Download Aplikasi OTOS
Install

Perhatikan 5 Langkah Ini Sebelum Cuci Mobil Sendiri

Juli 25, 2020
By Thomas W
Perhatikan 5 Langkah Ini Sebelum Cuci Mobil Sendiri-otospector

Pada musim kemarau seperti sekarang ini, pada umumnya mobil memang relatif lebih jarang dicuci. Maklum, tidak terlihat terlalu kotor. Andaikan dicuci, biasanya kita juga memilih untuk mencuci sendiri di rumah, tidak di tempat pencucian.

Namun sebelum mencuci mobil sendiri, ada baiknya kita perhatikan beberapa tips mencuci mobil sendiri, agar hasilnya optimal.

#1: Perhatikan sabun pencuci mobil

Cuci Mobil Sendiri

Ada sebagian orang yang memakai sabun cuci sembarangan saat mencuci sendiri di rumah. Tentu saja cara ini sangat tidak disarankan. Terutama cairan-cairan pencuci (sampo atau sabun) yang menggunakan deterjen. Sebab dalam jangka waktu lama akan merusak cat. Usahakan untuk mencari sampo berbahan dasar air yang kini mulai marak digunakan.

Pemilihan sabun atau sampo yang baik bertujuan agar tidak timbul baret halus lantaran tingkat keasamannya (pH) tinggi atau di bawah 7. Karena itu pilihannya adalah menggunakan sampo  dengan kadar yang aman, yakni di angka 8-14 pH.

Selain sampo, perlu juga memperhatikan kadar air untuk mencuci. Jika memakai air PAM, sebaiknya sudah dilakukan pemfilteran. Sementara penggunaan air tanah justru merugikan karena masih banyak kandungan mineral. Setelah habis dicuci, kandungan mineral tersebut kadang masih melekat dan menimbulkan bercak.

#2: Gunakan dua ember

Cuci Mobil Sendiri

Saat mencuci, gunakan selalu dua ember. Satu ember untuk menampung air yang dicampur sampo dan satu lagi berisi ember berisi air bersih untuk membilas. Penggunaan dua ember ini untuk mencegah agar kotoran tidak akan bercampur satu sama lain.

Jika mencuci menggunakan selang, akan lebih bagus jika body yang sudah terkena sampo, langsung disemprot dengan air dari selang. Hal ini berguna untuk merontokkan kotoran bersama dengan air sampo. Pastikan kotoran sudah luruh dengan air sebelum melakukan pengelapan.

Pada bodi yang begitu kotor atau berlumpur, pastikan kotoran sudah bersih sebelum melakukan pembilasan. Pada langkah ini, terkadang kita harus memastikan dengan menyentuh bagian-bagian tertentu pada bodi dan melihat dengan bantuan refleksi cahaya dari matahari.

Baca juga: 3 Tips Aman Berkendara Saat Hujan. Apa yang Harus Diperhatikan?

#3: Jangan mencuci di bawah sinar matahari

Merawat Wiper 2

Jangan mencuci pada siang hari, di mana matahari tengah bersinar terang. Kondisi ini akan berpotensi membentuk kerak atau jamur pada bodi. Penyebabnya adalah air yang sudah mengering sebelum dilap. Akibatnya timbul bercak-bercak noda. Kondisi ini sering terjadi pada bodi dan kaca.

Perhatikan juga secara detail lokasi-lokasi tempat persembunyian air, seperti misalnya di gagang pintu, di sela-sela krom, pinggiran lampu, dll. Walaupun air sudah tampak mengering, namun dari lokasi-lokasi tersebut sering muncul air yang tidak bisa dikeringkan oleh lap. Masalahnya ketika mobil berjalan, air tersebut akan keluar dan bisa mengering di bodi.

Di tempat pencucian biasanya ada kompresor yang bisa digunakan untuk mengeluarkan air dari tempat-tempat itu. Sementara di rumah memang agak sulit. Solusinya mungkin bisa dengan mengajak mobil bergerak sejenak maju atau mundur beberapa meter. Buka pula pintu-pintu agar timbul getaran dan air bisa keluar.

#4: Jangan turunkan kaca jendela sebelum air mengering

Cuci Mobil Sendiri

Salah satu bagian yang rawan menjadi sarang air adalah kaca pintu. Apalagi ketika kaca diturunkan dan ada banyak tetesan air yang muncul. Tetesan-tetesan tersebut akhirnya mengering dan membuat flek air. maka pastikan air di sekitar kaca sudah benar-benar mengering sebelum menurunkannya.

Problem yang sama juga sering terjadi di sela-sela pintu. Kita harus benar-benar memastikan, di lokasi-lokasi tersebut air sudah mengering. Karena jika tidak, maka air akan bersembunyi di celah-celah yang ada. Bukan hanya akan membuat bercak, dalam jangka panjang bukan tidak mungkin akan menimbulkan karat.

#5: Perhatikan gerakan mencuci

Cuci Mobil Sendiri

Mungkin terdengar sepele, namun gerakan ternyata juga bisa mempengaruhi hasil pencucian. Gerakan mencuci yang benar adalah atas ke bawah. Jangan bergerak sebaliknya (bawah ke atas) atau gerakan memutar.

Gerakan yang salah akan membuat debu dan kotoran akan ke tempat semula. Tentunya ini akan membuat kotoran tidak akan tersapu melainkan hanya akan bergerak di tempat.

Perhatikan pula penggunaan spons atau sarung tangan pencuci mobil. Sebaiknya jangan mendorong spons tersebut terlalu keras, agar tidak menimbulkan goresan pada mobil. Penggunaan sarung tangan pencuci mobil yang mempunyai helai-helai pembersih yang panjang sangat dianjurkan. Karena benda ini cenderung membuat usapan menjadi lembut.

Baca juga: Beli Mobil Bekas Banjir? Ini Daftar Biaya Perbaikan yang Harus Dikeluarkan

Mencuci mobil memang pekerjaan yang mungkin dianggap sepele. Namun jika tidak memahami cara melakukannya dengan benar, maka hasilnya kurang optimal. Bahkan, bisa merusak perawatan mobil Anda.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Spesifikasi Mobil Denza D9 Bikin Melek Pecinta Otomotif

Mei 25, 2026
Pasar otomotif premium di Indonesia sekarang mulai mengalami perubahan. Jika dulu segmen MPV mewah hampir sepenuhnya dikuasai merek Jepang seperti Toyota Alphard dan Lexus LM, sekarang pabrikan asal China mulai serius masuk ke kelas premium lewat kendaraan listrik modern. Salah satu model yang langsung mencuri perhatian adalah Denza D9. Mobil ini menawarkan konsep MPV listrik
Baca Lebih Lanjut

Terbaru! Mitsubishi Xpander Hybrid 2026 Resmi Meluncur, Fitur Makin Canggih dan Irit BBM

Mei 22, 2026
Mitsubishi Xpander Hybrid akhirnya balik lagi ini jadi omongan anget setelah versi paling gres lansiran 2026 launcing di Thailand! Xpander Hybrid ini langsung bikin geger di pasar otomotif Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Soalnya kedatangan doi ini banyak banget bawa upgrade mulai dari tampang yang makin ganteng, ditambah lagi teknologi hybrid yang makin canggih saja,
Baca Lebih Lanjut

Mortal Kombat Aki GS vs Yuasa Bagus Mana untuk Mobil?

Mei 21, 2026
Aki ibarat menjadi “nyawa” untuk sebuah mobil. Karena semua sistem kelistrikan mulai dari komponen starter, lampu, audio, AC, sampai fitur-fitur modern di mobil semuanya ngandelin aki. Makanya kalau aki mulai soak, efeknya akan langsung kerasa banget. Mobil jadi susah nyala, lampu mulai meredup, kelistrikan mulai aneh, sampai bisa bikin mobil tiba-tiba mogok. Dalam situasi yang
Baca Lebih Lanjut