;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Ban Perlu Dirawat, Berikut Beberapa Tipsnya

Maret 24, 2020
By Thomas W
Ban Perlu Dirawat, Berikut Beberapa Tipsnya-otospector

Dalam sebuah kendaraan, fungsi ban tentu amatlah vital. Bukan hanya karena peranti ini menopang seluruh kendaraan. Namun kondisi ban sangat penting karena berhubungan dengan keselamatan berkendara.

Karena itulah penting sekali kita menjaga performa ban agar tetap optimal. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan soal perawatan ban ini:

#1: Ubah posisinya secara rutin

Jika kendaraan akan diparkir lama, seperti pada saat wabah Covid-19 ini, usahakan untuk selalu mengubah posisi ban minimal sebulan sekali. Sebaiknya hal ini dilakukan dengan mengeluarkan kendaraan dari garasi dan berputar-putar sejenak keliling lingkungan perumahan. Bukan hanya sekadar maju-mundur saja, karena ada kemungkinan posisi ban akan tetap kembali seperti semula.

Jika berbulan-bulan ban berada dalam posisi yang tetap, maka risikonya akan timbul flat spot. Ada permukaan pada ban yang jadi datar karena terus jadi titik tumpu. Akibatnya ban menjadi tidak bulat lagi dan tidak nyaman dikendarai.

Tentu saja kalau mau diganti, harus keempat-empatnya. Dan itu berarti penambahan biaya yang besar.  

#2: Perhatikan usianya

Ban Aus
Ban yang sudah aus

Idealnya, ban di atas usia tiga tahun harus diganti karena karet mulai kehilangan kelenturannya. Usia tersebut dihitung dari ban sejak diproduksi. Karena itu ketika kita membeli ban, usahakan untuk mendapat ban produksi yang terbaru.

Usia ban bisa dilihat dari tanda produksi pada sisi ban. Ada empat angka yang menunjukkan 2 angka pekan dan 2 angka tahun. Misalnya, 2620, berarti diproduksi pada pekan ke-26 tahun 2020.

Baca juga: Sedan Kurang Diminati Di Indonesia, Bisa Jadi Ini Sebabnya

#3: Rasakan getarannya

Starter Mobil

Kita bisa mengenali kondisi ban dari getaran yang dirasakan saat mobil berjalan. Caranya, cukup melintas di jalan mulus tanpa lubang dan rasakan apakah ada getaran-getaran tidak biasa. Untuk merasakannya kadang amemang dibutuhkan kepekaan tersendiri.

Kalau ban sudah di-balance namun getaran ternyata masih ada, maka itu artinya kondisi ban sudah tidak layak lagi. Sebaiknya segera diganti daripada menimbulkan kerugian yang lebih besar dan semakin mengurangi kenyamanan Anda berkendara.

#4: Rusak, segera ganti

Ban Benjol

Ada kerusakan-kerusakan yang membuat ban harus diganti, tanpa ditawar lagi. Misalnya, ada benjolan karena putusnya kawat halus di dalam ban. Jika kondisi ini yang terjadi, sebenarnya tinggal tunggu waktunya untuk pecah saja. Karena itu waspada jika ban masih dipakai untuk berjalan.

Rusaknya alur ban juga bisa ditandai dengan adanya retak-retak. Retakan juga bisa timbul pada sisi luar. Kondisi ini membuat ban menjadi rawan meletus sewaktu-waktu. Fungsi pencengkeramannya juga sudah kurang optimal.

Berbagai kerusakan fisik ban tetap harus diwaspadai. Apalagi ketika ban masih dipakai dalam kendaraan dan masih berjalan. Hati-hati, segala kerusakan sekecil apapun akan menyebabkan ban tiba-tiba pecah di jalan.

Baca juga: Waduh, Ini Ternyata 4 Biang Kerok Penyebab Ban Rusak!

Sekilas persoalannya terkesan sepele, yakni hanya masalah ban. Namun justru dengan masalah tersebut, banyak kecelakaan yang terjadi lantaran ban meletus tiba-tiba di tengah kecepatan tinnggi.

Dengan perawatan yang benar, maka ban dipastikan akan selalu dalam kondisi yang baik dan performanya optimal. Bila kita selalu memperhatikan kondisi ban, maka kita sebenarnya peduli terhadap keselamatan.

Ban Perlu Dirawat, Berikut Beberapa Tipsnya

Maret 24, 2020
By Thomas W
thumbnail-Ban Perlu Dirawat, Berikut Beberapa Tipsnya-otospector

Dalam sebuah kendaraan, fungsi ban tentu amatlah vital. Bukan hanya karena peranti ini menopang seluruh kendaraan. Namun kondisi ban sangat penting karena berhubungan dengan keselamatan berkendara.

