;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Kapan Ya Sebaiknya Ganti Oli Mobil? Cari Tahu di Sini!

September 30, 2017
By jandika
Kapan Ya Sebaiknya Ganti Oli Mobil? Cari Tahu di Sini!-otospector

Masih banyak orang yang bingung kapan waktu yang tepat untuk ganti oli mobil. Ada yang berpendapat bahwa oli harus diganti saat kilometernya sudah menyentuh angka 5 ribu atau 10 ribu. Tak jarang juga orang mengatakan bahwa oli harus diganti setiap 6 bulan sekali.

Waktu penggantian oli tidak boleh dianggap sepele! Jika waktunya sudah tiba dan penggantiannya ditunda-tunda, kualitas oli semakin lama akan terus menurun. Mesin mobil pun akan terpengaruh sehingga menjadi rusak.

Penggantian Oli pada Mobil Baru

Ganti Oli Mobil Baru

Bagi Anda yang baru saja membeli mobil keluaran terbaru, umumnya akan disarankan untuk mengganti oli saat odometer telah menunjukkan angka 1.000 kilometer. Tidak hanya itu, terkadang Anda pun akan diminta oleh bengkel resmi untuk kembali mengganti oli saat mencapai 2.500 kilometer.

Pada masa itu, biaya servis tidak akan dibebankan pada pemilik mobil. Karena hal ini, umumnya mereka masih bersemangat pergi ke bengkel. Setelah masa gratis tersebut lewat, tak jarang para pemilik mobil mulai acuh tak acuh pada kondisi oli mereka.

Sesuai Buku Manual

Catatan Servis Dealer

Buku manual akan selalu disertakan saat Anda melakukan pembelian mobil baru. Untuk mengetahui waktu yang pasti penggantian oli mobil, bacalah buku panduan tersebut. Umumnya, waktu ganti oli yang sering direkomendasikan ialah saat mencapai 10 ribu kilometer.

Akan tetapi, banyak bengkel menyarankan untuk ganti oli setiap 5 ribu kilometer karena kondisi jalanan yang dianggap tidak normal, seperti kondisi kemacetan di Jakarta. Dalam kondisi macet, jarak tempuh mobil menjadi sangat kecil padahal mesin terus berputar yang tentunya mengurangi “umur” oli.

Lalu bagaimana baiknya? Gunakan tanggal dan kilometer pada catatan servis sebagai patokan. Jika tanggal waktu servis sudah tercapai, meskipun kilometer belum 10 ribu, ada baiknya Anda melakukan penggantian oli mobil.

Viskositas/Kekentalan Oli

Ganti Oli Sesuai Buku Manual

Kekentalan oli yang Anda gunakan untuk mobil kesayangan ternyata bisa jadi penentu waktu penggantiannya. Hal ini bisa dilihat dari angka pada kode Society of Automotive Engineering (SAE) yang tertera pada kemasannya.

Baca Juga: 4 Cara Memilih Oli yang Tepat untuk Mobil Anda

Angka dari kode SAE ini mengacu pada tingkat kekentalan oli tersebut. Bila oli memiliki kode 20W-50, itu berarti oli tidak terlalu kental, maka itu, Anda harus mengganti oli pada kilometer 3 – 5 ribu tergantung kondisinya. Sementara itu jika kode SAE-nya menunjukkan 10W-40, maka penggantian dapat dilakukan pada rentang 7.500 hingga 10 ribu kilometer.

Ganti Juga Filter Oli

Ganti Filter Oli

Kualitas dari oli mobil ternyata dapat mengalami penurunan akibat kelupaan mengganti filter oli. Kotoran yang mengendap pada saringan tersebut lama-lama akan menumpuk jika tidak diganti. Akibat dari hal itu, oli tidak bisa bersirkulasi dengan baik.

Anda umumnya akan disarankan untuk mengganti filter setelah dua kali melakukan ganti oli. Ada juga yang berpendapat, bila mobil digunakan hampir setiap hari dan jarak yang ditempuh lebih dari 20 kilometer, waktu terbaik untuk menggantinya ialah 8 bulan sekali.

Cek Kualitas Oli

Cek Kualitas Oli

Tak jarang catatan servis terakhir hilang atau lupa kapan terakhir mengganti oli. Bagi pembeli mobil second, terkadang mobil yang dibeli tidak mempunyai catatan servis, lalu bagaimana caranya mengetahui apakah perlu segera mengganti oli?

Untuk memastikan, cek kualitas oli mesin mobil tersebut. Perhatikan apabila oli mobil sudah mengalami perubahan warna. Jika hal ini terjadi, maka penggantian harus dilakukan sesegera mungkin.

Baca Juga: 8 Tips Jitu Mengecek Kondisi Mesin Mobil

Bila saat melakukan pengecekan oli tersebut berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau tengik, itu menandakan kualitasnya sudah tidak layak pakai. Perubahan warna itu sendiri umumnya disebabkan oleh kondisi mobil yang telah menempuh perjalanan jauh.

Sementara itu, jika Anda menemui oli berubah menjadi warna putih susu dengan kekentalan yang cukup pekat, itu berarti cairan telah terkontaminasi oleh air. Perubahan warna oli yang demikian disebabkan oleh kondisi mesin yang bermasalah.

 

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Kaca Mobil Berembun, Ini Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Januari 19, 2021
Kaca mobil berembun sering jadi masalah terutama di saat musim hujan seperti sekarang ini. Munculnya embun di kaca ini jangan pernah disepelekan, karena bisa mengganggu visibilitas pengemudi sehingga membahayakan keselamatan berkendara. Embun bisa muncul pada berbagai jenis mobil, tak peduli mobil lama atau baru, mobil mewah atau entry level. Tapi pada mobil-mobil yang fiturnya lengkap,
Baca Lebih Lanjut

5 Jenis Oli Mobil Dan Aturan Perawatannya

Januari 17, 2021
Kadang tidak kita sadari, paling tidak terdapat lima jenis oli mobil yang masing-masing bekerja sesuai fungsinya di sebuah kendaraan. Mendengar kata “oli”, biasanya yang teringat hanya oli mesin saja. Padahal masih ada sejumlah pelumas lain yang ikut menunjang performa kendaraan. Karena bukan sekadar berfungsi untuk melumasi namun juga membantu mekanisme kerja komponen bahkan termasuk perawatan,
Baca Lebih Lanjut

Mobil Ngebul Asap Putih, Waspada Mungkin Ini Sebabnya

Januari 11, 2021
Salah satu kondisi mobil Otofriends yang patut diwaspadai adalah saat mobil ngebul asap putih. Kejadian biasanya pagi hari, saat mobil dinyalakan untuk memanasi mesin. Asap knalpot keluar lebih banyak atau istilahnya ngebul, warnanya keputih-putihan. Kondisi ini tidak wajar, karena dalam kondisi mesin sehat semestinya asap mobil tidak berwarna sama sekali. Jika ada sedikit air atau
Baca Lebih Lanjut

Mesin Diesel Atau Bensin, Untuk Mobil Bekasnya Pilih Mana?

Januari 06, 2021
Pada mobil dengan merek dan tipe tertentu, ada pabrikan yang membuat dengan produknya dengan dua pilihan, yakni mesin diesel serta mesin bensin. Tentu saja konsumen diuntungkan karena punya lebih banyak pilihan. Sayangnya, keputusan untuk memilih salah satu di antara keduanya kadang didasarkan oleh persepsi yang kurang tepat. Di pasar otomotif Indonesia, perbandingan antara jumlah mobil
Baca Lebih Lanjut
Baca Artikel Lainnya