;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini untuk Mobil Anda

Oktober 30, 2018
By jandika
Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini untuk Mobil Anda-otospector

Hingga Oktober 2018, BBM non subsidi seperti Pertalite, Pertamax, serta Pertamax Turbo sudah beberapa kali mengalami kenaikan harga. Itu berarti, anggaran bensin untuk mobil kesayangan pun ikut naik juga. Sebelum kantong makin bolong, Anda wajib tahu cara menghemat BBM untuk mobil kesayangan!

Menghemat BBM dapat dilakukan dari cara tersimpel seperti memperbaiki cara menyetir. Ada pula perbaikan yang perlu OtoFriends lakukan agar mesin tidak terlalu menyedot bahan bakar. Baca cara menghemat BBM yang telah OtoSpector rangkum dari berbagai sumber di bawah ini, yuk!

#1: Tak Memanaskan Mesin Mobil Terlalu Lama

Mobil memang harus dipanaskan sebelum dipakai berkendara. Semakin lama, maka kondisi mobil pun akan semakin prima saat digunakan. Begitulah orang kebanyakan beranggapan. Padahal, mobil-mobil sekarang sudah semakin canggih dan tak butuh waktu lama untuk panas. Justru bila mobil didiamkan menyala dalam waktu lama, bensin yang ada di dalamnya akan terbuang sia-sia.

#2: Menghindari Pengereman yang Terlalu Sering

Pengereman Mobil

Intensitas pengereman ternyata berkorelasi dengan konsumsi BBM mobil lho, OtoFriends. Semakin sering Anda menginjak pedal rem, maka semakin besar pula bahan bakar yang terbuang sia-sia. Mesin jadi bekerja lebih berat dalam berakselerasi sehingga bahan bakar yang disedot lebih banyak.

Saat Anda berkendara, paculah mobil dengan kecepatan yang relatif konstan sehingga dapat menghindari mobil tanpa harus menginjak rem. Selain itu, jagalah kaki Anda agar tak menggantung di pedal rem. Cara ini dapat membantu Anda untuk mengurangi penggunaan rem yang sebenarnya tak terlalu diperlukan.

#3: Mencari Rute yang Relatif Tak Macet Saat Berkendara

Masih terkait dengan cara menghemat BBM nomor dua, agar tak sering melakukan pengereman, carilah jalan yang relatif tak macet ketika akan berkendara. Anda dapat mencari rute-rute alternatif tersebut dari aplikasi peta seperti Google Maps atau Waze.

Setelah itu, tentukanlah rute yang ingin Anda lewati dari tempat terkini hingga tujuan dengan baik. Dengan begitu, Anda bisa berkendara dengan lancar, cepat, serta hemat bahan bakar. Mudah ya!

Baca Juga: 9 Mobil Paling Irit BBM yang Bisa Bikin Anda Hemat Terus!

#4: Tidak Membiarkan Ban dalam Keadaan Kempes

Ban Kempes

Semakin berat mesin bekerja, maka bahan bakar yang dapat terkuras juga berbanding lurus. Nah, salah satu hal dapat menyebabkan mesin bekerja lebih berat adalah ban yang kempes. Terdengar sepele ya, namun ini tidak boleh dibiarkan apalagi Anda yang mengendarai mobil bertransmisi matic.

Periksalah tekanan angin pada ban mobil kesayangan secara berkala untuk menhindari terkurasnya bensin mobil. Bila tekanannya di bawah angka yang disarankan, lakukan pengisian ulang sesegera mungkin. Cara menghemat BBM yang simpel dan mudah bukan?

#5: Menjauhi Tempat Parkir yang Panas

Banyak sekali cara menghemat BBM yang sangat simpel untuk Anda lakukan OtoFriends. Salah satunya ialah tidak memarkirkan mobil kesayangan di tempat yang panas menyengat. Kebiasaan Anda ini dapat membuat bensin di dalam tangki cepat menguap. Jadi, mulai dari sekarang coba cari tempat teduh saat memarkirkan mobil Anda ya!

Baca Juga:  Tips Aman Berkendara Saat Hujan. Apa yang Harus Diperhatikan?

#6: Jangan Beri Muatan Berlebih pada Mobil

Cara menghemat BBM lainnya yang dapat Anda lakukan adalah tak memberi muatan berlebih pada mobil. Misalnya dengan menaruh barang terlalu banyak di bagasi atau memuat orang lebih dari kapasitasnya terlalu sering. Hal ini akan membuat mobil kesayangan sulit berakselerasi sehingga mesin bekerja lebih berat. Akibatnya, bahan bakar yang digunakan pun jadi semakin boros, deh

#7: Memilih Oli Jenis Sintetis untuk Mobil

Ganti Oli

Supaya lebih hemat bahan bakar, Anda dapat menggunakan oli jenis sintetis untuk mobil. Dilansir OtoSpector dari cermati.com, penggunaan oli jenis ini dapat membantu menghemat konsumsi bahan bakar hingga 5%. Di sisi lain, Anda pun tidak perlu melakukan ganti oli jika menggunakan jenis sintetis.

Semoga tips di atas dapat membantu Anda lebih menghemat bahan bakar untuk kendaraan kesayangan ya OtoFriends!

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Ini Dia Mobil Eropa Paling Laris di Indonesia

Januari 29, 2020
Pasar mobil penumpang di Indonesia memang masih didominasi oleh merek-merek asal Jepang, serta beberapa negara Asia lain. Namun meski demikian, bukan berarti mobil-mobil Eropa tidak bisa unjuk gigi. Brand-brand Eropa tetap punya penggemar fanatik, tak terkecuali mobil-mobil bekas pakainya. Harus diakui, dibandingkan mobil-mobil produksi negara lain, mobil Eropa memang unggul dalam kualitas. Tak heran jika
Baca Lebih Lanjut

Ada Harga On The Road dan Off The Road, Apa Perbedaannya?

Januari 27, 2020
Saat membeli mobil baru, kita sering mendengar istilah harga “on the road”. Umumnya, istlah ini tercantum di iklan mobil. Inilah istilah untuk harga yang sudah bersih, dan kita tidak perlu menambah biaya apapun. Soalnya, ada pula istilah off the road. Dengan pembayaran semacam ini, kita masih harus membayar biaya pengurusan surat-surat kendaraan seperti BPKB, STNK,
Baca Lebih Lanjut

Gara-gara APM Bermasalah, Merek-merek Ini Harga Bekasnya Jatuh

Januari 22, 2020
Ada merek yang pada suatu waktu bisa unggul di pasaran, namun merek lainnya terpuruk, bahkan akhirnya menghilang. Begitulah peta persaingan bisnis di industri otomotif nasional yang begitu dinamis. Menariknya, situasi itu rupanya turut mempengaruhi perdagangan mobil bekasnya. Permasalahan yang melanda Agen Pemegang Merek (APM) membuat konsumen jadi berpikir ulang untuk menggunakan produk-produknya. Harga akhirnya ikut
Baca Lebih Lanjut

Tertarik Meminang SUV Usia 10 Tahun? Simak Dulu Perbandingan Harganya

Januari 19, 2020
Kata orang, meski sudah tua dan berumur, namun kendaraan jenis SUV tetap memiliki pesonanya sendiri. Penyebabnya, bisa jadi, lantaran SUV punya penggemar fanatik. Meski tetap penting, mereka tidak terlalu pusing soal desain dan tampilan, melainkan performa dan fungsinya. Kendaraan berusia 10 tahun atau produksi tahun 2010 tentu sudah mengalami depresiasi harga yang cukup besar. Namun
Baca Lebih Lanjut
Baca Artikel Lainnya