara kimiawi dengan oksigen dan air misalnya korosi atau debu yang berkerak atau yang lainnya.

Pada mobil-mobil yang sudah berumur, disarankan untuk menggunakan grounding kit. Tujuannya, untuk menambah kabel negatif yang lebih merata ke seluruh bodi mobil.

Baca juga: Ayo Perhatikan!Ini Dia 7 Lampu Indikator Mobil Yang Penting Diketahui

#3. Aki mobil

Aki yang bermasalah akan menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk menyuplai kebutuhan listrik pada sejumlah komponen seperti misalnya lampu, wiper, ac, sistem audio, dsb. Cirinya, komponen-komponen tersebut bekerja tidak stabil.

Aki pada umumnya mempunyai masa pakai antara 2-4 tahun. Aki mobil yang baik memiliki voltase antara 12-13 volt. Untuk mengukurnya gunakan voltmeter. Jika hasilnya  di bawah 12 volt maka lampu akan meredup dan part lain juga kehilangan fungsi optimalnya.

#4. Relay kit

Fungsi relay kit adalah untuk mendapatkan listrik yang berkualitas bagus pada part tertentu yang membutuhkannya. Misalnya, pada sistem audio. Atau pada lampu halogen pada mobil-mobil petualangan. Biasanya, relay kit ini dipasang pada mobil-mobil yang telah dimodifikasi.

Penting untuk memeriksa relay kit ini untuk memastikan kinerjanya masih optimal. Sebab, jika sudah mengalami masalah, maka selain fungsinya menjadi tidak maksimal, juga bisa menimbulkan risiko korsleting pada kendaraan.

#5. Sambungan kabel  

Kita harus memeriksa apakah ada sambungan-sambungan kabel pada mobil. Sebab, sambungan semacam ini sebaiknya dihindari. Kabel yang rusak atau putus, sebaiknya diganti dengan kabel baru. Selain untuk menjamin daya antar yang baik, kabel baru akan relatif aman dari korsleting.

Kabel yang baik adalah kabel dalam kondisi utuh. Atau jika terpaksa melakukan sambungan, digunakan part sambungan. Bisa juga dengan cara menyolder kabel lalu menutupnya dengan isolasi/lakban yang rapat.

Baca juga: 4 Komponen Mobil Yang Rentan Rusak Karena Jalan Berlubang

Memeriksa kelistrikan mobil bukan hanya persoalan untuk memastikan kondisinya baik, melainkan juga masalah keamanan dari bahaya yang lain seperti korsleting dan kebakaran. Untuk itu, libatkan tenaga ahli yang mengetahui persoalan ini atau menggunakan jasa inspeksi mobil yang independen dan terpercaya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Terasa Hentakan Pada Transmisi Matic? Ini 5 Penyebabnya

Januari 04, 2021
Ada beragam tanda kalau matic mobil kesayangan Otofriends bermasalah, salah satunya terjadi hentakan pada transmisi matic atau istilahnya “nyentak”.  Hentakan terasa ketika kita berusaha memasukkan gigi, memindahkan gigi, atau saat menambah gas dan terjadi perpindahan gigi. Jika hentakan masih belum keras, simpan saja keluhan ini sampai saat servis rutin di bengkel. Namun jika hentakan sudah
Baca Lebih Lanjut

4 Fakta Soal Sistem Kelistrikan Mobil Eropa Bekas

Januari 01, 2021
Kita sering mendengar rumor bahwa sistem kelistrikan mobil Eropa bekas sering bermasalah. Ini setidaknya jika dibandingkan dengan mobil-mobil bekas buatan pabrikan Jepang. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah. Permasalahan kelistrikan sering membuat ragu calon pembeli mobil Eropa bekas. Sebab problemnya kadang sepele, tapi menyelesaikannya sering bikin pusing kepala karena menuntut banyak pengorbanan waktu dan tenaga. Nah,
Baca Lebih Lanjut

Mau Servis AC Mobil? Pahami Dulu Cara Kerjanya

Desember 29, 2020
Banyak orang mengira AC mobil akan terus bekerja sepanjang masa, sehingga mereka tak merasa perlu melakukan servis AC mobil berkala. Padahal, pemeliharaan AC seharusnya rutin dilakukan setidaknya setiap 10.000 km (6 bulan), 20.000 km (1 tahun), serta 40.000 km (2 tahun). Di dalam tiap tahapan, ada pekerjaan penyegaran, pemeliharaan sampai pergantian part sekiranya ada yang
Baca Lebih Lanjut

4 Tips Agar Wiper Kaca Mobil Selalu Siap Saat Hujan

Desember 21, 2020
Memasuki akhir tahun dan datangnya musim hujan, wajar kalau pemilik kendaraan mulai memperhatikan kondisi wiper kaca mobil. Karena hujan bisa datang sewaktu-waktu, maka sangat dibutuhkan wiper yang selalu berfungsi optimal. Sayangnya, saat awal-awal musim hujan, biasanya banyak wiper yang kedapatan bermasalah. Penyebabnya karena selama musim panas, wiper tidak pernah digunakan atau dicek. Apalagi biasanya pemilik
Baca Lebih Lanjut
Baca Artikel Lainnya