Oh Ini Fungsi Nikel Buat Mobil Listrik?

September 11, 2025
By Getan Metodius
Oh Ini Fungsi Nikel Buat Mobil Listrik?-otospector

Seperti yang kita ketahui, nikel kini menjadi sangat viral dengan adanya penemuan tambang nikel di Raja Ampat. Nikel adalah bahan baku baterai untuk kendaraan listrik.

Tapi, apa sih fungsi nikel untuk baterai? Artikel ini akan membahas bagaimana cara kerja baterai serta posisi nikel pada proses tersebut.

Baterai merupakan sebuah alat yang bisa mengubah energi kimia yang disimpan sehingga akan menjadi energi listrik. Hingga kini, baterai sudah banyak dimanfaatkan untuk peralatan elektronik yang memiliki sifat mobil, contohnya seperti laptop, senter, ponsel, sampai digunakan untuk kendaraan.

Baterai juga mempunyai berbagai jenis ukuran, bahan baku, bentuk, tergantung pada kebutuhan perangkat dan tenaga yang ingin digunakan. Tapi, secara umum baterai itu sendiri terdiri dari satu anoda, yaitu kutub negatif, dan katoda, kutub positif, serta elektron.

Berikut ini merupakan proses kerja baterai yang bisa dibagi menjadi 2 fase, yaitu:

#1: Fase Pengisian.

Jika sudah tidak ada lagi elektron yang dipindahkan dari kutub negatif (anoda) ke kutub positif (katoda), baterai sudah tidak bisa digunakan untuk perangkat elektronik atau biasa disebut dengan istilah “baterai habis.”

Untuk kasus baterai isi ulang, maka proses tersebut dapat dibalik. Sehingga listrik dialirkan kembali ke baterai, dan elektron dapat berfungsi balik melalui sirkuit yang menuju ke kutub negatif (anoda), sementara kation akan bergerak kembali ke kutub positif (katoda) yang mengalir melalui elektroda supaya baterai bisa digunakan kembali.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca juga: Top Banget! Ini Mobil Bekas Jakarta Di Bawah 50 Juta

#2: Fase Pengosongan.

Jika belum digunakan, elektron di baterai terkumpul di kutub negatif (anoda) dan kation terkumpul di kutub positif (katoda). Jika baterai sudah dipasang ke perangkat elektronik, maka elektron bisa bergerak menuju kutub positif (katoda), sementara pada saat yang bersamaan kation akan bergerak menuju kutub negatif (anoda).

Pada saat perjalanannya, elektron akan melalui sirkuit dari perangkat yang kamu pakai dan perangkat tersebut akan teraliri listrik sehingga sudah bisa digunakan.

#3: Fungsi nikel pada baterai.

Setelah kamu membaca artikel di atas, kamu jadi paham mengenai cara kerja baterai, bukan? Sehingga pasti akan muncul pertanyaan: di mana peran nikel pada proses tersebut?

Nah, nikel sudah banyak digunakan sebagai bahan baku kutub positif (katoda) baterai, lalu biasanya akan dikombinasikan dengan logam lain seperti kobalt dan mangan. Kombinasi ini akan menghasilkan baterai nickel-cobalt-manganese (NMC).

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Catat Nih, Ada 7 Mobil Bekas 50 Jutaan Buat Warga Depok

Artinya, logam campuran tersebut mampu berperan menerima elektron yang bergerak dari kutub negatif (anoda). Lalu, kenapa nikel menjadi salah satu bahan baku untuk katoda baterai? Karena nikel berkaitan dengan banyak kation jika dibandingkan dengan logam lainnya.

Jadi, hal ini memungkinkan pergerakan elektron yang lebih besar pada saat digunakan. Sehingga, hal ini dapat membuat baterai berbahan nikel bisa menyimpan energi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan baterai berbahan lainnya.

Selain itu, baterai berbahan nikel juga memiliki banyak pilihan sehingga mempunyai siklus hidup yang sangat panjang. Jika sudah habis masa pakainya, baterai ini sudah bisa didaur ulang untuk diambil lagi nikelnya serta dapat diolah menjadi baterai baru lagi.

Dapet informasi berguna dari artikel Otospector? jangan lupa share ke social media kamu ya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mulai 20rb Km Untuk Waktu Ganti Minyak Rem Mobil, Cek Detailnya

Maret 09, 2026
Seperti yang kita ketahui, salah satu komponen penting dalam sistem pengereman mobil adalah minyak rem. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikan perawatannya. Padahal, minyak rem memiliki peran besar dalam menentukan seberapa baik sistem pengereman bekerja saat mobil digunakan. Jika kualitas minyak rem mulai menurun, performa pengereman juga akan ikut menurun. Rem bisa terasa
Baca Lebih Lanjut

Biar Nyaman Di Jalan, Ini Langkah Perawatan Mobil Jelang Mudik Idul Fitri 2026

Maret 07, 2026
Kalau Otofriends ada rencana pulang kampung saat Idul Fitri nanti, tentu harus melakukan perawatan mobil menjelang mudik Idul Fitri 2026. Mungkin ada sebagian orang bertanya, apa perawatan ini benar-benar perlu? Soalnya selama ini mobil sudah diservis rutin di bengkel resmi. Meski mobil biasa dipakai harian dan kondisinya selalu oke, perawatan menjelang perjalanan jauh, tetap perlu.
Baca Lebih Lanjut

Biar Gak Boncos, Begini Cara Mencegah Transmisi Matic Overheat

Maret 06, 2026
Hah, serius, transmisi matic bisa overheat? Wajar, kalau ada sebagian pemakai matic yang baru tahu fakta ini. Overheat, lebih tepatnya, suhu dari oli pelumas transmisi melonjak melebihi idealnya. Dari yang biasanya di kisaran 80°C hingga 100°C, mencapai 120 derajat C bahkan lebih Kalau sudah terlalu panas, oli akan kehilangan kemampuan pelumasannya. Tentu saja bakal muncul
Baca Lebih Lanjut