Aki Kering Lebih Unggul Buat Mobil Dibandingkan Basah?

Februari 27, 2025
By Getan Metodius
Aki Kering Lebih Unggul Buat Mobil Dibandingkan Basah?-otospector

Seperti yang kita ketahui, bahwa Aki menjadi komponen sangat penting untuk kendaraan. Dan aki memiliki dua jenis aki yang biasa sering digunakan oleh kendaraan, yaitu aki kering dan aki basah.

Sehingga keduanya mempunyai kesamaan salah satunya yaitu menggunakan cairan elektroda yang biasa disebut dengan air aki. Lantas, bagaimana cara membedakan kedua jenis aki tersebut? Yuk kita simak sampai tuntas!

Teruntuk kamu yang mempunyai kendaraan, penting untuk memiliki komponen aki yang bagus dan juga awet menjadi sebuah kewajiban yang mutlak bagi kendaraan. Dan hingga saat ini masih banyak pertanyaan mengenai manakah jenis aki yang lebih awet? Aki basah atau aki kering? Berikut ini ada beberapa perbedaan dari kedua jenis aki tersebut.

#1: Perbedaan Dari Jenis Harga.

Yang pertama adalah kamu bisa lihat dari segi harga aki nya. Aki basah biasanya untuk harga cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan aki kering.

Contoh nya seperti untuk mobil Suzuki Baleno atau Karimun biasanya menggunakan aki basah NS60L, dan untuk harganya kisaran Rp 651.000. Nah, sedangkan aki kering Yuasa NS40ZL biasanya bisa juga untuk mobil Suzuki Splash, Baleno, dan Karimun ini biasa nya untuk aki kering harganya sekitar Rp 828.000. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Tiga Merek Oli Mobil Terbaik 2025

#2: Adanya Perbedaan Dari Bentuk Cairan Pada Aki.

Selanjutnya, untuk mengetahui perbedaan antara aki kering dan aki basah yaitu kamu harus memperhatikan bentuk cairan pada aki tersebut. Untuk aki basah cenderung mempunyai bentuk cairan seperti air pada umumnya. Dan sedangkan, aki kering cairannya lebih terlihat padat dan berbentuk seperti gel. 

Perbedaan ini dapat memudahkan kamu untuk mengetahui perbedaan dari kedua jenis aki tersebut. Dan sebagai tambahan informasi aki basah menggunakan jenis cairan air zuur dan air accu. Untuk kegunaan air zuur biasanya digunakan pada saat kamu pertama kali mengisi air aki. Sedangkan, air accu pada aki basah kegunaan untuk menambahkan volume pada air aki. 

mengecek aki

#3: Perbedaan Bisa Dilihat dari Wadah atau Kemasannya.

Untuk aki basah mempunyai wadah yang cerah, karena dengan wadah yang cerah bisa membantu untuk melihat cairan aki yang ada di dalam wadah tersebut.

Dan sedangkan, aki kering bisa nya memiliki kemasan yang berwarna gelap. Hal ini biasanya bertujuan untuk meredam sel-sel aki. Dan juga aki kering mempunyai bahan penutup yang solid yang tujuannya untuk tetap menjaga lubang pada aki. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Adu Teknologi Shell Vs Motul Mana Pilihanmu?

#4: Perbedaan Pada Aspek Perawatannya.

Tanda Aki Mobil Mulai Lemah

Yang terakhir yaitu aspek perawatannya. Karena kedua jenis aki ini sama-sama memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal perawatannya. Contohnya, aki kering sering disebut dengan maintenance free (MF).

Yang artinya perawatan aki kering ini lebih mudah sekali dan free (bebas) perawatan, dikarenakan aki jenis ini tidak perlu melakukan pengisian cairan aki yang berbentuk air. Sehingga aku kering mempunyai usia batas pemakaian sekitar 1 sampai 2 tahun. 

Sedangkan aki basah membutuhkan perawatan yang rutin dan juga wajib dilakukan. Contohnya seperti harus mengganti cairan aki, jika penggantian tidak dilakukan, maka akan menyebabkan kendaraan kamu mogok. 

Lalu, aki kering atau aki basah yang lebih awet untuk kendaraan? Jawabannya tergantung dari pemakaian masing-masing kendaraan tersebut. Karena seperti yang kita baca di atas, setiap jenis aki masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, batas usia dan keawetan aki juga tergantung dari cara pemakaian. 

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut