Merawat Wiper Mobil Agar Selalu Siap Pakai Di Musim Hujan

Februari 11, 2025
By Thomas W
Merawat Wiper Mobil Agar Selalu Siap Pakai Di Musim Hujan-otospector

Saat musim hujan tiba, satu PR yang wajib dikerjakan adalah merawat wiper mobil.

Ada sebagian orang berpikir, wiper tidak akan pernah bermasalah. Tetapi kenyataannya, ketika turun hujan dan wiper akan digunakan, fungsinya bisa saja tidak optimal.

Gara-gara wiper bermasalah, kaca jadi buram dan pandangan terganggu. Akhirnya malah membahayakan keselamatan.

Wiper mobil jelas harus dirawat. Karena ada bagian-bagian di wiper yang bisa rusak, jika tidak pernah diperhatikan.

Apa saja langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk merawat wiper mobil? Yuk, kita bedah satu per satu:

#1: Pastikan Kaca Selalu Bersih

Pastikan kaca selalu bersih

Sumber: Suzuki Indonesia

Selalu pastikan kaca mobil selalu bersih dari debu dan kotoran. Gunanya agar saat wiper bekerja, kotoran tidak tersapu oleh wiper, sehingga gesekannya bisa merusak karet wiper, sekaligus membuat kaca jadi baret.

Saat wiper akan bekerja menyeka kaca, pastikan kaca sudah terkena air yang cukup.

Air bisa berasal dari curahan air hujan yang sudah cukup membilasi kaca. Atau dari penyemprot (washer) yang disemprotkan merata.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2: Rawatlah Karet Wiper

Rawatlah karet wiper

Sumber: Shop and Drive

Karet wiper adalah bagian penting wiper yang harus dipastikan performanya.

Karet tidak akan bekerja optimal kalau kering dan pecah-pecah. Karet bisa pecah kalau kena panas dari kaca mobil. Karena itu pastikan saat parkir siang hari di lapangan terbuka, wiper diangkat atau diganjal.

Bersihkan selalu karet wiper dengan air biasa saja, tidak perlu pakai sabun. Lalu biarkan mengering sendiri, tidak perlu dilap.

Perlakuan terhadap karet ini harus hati-hati agar cairan pelapis karet tidak hilang.

Ada berbagai jenis pelapis pada karet wiper, seperti lapisan grafit, lapisan silikon, dan lapisan karet alam. Lapisan-lapisan inilah yang rawan hilang jika perlakuannya tidak hati-hati.

Baca juga: Begini Langkah Perawatan Mobil Setelah Kena Banjir

#3: Perhatikan Fungsi Poros Wiper

Perhatikan fungsi poros wiper

Sumber: Ubuy Indonesia

Fungsi wiper juga bisa terganggu karena kerusakan di poros wiper dan mesin penggeraknya.

Gangguan bisa terjadi akibat poros berkarat dan macet akibat air dan kotoran, sehingga gerak wiper lambat atau bahkan berhenti.

Gangguan juga bisa karena bantalan (bushing) atau batang penghubung (linkage) yang aus sehingga gerakan wiper tidak sinkron.

Motor wiper yang sudah lemah juga bisa membuat fungsi wiper jadi lambat atau tidak kuat.

Mekanisme parkir wiper juga bermasalah ketika batang wiper tidak kembali sebagaimana mestinya.

Komponen-komponen pendukung seperti relay, saklar, dan kabel-kabel juga bisa bermasalah. Akibatnya wiper hanya sebagian berfungsi atau mati sama sekali.

Kalau sudah terjadi gangguan fungsi pada poros, maka sebaiknya diatasi di bengkel resmi oleh mekanik yang ahli.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Pakai Cairan Khusus Pembersih Wiper

Merawat wiper mobil

Sumber: Oceanworks Berkeley

Agar kinerja wiper bisa optimal, sebaiknya pakai cairan khusus wiper. Bukan pakai air biasa!

Cairan khusus wiper khusus diformulasikan untuk membuat air bisa menyebar, tidak meninggalkan bercak, mengangkat minyak, dan membentuk lapisan khusus pada kaca.

Karena adanya cairan khusus, maka permukaan kaca jadi licin sehingga pergerakan wiper tidak tersendat. Kaca juga terhindar dari goresan akibat gerakan wiper.   

#5: Ganti Karet Wiper Kalau Sudah Waktunya

Merawat wiper mobil

Sumber: Fleet Maintenance

Meski sudah dirawat sebaik-baiknya, karet wiper tetap ada usia pakainya.

Secara teori, karet bisa berfungsi dengan baik selama 6 – 12 bulan. Jadi, kira-kira setiap musim hujan datang, maka karet sebenarnya harus ganti.

Rusaknya karet wiper, indikasinya adalah saat timbul suara decitan saat wiper bergerak. Atau ketika karet terlihat getas atau tidak elastis.

Baca juga: Ini Dia Jadwal Samsat Keliling Di Pusat Skena Jakarta Selatan

Apakah kaca depan mobil yang sudah buram perlu diganti?

Kaca depan mobil yang buram akibat jamur atau kerak air, bisa diatasi dengan cara dipoles.

Tetapi kalau buramnya sudah parah dan mengganggu pandangan pengemudi, biasanya akibat baret yang dalam, boleh saja diganti dengan kaca yang sesuai.

Mobil-mobil yang sudah berusia tua, biasanya kaca depan akan rentan terhadap kerusakan. Jadi memang perlu diganti.

Pastikan segala aksesoris dan fitur pada mobil bekas bisa berfungsi optimal dengan menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan inspeksi mobil secara cermat, maka bisa didapat mobil bekas dalam kondisi baik dan harga terbaik.


Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut