Kenapa Body Mobil Bisa Retak?

September 11, 2024
By Getan Metodius
Kenapa Body Mobil Bisa Retak?-otospector

Terjadinya mobil bisa retak tentunya karena pemilik mobil yang kurang peduli dengan penampilan mobilnya. Ya walaupun masalah body mobil bisa retak hanya masalah kecil bagi mereka. Namun biasanya retak pada bagian body mobil bisa menjadi kendala dan dapat mengurangi nilai estetika pada mobil kamu.

Berikut ini ada beberapa penyebab bodi mobil kamu bisa retak, maka kamu perlu ketahui beberapa hal dibawah ini otofriends:

#1: Cuaca Ekstrim dan Paparan Sinar Matahari Langsung.

parkir mobil outdoor

Sumber: Solopos

Paparan sinar UV yang sangat tinggi, perubahan suhu yang sangat drastis, serta cuaca ekstrem seperti salju dan hujan yang deras bisa menjadi salah satu yang menyebabkan body mobil menjadi retak.

#2: Kualitas Cat yang Kurang Bagus.

proses pengecatan bodi mobil

Sumber: Freepik

Jika kamu memilih cat mobil dengan kualitas yang dibawah harga pasaran serta penggunaan cat yang sudah melewati batas pemakaian nya juga dapat menyebabkan body mobil menjadi retak catnya. 

#3: Cara Pengecatan yang Tidak Baik.

pengecatan mobil

Sumber: Suzuki

Ternyata cara pengecatan yang tidak sesuai prosedur serta tidak benar, seperti pengecatan yang ketebalan dan tidak merata lalu proses pengeringannya yang tidak sempurna. Hal tersebut bisa menyebabkan body mobil bisa tidak kuat dan mudah rapuh.

#4: Kotoran dan Debu.

Untuk pengecatan yang dilakukan tak ada kesiapan serta kondisi yang tidak memadai maka permukaan body mobil bisa menyebabkan car tidak menempel dengan baik. Seperti jika body mobil belum dibersihkan dari kotoran dan debu maka hal tersebut bisa menyebabkan cat retak pada saat terkena paparan pada elemen-elemen yang berada di lingkungan. 

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Catat, Ini Beda Biaya Cat Mobil Di Bengkel Umum Dan Resmi

#5: Bahan Kimia Pada Kandungan Cat.

Untuk penggunaan bahan kimia yang sangat keras, seperti pada sabun pencuci mobil yang kurang tepat, biasanya dapat menyebabkan rusaknya cat yang bisa membuat body mobil menjadi retak.

#6: Benturan atau Tabrakan.

Kerusakan yang terjadi pada mobil, yaitu tabrakan atau benturan yang sangat kuat bisa memicu terjadinya reka pada mobil. Karena benturan yang sangat keras dengan benda lain seperti pada kecelakaan atau juga pada goresan benda yang cukup tajam bisa menyebabkan body mobil menjadi retak dan juga bisa menyebabkan cat mobil menjadi pecah atau retak.

#7: Gesekan pada Lingkungan Sekitar.

Jika body mobil kamu sering terkena atau tersenggol pada dinding dan ranting pohon, maka hal tersebut bisa mengakibatkan pengelupasan pada cat mobil dan membuat cat mobil menjadi mudah terkelupas. 

Berikut ini ada tips untuk mencegah serta mengatasi body mobil yang retak :

  • Cuci mobil yang teratur, dan menggunakan sabun cuci mobil yang lembut.
  • Usahakan untuk menghindari mengemudi di jalanan yang rusak.
  • Pakai sealant cat agar mobil dapat perlindungan car akibat paparan sinar UV 
  • Selalu parkir mobil di tempat yang teduh, dan hindari parkir mobil di bawah sinar matahari secara langsung.
  • Segera perbaiki jika ada kerusakan pada bagian cat dan body mobil.

Dengan penjelasan di atas dan memahami penyebab terjadinya retak pada body mobil, alangka baiknya segera diterapkan agar mobil kamu tetap terjaga penampilannya dan tetap prima dan juga melindungi investasi kamu dalam jangka panjang. Dan kamu harus selalu ingat untuk selalu melakukan perawatan yang rutin serta membawa mobil kamu ke bengkel.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Simak 3 Manfaat Penggunaan Wax Pada Body Mobil

Pastikan beli mobil bekas yang sehat.

Sehat disini bukan dalam artian mesin aja ya otofriends, namun juga kesehatan seperti eksterior termasuk cat mobil. Ketika kamu mau beli mobil bekas, kamu perlu cek juga apakah cat pada mobil itu masih orisinil dan bagus atau tidak.

Kalau kamu nggak punya pemahaman akan itu, maka kamu disarankan menggunakan layanan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dengan begitu kamu tidak seperti membeli kucing dalam karung.

Pengecekan cat akan dilakukan secara detail termasuk menggunakan alat yang canggih dan berkualitas. Ditambah lagi jika mobil incaran kamu tadi lulus inspeksi dari Otospector bakalan mendapat garansi dari Otospector. Jangan lupa kalau mau beli mobil bekas harus di inspeksi dulu oleh Otospector ya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut