
Merek otomotif asal negara yang cukup terkenal dari China, Jaecoo sekarang lagi rame banget dibahas di Indonesia. Primadona yang sering masuk obrolan masyarakat siapa lagi kalau bukan Jaecoo J7 SHS, SUV hybrid yang tampilan kayak mobil sultan dengan harga yang masih masuk akal.
SUV plug-in hybrid ini hadir dengan teknologi terbarunya yaitu Super Hybrid System (SHS) yang katanya irit parah, tapi tenaganya galak di jalan.
Desain yang dikasih stylish dengan fitur yang modern abis, apalagi interiornya juga premium banget. Pokonya mobil ini sukses bikin orang banyak ngelirik. Tapi di balik hype nya itu, masih ada satu pertanyaan yang muncul di kepala para calon pembeli “kalau baterai rusak dan harus ganti, apa harganya mahal?”
Otofriends pasti tahu, kalau mobil hybdrid atau mobil listrik punya baterai yang dikenal jadi bagian paling mahal. Jadi nggak heran kalau banyak calon pembeli yang mikirin soal biaya masa depan dari baterai mobil ini. Takutnya baru saja ganti baterai, saldo langsung nyusut dan menipis.
Nah, emangnya harga baterai mobil Jaecoo di Indonesia mahal banget? Terus dibanding mobil listrik lain apa masih worth it? Santai Otofriends, semuanya bakal kita kupas tuntas di bawah ini!
Baterai Jaecoo J7 SHS ternyata cukup memberi harga yang bikin kepala auto pusing. Biayanya bisa sampai Rp.106 juta buat baterai dengan 18.3 kWh.
Informasi biaya ganti baterai ini bukan hanya sekedar obrolan, tapi langsung disampaikan oleh Mohammad Ilham Pratama selaku Head of Marketing Jaecoo Indonesia. Beliau juga menjelaskan kalau harga baterai beda-beda tergantung sama kapasitas dan model mobilnya.
Meski harganya bikin kaget, baterai hybrid kekinian memang teknologinya canggih dan awet banget, jadi nggak perlu sering ganti kayak aki mobil biasa.

Otofriends, nggak cuma Jaecoo J7 SHS biaya ganti baterainya yang paling mahal, justru Jaecoo lainnya juga bikin kita melongo dengan biaya ganti baterainya.
Estimasi harga baterai yang ditawarkan:
Semakin gede kapasitas baterainya, makin mahal juga biaya ganti baterainya. Jadi baterai mobil full EV kayak J5 EV jadi yang paling cukup pricey dibanding mobil Jaecoo lainnya.

Saat tahu harga baterai dari mobil hybrid atau listrik pasti banyak yang langsung syok karena bisa sampai ratusan juta. Padahal kalau dilihat dari teknologi canggihnya nggak perlu heran lagi kalau harganya mahal.
Baterai mobil hybrid atau EV bukan seperti aki mobil biasa yang dipasang lalu terus jalan. Di dalamnya ada banyak komponen canggih kayak:
Jadi, sudah jauh berbeda dengan biaya aki mobil biasa.
Mobil listrik juga butuh tenaga besar untuk jadi penggerak motor listriknya. Contohnya kaya Jaecoo J5 EV yang pakai baterai sampai 60,9 kWh. Semakin gede kapasitas si baterainya, maka makin mahal juga biaya pembuatannya.
Baterai Jaecoo J7 SHS dibekali teknologi keamanan yang nggak kaleng-kaleng.
Informasi dari Kompas,com, baterainya punya fitur seperti:
Jadi, bukan cuma sebagai nyimpen listrik doang, tapi juga dirancang biar aman dan tahan lama. Nah, teknologi komplit ini yang bikin harga mobil Jaecoo jadi mahal.

Walau harga baterainya bikin ketar-ketir, bukan berarti baterai mobil Jaecoo bakal cepet diganti. Soalnya, baterai hybrid dan EV sekarang pakai teknologi yang tahan buat dipakai lama. Bahkan banyak mobil hybrid di luar negeri yang cukup kuat dan sehat walau sudah dipakai tahunan.
Jaecoo J7 SHS juga ngasih fitur yang sama. Kerja baterai nggak seberat mobik listrik full EV karena masih dibantu dengan mesin bensin.
Jadi baterai mobil ini nggak diporsir terus kalau dipakai jalan. Degradasi baterai hybrid ini juga ngasih kesan yang santai dibanding mobil listrik murni. Otofriends nggak perlu keburu takut mikir baterainya bakal cepet soak.

Biar pengguna mobil makin ngerasa tenang dan aman, Jaecoo sudah ngasih garansi baterai mobil elektrifikasinya. Jadi konsumen nggak perlu parno soal biaya ganti baterai yang cukup mahal.
Walau tiap model punya detail garansi yang sudah pasti beda-beda, tapi adanya garansi yang lumayan panjang jadi nilai plus banget untuk calon pembeli.
Apalagi harga baterai hybrid dan EV faktanya memang nggak murah. Makanya banyak orang sekarang yang mulai lebih suka buat coba mobil hybrid atau listrik dari China kayak Jaecoo.
Kalau diliat dari biaya baterainya yang lumayan bikin mikir, tapi banyak orang yang tetap nganggep mobil Jaecoo ini masih worth it banget buat dilirik loh.
Soalnya mobil kekinian ini nggak cuma ngasih modal tampang doang, tapi juga bawa banyak hal menarik kayak:
Jaecoo J7 SHS juga sudah ngasih tenaga gabungan sampai 301 hp. Jadi nggak cuma kencang, jarak tempuh kombinasinya juga diklaim bisa sampai kisaran 1.300 km. Jadi mau dipakai harian sangat aman, buat jarak luar kota juga santai.
Makanya banyak orang yang ngerasa mobil Jaecoo ini masih menarik banget di kelasnya. Fiturnya dapet, tenaganya juga dapet, teknologinya juga nggak kalah jauh modern.
Walau lagi naik daun banget, masih ada juga sebagian konsumen Indonesia yang belum percaya 100% sama durability mobil China, termasuk untuk kategori baterainya.
Beberapa obrolan komunitas otomotif kayak Reddit, sebagian besar masih banyak yang milih nunggu pembuktian soal kualitas dan ketahanan jangka panjang mobil Jaecoo di pasar global.
Tapi hal ini sebenarnya masih wajar sih. Soalnya Jaecoo tergolong pemain baru dibanding merek Jepang yang sudah puluhan tahun hadir dan wara-wiri di Indonesia.
Perkembangan teknologi mobil listrik dan hybrid dari China ini sekarang memang terkesan ngebut banget loh. Bahkan mulai jadi lawan serius buat beberapa brand besar di pasar otomotif global.
Biar baterai mobil Jaecoo awet harus tetap sehat dan nggak cepet soak, ada beberapa hal simpel yang harus Otofriends perhatiin:
Kalau dirawat dengan benar, peforma baterai ini bisa terus optimal dan bisa dipakai jangka panjang.
Memang sih harga baterai Jaecoo nggak murah. Bahkan tembus harga ratusan juta. Tapi justru sebanding dengan teknologi yang dikasih, mulai kapasitas, fitur canggih, sampai usia jangka panjang.
Jadi kalau tertarik beli hybrid atau EV Jaecoo, jangan cuma liat dari harga baterainya saja. Karena mobil ini ngasih elektrfikasi yang irit, nyaman, dan performa bisa dipakai harian.
Bagikan