Ini Dia 5 Indikasi Mobil Boros Bensin

Juni 20, 2022
By Thomas W
Ini Dia 5 Indikasi Mobil Boros Bensin-otospector

Mobil boros bensin adalah kondisi yang paling ditakuti pemilik mobil. Maklum, harga BBM sekarang ini tidaklah murah. Tentu bagi mereka yang aktivitas sehari-harinya sangat tergantung mobil dalam pekerjaannya, akan terasa memberatkan.  

Mobil boros bensin memang sulit mengukurnya. Karena konsumsi BBM sebuah mobil sangat tergantung dari situasi di jalanan, gaya mengemudi, kinerja mesin, dll.

Namun jika konsumsi BBM sudah melonjak dari biasanya, pengemudi sebaiknya patut waspada. Karena persoalannya bukan hanya masalah boros biaya, tapi juga adanya masalah pada mesin.

Agar semakin jelas, berikut 5 tanda awal mula mobil boros bensin.

#1: Asap Knalpot Terlihat Hitam

Cek Warna Asap Knalpot

Pada mobil dengan teknologi tertentu, bensin yang boros bisa ditandai asap keluarannya terlihat menghitam. Misalnya pada mobil-mobil keluaran lama, penyebabnya adalah masalah pada karburator mobil.

Masalah pada karburator biasanya disebabkan adanya sumbatan pada pipa-pipa kecil yang mengganggu aliran bensin. Akibatnya konsumsi bensin jadi tidak efisien dan kerusakan akan merembet ke komponen lain.

Asap hitam sebenarnya berasal dari mesin yang terlalu banyak membakar bahan bakar akibat kontaminasi oli secara berlebihan. Idealnya percampuan ini harus seimbang dan tidak berlebihan.

#2: Bau Bensin Menyengat

Bahan Bakar Mobil Bisa Basi? Ya, Ini 4 Faktanya

Masalah yang mungkin jarang diduga orang justru kebocoran bensin. Cirinya adalah muncul bau bensin yang sangat menyengat.

Kalau memang kebocoran tidak terlihat, Otofriends bisa memastikan dengan memperhatikan jarum indikator bensin. Apakah turun drastis dalam beberapa waktu?

Aroma menyengat dari bensin yang bocor harus diwaspadai, agar kebocoran segera diatasi dan tidak merugikan.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 9 Mobil Paling Irit BBM yang Bisa Bikin Anda Hemat Terus!

#3:  Lebih Sering Mengisi BBM

Cara menghemat BBM

Keanehan ini akan bisa dirasakan pengemudi yang sehari-hari selalu peduli dengan rute perjalanan. Seiring lama pemakaian mobil, biasanya pengemudi akan mengenali kapan waktunya mobil mengisi BBM kembali. Kalau ternyata lebih cepat dari biasanya, tentu ada yang tidak beres.

Keanehan biasanya juga bisa dirasakan pengemudi yang biasa mengisi BBM dalam jumlah tetap. Jika diisi dalam jumlah tetap namun lebih sering mengisi BBM, maka kemungkinan konsumsi BBM lebih boros.

Mobil-mobil terbaru lebih beruntung karena ada fasilitas Multi Information Display yang antara lain akan menampilkan average fuel consumption (AFC – konsumsi BBM rata-rata). Melalui AFC, maka kita bisa memonitor konsumsi BBM apakah cukup boros atau tidak.

#4: Suara Mesin Mulai Kasar

Melindungi mesin mobil

Bunyi mesin mobil yang kasar dan berisik bisa jadi indikator paling gampang kalau terjadi masalah pada mesin dan pembakaran. Akibat masalah ini, kinerja mesin juga jadi drop atau konsumsi BBM yang boros.

Kasarnya bunyi biasanya berasal dari setelan klep yang kurang pas. Bunyi akan terdengar pada setiap rentang putaran mesin dan akan semakin keras di putaran tinggi.

Sebenarnya mekanisme pada klep mobil sudah dibuat awet sehingga tidak perlu sering setel klep. Pengecekan klep biasanya dilakukan setiap 20.000 km.

#5: Sulit Menginjak Pedal Gas

Menanjak Pakai Mobil Transmisi Otomatis? Ini Tipsnya!

Pedal gas yang sulit diinjak juga menjadi ciri mobil boros bensin. Kaki yang terus menginjak karena terasa berat akan membuat bahan bakar habis dengan cepat.

Beratnya pijakan pedal gas bisa diakibatkan filter udara yang tersumbat debu dan kotoran lain. Solusinya tentu semua kotoran dibersihkan agar mobil kembali bertenaga.

Banyak faktor lain yang menyebabkan pedal gas jadi berat, seperti sirkulasi AC, kopling yang menipis, rem yang mencengkeram, masalah pada sistem transmisi, dll.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 4 Cara Menghemat BBM Dari Kebiasaan Sehari-hari

Bagaimana cara kita tahu mobil bekas yang mau kita beli boros bensin atau tidak?

Selain cara dan teknik berkendara, konsumsi BBM juga dipengaruhi kondisi mesin. Apalagi jika mesin sudah lama tidak diservis sehingga kondisi bagian-bagian mesin seperti busi, celah katup, throttle body, injektor, ataupun komponen lain terabaikan. Akibat yang paling parah, konsumsi BBM jadi lebih boros.

Untuk memastikan kinerja mesin sebuah mobil bekas, jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan prosedur inspeksi yang detail dengan tenaga inspektor berpengalaman, Otofriends akan mendapat gambaran tentang kondisi sebuah mobil bekas secara keseluruhan. 

Keuntungan lainnya, mobil bekas yang lulus inspeksi akan mendapat garansi. Pembeli jadi lebih tenang saat memakainya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Anggap Sepele! Bahaya Kebocoran Oli Tipis di Blok Mesin yang Bisa Berujung Mesin Rusak

Agustus 30, 2026
Otofriends, pernah membuka kap mesin lalu melihat bagian blok mesin terlihat basah dan sedikit kotor oleh oli? Atau mungkin belum ada tetesan oli yang sampai membuat lantai garasi kotor, tetapi di area sambungan mesin sudah terlihat rembesan tipis? Banyak pemilik mobil menganggap kondisi tersebut bukan masalah serius. “Ah, cuma rembes sedikit.” “Belum sampai netes, nanti
Baca Lebih Lanjut

Penyebab Mobil Matic Telat Respons “Nggerung” Saat Masuk Gigi D

Agustus 30, 2026
Otofriends, pernah mengalami kondisi ketika tuas transmisi mobil sudah dipindahkan ke posisi D, tetapi mobil seperti butuh waktu sebelum akhirnya mulai berjalan? Atau yang lebih bikin khawatir, pedal gas sudah diinjak dan suara mesin mulai “nggerung”, RPM naik, tetapi mobil terasa lambat merespons? Kondisi seperti ini tentu membuat pengalaman berkendara menjadi tidak nyaman. Apalagi jika
Baca Lebih Lanjut

Pertimbangkan 10 Hal Ini Sebelum Beli Mobil Listrik! Jangan Asal Ikut Tren

Agustus 29, 2026
Pertimbangkan 10 Hal Ini Sebelum Beli Mobil Listrik! Jangan Asal Ikut Tren Otofriends, mobil listrik sekarang sudah bukan lagi kendaraan yang terasa asing di jalanan Indonesia. Kalau beberapa tahun lalu keberadaannya masih relatif terbatas, sekarang pilihannya semakin banyak. Mulai dari mobil listrik berukuran mungil untuk penggunaan perkotaan sampai SUV dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Baca Lebih Lanjut