Bahan Bakar Mobil Bisa Basi? Ya, Ini 4 Faktanya

Januari 05, 2022
By Thomas W
Bahan Bakar Mobil Bisa Basi? Ya, Ini 4 Faktanya-otospector

Banyak orang tidak menyadari, bahan bakar mobil juga punya masa kedaluwarsa. Istilahnya, bensin yang sudah basi.

Karena memang sudah basi tentu saja kualitasnya sudah tidak layak. Tentu saja dampaknya juga buruk terhadap pembakaran dan mesin mobil. Idealnya sudah tidak dipakai lagi.

Nah, agar Otofriends semakin paham tentang bahan bakar mobil yang basi, berikut ini 5 fakta yang dihimpun Otospector:

#1: Akibat Terlalu Lama Mengendap

Isi Bensin

Bensin menjadi basi akibat terlalu lama mengendap di dalam tangki mobil. Apalagi jika mesin tidak pernah dipanaskan. Bensin mulai basi setelah sekitar lebih dari 3 bulan mengendap dan tidak habis digunakan.

Akan tetapi bensin basi tidak akan berubah secara fisik. Tidak akan membusuk, berubah warna, ataupun berbau menyengat.

Namun jika dicek kandungannya, bensin sudah mengalami penurunan kualitas di beberapa unsur. Seperti pada bagian Research Octane Number (RON) atau oktan, destilasi, dan penambahan sedimen.

#2: Dipengaruhi Proses Penguapan

Bahan Bakar Mobil Bisa Basi? Ya, Ini 4 Faktanya

Bensin yang didiamkan terlalu lama di dalam tangki dengan ventilor, maka senyawa benzene di dalam bensin akan berhubungan dengan udara di luar. Akibatnya, akan terjadi penguapan cairan bahan bakar menjadi gas.

Hasil penguapan bahan bakar akhirnya membentuk kerak yang menempel di dalam tangki. Lama-kelamaan kerak ini akan makin mengeras dan membentuk endapan (sedimen). Kondisi ini yang diistilahkan basi.

Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca juga: Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini untuk Mobil Anda

#3: Berdampak Buruk Pada Mesin

Melindungi mesin mobil

Seperti sudah dibahas, bensin basi akan membentuk endapan atau sedimen di dinding tangki. Endapan semakin lama bisa mengeras dan menggumpal.

Jika sedimen ini tersedot ke dalam pompa bahan bakar saat mesin dinyalakan, lapisan ini akan menyumbat sistem pembakaran. Susunan kimia dalam bensin juga sebenarnya sudah berubah, sehingga pembakaran tidak akan sempurna. Efeknya buruk pada mesin.

#4: Bisa Dicegah Asalkan Rajin

Starter Mobil

Karena terjadi akibat mengendap, maka biasakan agar tidak menyimpan bensin terlalu lama. Jika memang kendaraan akan didiamkan dalam waktu lama, maka tangki sebaiknya dikosongkan.

Untuk mencegah pengendapan, tetap panaskan mobil minimal dua kali dalam satu minggu. Lebih baik lagi kalau mobil dibawa berputar seputar rumah.

Selain itu, hindari juga parkir di bawah sinar terik matahari karena bisa memicu suhu tinggi di dalam tangki mobil.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 9 Mobil Paling Irit BBM yang Bisa Bikin Anda Hemat Terus!

Bagaimana memastikan bahan bakar di mobil kita selalu ada dalam kondisi layak?

Jika mobil selalu digunakan untuk aktivitas harian, tentu tidak ada persoalan. Namun jika jarang dipakai atau malah akan diparkir dalam waktu lama, pastikan tidak ada bensin yang akan mengendap terlalu lama di dalam tangki. Setidaknya dalam waktu sekitar 3 bulan, harus berganti atau ditambahkan.

Karena itu penting untuk memperkirakan jumlah BBM di dalam tangki saat mobil akan disimpan, agar bisa habis dalam waktu tidak terlalu lama dan selalu terjadi pergantian berkala.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut