Catat, Ini 5 Fakta Seputar Aturan Uji Emisi Kendaraan

November 20, 2021
By Thomas W
Catat, Ini 5 Fakta Seputar Aturan Uji Emisi Kendaraan-otospector

Uji Emisi Kendaraan adalah isu yang cukup hangat dibicarakan akhir-akhir ini di Ibukota dan sekitarnya. Pasalnya Pemeritah Provinsi DKI Jakarta sudah akan memberlakukan aturan uji emisi dan sanksi tilang bagi kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.

Kabar terakhir memang menyebutkan, sanksi tilang yang semula akan diberlakukan mulai 13 November 2021 ternyata ditunda. Penyebabnya karena kendaraan yang melakukan uji emisi masih sedikit. Namun tidak ada salahnya Otofriends mulai mempersiapkan mobilnya untuk uji emisi sebagai persiapan jika aturan ini mulai dijalankan.

Agar Otofriends semakin paham tentang isu uji emisi kendaraan, berikut kita simak 5 faktanya:

#1: Mekanisme Pengujian

Uji Emisi Kendaraan

Pengujian emisi gas buang kendaraan bermotor dilakukan dengan memasangkan alat pendeteksi gas pada knalpot. Saat pengujian, kondisi mesin harus hidup, namun tanpa menyalakan alat elektronik dalam kendaraan seperti radio, pendingin udara, atau lampu.

Pengujian hanya berlangsung sektiar 5-7 menit. Saat uji berakhir, maka kadar dan kandungan zat pada asap kendaraan akan dicatat.

#2: Zat Yang Dideteksi

Uji Emisi Kendaraan

Dalam uji emisi kendaraan, zat yang dideteksi dari kendaraan adalah Karbon Monoksida, Hidrokarbon, Karbon Dioksida, Oksigen, dan Nitrogen Oksida.

Aturan tentang ambang batas emisi gas buang kendaraan ini secara rinci termaktub dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2008. Ketentuan batas emisi antara lain:

  • Mobil bensin tahun produksi di bawah 2007, wajib memiliki kadar CO2 di bawah 3,0 persen dengan HC di bawah 700 ppm
  • Mobil bensin tahun produksi di atas 2007, wajib memiliki kadar CO2 di bawah 1,5 persen dengan HC di bawah 200 ppm
  • Mobil diesel tahun produksi di bawah 2010 dan bobot kendaraan di bawah 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas (timbal) 50 persen
  • Mobil diesel tahun produksi di atas 2010 dan bobot kendaraan di bawah 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas 40 persen
  • Mobil diesel tahun produksi di bawah 2010 dan bobot kendaraan di atas 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas 60 persen
  • Mobil diesel tahun produksi di atas 2010 dan bobot kendaraan di atas 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas 50 persen
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca juga: Biar Makin Irit, Ikuti Cara Menghemat BBM Ini untuk Mobil Anda

#3: Tempat Pengujian

Uji Emisi Kendaraan

Ada beragam tempat berlangsungnya uji emisi kendaraan mulai dari tempat tertentu yang disediakan langsung oleh pemerintah, bengkel resmi dan rumahan, hingga kios uji emisi.

Untuk memudahkan masyarakat, pemerintah juga sudah meluncurkan aplikasi e-Uji Emisi yang  memuat informasi daftar bengkel yang melaksanakan uji emisi di DKI Jakarta dan sudah terintegrasi.

Data hasil uji emisi ini bisa disimpan di dalam aplikasi ini. Data ini kelak akan berguna untuk pengurusan pajak kendaraan.

#4: Biaya Uji Emisi Kendaraan

Biaya Balik Nama Mobil Bekas

Biaya uji emisi kendaraan sangat tergantung pada tarif dari masing-masing penyelenggaran pengujian. Untuk pengujian di bengkel-bengkel resmi atau bengkel umum, rata-rata biayanya adalah Rp150 ribu – Rp170 ribu. Belum termasuk biaya untuk servis kendaraan dan kebutuhan lainnya.

Sementara untuk uji emisi mobil di tempat-tempat tertentu yang diselenggarakan pemerintah, semuanya gratis.

#5: Sanksi Tilang

Uji Emisi Kendaraan

Jika pemilik mobil atau motor tidak menjalani atau tidak lulus uji emisi gas buang, maka terancam sanksi berupa pemberian tarif parkir tertinggi dan tilang.

Hukuman tilang ini mengacu pada Undang-Undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 285 dan Pasal 286. Adapun besaran tilang uji emisi maksimal Rp250.000 bagi pengendara sepeda motor dan Rp500.000 bagi pengendara mobil.

Jual Santai Otospector

Baca juga: 5 Penyakit Mesin Innova Bensin Yang Sering Terjadi

Apakah mobil-mobil bekas yang dibeli dari dealer dapat dijamin telah memenuhi syarat uji emisi?

Tentu tidak semua mobil bekas yang dibeli dari dealer bisa lulus uji emisi. Hanya mobil bekas yang sudah lulus inspeksi dari jasa inspeksi mobil bekas Otospector dan berasal dari dealer terpercaya yang bisa dipastikan ada dalam kondisi baik. Mobil-mobil seperti ini, tentu tidak akan menemui masalah saat menghadapi uji emisi.

Jika Otofriends menginginkan mobil bekas yang berkualitas dan tidak memiliki kendala, maka dapatkan di apps OTOS – Bursa Mobil Bekas Online dari Otospector. Di aplikasi ini terdapat ribuan mobil bekas yang berasal dari dealer-dealer rekanan terpercaya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

D-Max Concept di GIIAS 2026, Bukti Mobil Kerja Juga Bisa Gaya  

Agustus 13, 2026
Tak semua mobil yang dipamerkan di Gaikindo Indonesia International Expo (GIIAS) 2026 tujuannya untuk dijual. Tak sedikit mobil yang ditempatkan di booth APM memang hanya untuk dipamerkan saja. Ada berbagai tujuan booth APM memamerkan mobil tertentu, anatara lain untuk menarik perhatian, mempromosikan aksesoris, brand image, memberi inspirasi kepada konsumen, dll. Salah satu booth yang membawa
Baca Lebih Lanjut

Catat Tanggalnya! Pengundian BG Junction dan GEMILANG Bursa Mobil SOBAT BFI Akan Digelar 29 Agustus 2026

Agustus 10, 2026
Otofriends, ada kabar baik buat kamu yang telah mengikuti Program GEMILANG Bursa Mobil SOBAT BFI. Momen yang paling ditunggu akhirnya akan segera tiba. Pengundian hadiah Program GEMILANG akan dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2026. Menariknya, pada hari yang sama juga akan berlangsung Undian BG Junction sebagai bagian dari rangkaian acara bersama BFI Finance. Namun perlu
Baca Lebih Lanjut

Spesifikasi DFSK E5 Plus, SUV yang Sekali Gas, Jakarta – Mandalika!

Agustus 09, 2026
Para pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang mencari mobil 7 penumpang alias mobil keluarga, umumnya sempat mempertimbangkan untuk membeli DFSK E5 Plus. Maklum, Mid-Size SUV dari PT Sokonindo Autombobile berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dipasarkan sangat kompetitif dengan model-model yang sudah mapan dari merek ternama. Selama GIIAS 2026, E5 Plus dibanderol
Baca Lebih Lanjut