
Di antara sejumlah BEV compact, di kelas entry-level, dengan harga ekonomis yang masuk ke Indonesia, salah satu yang berhasil mencuri perhatian pasar adalah VinFast VF 3.
Keunikan VF 3 sudah langsung terlihat dari tampilan luarnya yang berupa micro-SUV berdesain kotak.
Yang jelas, tak banyak mobil dengan desain eksterior seperti ini di Indonesia.
Dimensinya yang compact membuat VF 3 begitu gesit menelusuri jalan-jalan di perkotaan. Begitu praktis untuk dipakai harian dan tentu saja ekonomis, karena memang kendaraan listrik.
Mau tahu lebih jauh soal spesifikasi dan harga VinFast VF 3? Yuk, kita lihat lebih jauh:

Sumber: Astra Otoshop
VinFast VF 3 secara resmi mulai dijual di Indonesia pada 13 Februari 2025. Mobil ini diluncurkan dan dijual di tengah pameran IIMS 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Penawaran VF3 kepada konsumen juga menarik perhatian karena ada dua skema harga, yaitu dengan langganan baterai (Rp156 jutaan) dan beli baterai (Rp227,65 jutaan).
Saat itu membeli mobil dengan opsi sewa baterai, masih baru di Indonesia dan dipelopori VinFast.
Di pasar Indonesia, VF 3 hanya dijual 1 tipe yaitu EV dengan penggerak roda belakang dan baterai 18,6 kWh.
Untuk konsumen tersedia dua pilihan warna yaitu warna standar (single tone) dan warna premium (two-tone).

Dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya, VF 3 dengan dimensi 3.190 mm x 1.679 mm x 1.622, terasa lebih besar.
Dengan bentuk compact SUV, tiga pintu, VF 3 punya ruang sisi bahu kabin lebih longgar dan tidak terlalu rapat dengan penumpang depan.
Karakter SUV juga memberinya jarak sumbu roda yang panjang (2.075 mm) dengan velg 16 inci yang terasa lebih besar. Tak heran kalau stabilitas dari kaki-kakinya terasa lebih mantab.
Karakter itu semakin disempurnakan dengan ground clearance yang lebih tinggi (175 mm), sederajat dengan mobil-mobil low MPV atau SUV.
Dengan ground clearance seperti itu, tentu terasa lebih pede saat melibas jalanan rusak atau genangan air.
Masuk ke kabin, ruang bagasinya juga terasa lega. Muat 36 liter saat kursi ditegakkan dan menjadi 285 liter saat kursi terlipat.
Dari sisi performa, VF 3 tergolong istimewa dan tidak mengecewakan. Sangat nyaman untuk dibawa di perkotaan dengan karakter jalanan yang stop and go.
Dengan sistem penggerak roda belakang, VF 3 siap dibawa menanjak di derah pegunungan.

Sumber: Indozone Otogaz
Dengan tipe baterai LFP berkapasitas 18,6 kWh, VF 3 punya jarak tempuh mencapai 215 km (NEDC). Sangat memadai untuk dipakai mobilitas seharian untuk kawasan perkotaan.
Pada mode pengisian cepat, untuk pengisian 10% hingga 70% hanya butuh waktu 36 menit.
Artinya, cukup ditinggal ngopi, baterai sudah siap lagi untuk diajalak jalan. Begitu praktis.
Untuk pengisian di rumah, dengan charger portable bawaan 3 kW, butuh sekitar 5–8 jam hingga penuh.

Di dalam kabin ada sistem hiburan dengan layar sentuh multimedia 10 inci yang sudah mendukung konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto.
Untuk fitur keselamatan, sudah ada sistem ABS, TCS, sensor parkir belakang, sabuk pengaman di semua baris, serta Airbag di bagian depan.
Sedangkan untuk menunjang keamanan, ada central lock, Immobilizer, dan sistem alarm.

Sumber: Astra Otoshop
Baterai mobil hybrid bisa diganti per sel dan tidak harus satu utuh. Bahkan sekarang ini kita punya opsi mengganti sel baterai dengan baterai seken. Harganya tentu lebih ekonomis.
Untuk penggantian baterai bekas, harga sekitar Rp1,2 jutaan per sel. Daya tahan bisa sampai 2-3 tahun. Tergantung dari kondisi kesehatan baterai.
Sementara kalau mau baterai baru, harga bisa sampai Rp2 jutaan per sel. Daya tahan lebih lama, sekitar 8 tahunan.
Kalau Otofriends ingin memastikan kondisi mobil hybrid yang mau dibeli, percayakan saja inspeksinya ke jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Dengan inspeksi yang mendalam dan dilakukan tenaga profesional, Otofriends tidak akan ragu dalam mengambil keputusan.
Mobil yang sudah dibeli akan terproteksi lebih baik dengan garansi mobil bekas Otosepctor. Lebih aman di jalan, hati lebih tenang.
Bagikan