Karena itulah penting sekali kita menjaga performa ban agar tetap optimal. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan soal perawatan ban ini:

#1: Ubah posisinya secara rutin

Jika kendaraan akan diparkir lama, seperti pada saat wabah Covid-19 ini, usahakan untuk selalu mengubah posisi ban minimal sebulan sekali. Sebaiknya hal ini dilakukan dengan mengeluarkan kendaraan dari garasi dan berputar-putar sejenak keliling lingkungan perumahan. Bukan hanya sekadar maju-mundur saja, karena ada kemungkinan posisi ban akan tetap kembali seperti semula.

Jika berbulan-bulan ban berada dalam posisi yang tetap, maka risikonya akan timbul flat spot. Ada permukaan pada ban yang jadi datar karena terus jadi titik tumpu. Akibatnya ban menjadi tidak bulat lagi dan tidak nyaman dikendarai.

Tentu saja kalau mau diganti, harus keempat-empatnya. Dan itu berarti penambahan biaya yang besar.  

#2: Perhatikan usianya

Ban Aus
Ban yang sudah aus

Idealnya, ban di atas usia tiga tahun harus diganti karena karet mulai kehilangan kelenturannya. Usia tersebut dihitung dari ban sejak diproduksi. Karena itu ketika kita membeli ban, usahakan untuk mendapat ban produksi yang terbaru.

Usia ban bisa dilihat dari tanda produksi pada sisi ban. Ada empat angka yang menunjukkan 2 angka pekan dan 2 angka tahun. Misalnya, 2620, berarti diproduksi pada pekan ke-26 tahun 2020.

Baca juga: Sedan Kurang Diminati Di Indonesia, Bisa Jadi Ini Sebabnya

#3: Rasakan getarannya

Starter Mobil

Kita bisa mengenali kondisi ban dari getaran yang dirasakan saat mobil berjalan. Caranya, cukup melintas di jalan mulus tanpa lubang dan rasakan apakah ada getaran-getaran tidak biasa. Untuk merasakannya kadang amemang dibutuhkan kepekaan tersendiri.

Kalau ban sudah di-balance namun getaran ternyata masih ada, maka itu artinya kondisi ban sudah tidak layak lagi. Sebaiknya segera diganti daripada menimbulkan kerugian yang lebih besar dan semakin mengurangi kenyamanan Anda berkendara.

#4: Rusak, segera ganti

Ban Benjol

Ada kerusakan-kerusakan yang membuat ban harus diganti, tanpa ditawar lagi. Misalnya, ada benjolan karena putusnya kawat halus di dalam ban. Jika kondisi ini yang terjadi, sebenarnya tinggal tunggu waktunya untuk pecah saja. Karena itu waspada jika ban masih dipakai untuk berjalan.

Rusaknya alur ban juga bisa ditandai dengan adanya retak-retak. Retakan juga bisa timbul pada sisi luar. Kondisi ini membuat ban menjadi rawan meletus sewaktu-waktu. Fungsi pencengkeramannya juga sudah kurang optimal.

Berbagai kerusakan fisik ban tetap harus diwaspadai. Apalagi ketika ban masih dipakai dalam kendaraan dan masih berjalan. Hati-hati, segala kerusakan sekecil apapun akan menyebabkan ban tiba-tiba pecah di jalan.

Baca juga: Waduh, Ini Ternyata 4 Biang Kerok Penyebab Ban Rusak!

Sekilas persoalannya terkesan sepele, yakni hanya masalah ban. Namun justru dengan masalah tersebut, banyak kecelakaan yang terjadi lantaran ban meletus tiba-tiba di tengah kecepatan tinnggi.

Dengan perawatan yang benar, maka ban dipastikan akan selalu dalam kondisi yang baik dan performanya optimal. Bila kita selalu memperhatikan kondisi ban, maka kita sebenarnya peduli terhadap keselamatan.

Baca Artikel Lainnya

Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
September 29, 2019
Mobil hatchback selama ini dikenal sebagai mobil yang kompak, gesit, namun soal gaya dan performa tidak kalah dengan mobil-mobil pada segmen lainnya. Boleh dibilang, inilah mobil yang cocok dipergunakan untuk kawasan perkotaan. Dengan karakteristiknya, hatchback umumnya dipergunakan oleh mereka yang sehari-harinya aktif dan tetap trendy. Contohnya, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan ibu-ibu yang sehari-hari sibuk mengurus
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
September 27, 2019
Konon kabarnya, memilih mobil untuk wanita, agak-agak sedikit ribet. Sebab pertimbangan utamanya katanya bukanlah soal teknis belaka. Melainkan juga soal rasa aman, praktis, dan tentu saja modelnya yang harus “cantik”. Menariknya, pengetahuan tentang mobil untuk wanita ini bukan hanya harus diketahui wanita saja. Namun termasuk juga pasangan atau orang tua, yang mungkin akan membelikan mobil
Artikel Terbaru
Baca Artikel Lainnya
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
September 29, 2019
Mobil hatchback selama ini dikenal sebagai mobil yang kompak, gesit, namun soal gaya dan performa tidak kalah dengan mobil-mobil pada segmen lainnya. Boleh dibilang, inilah mobil yang cocok dipergunakan untuk kawasan perkotaan. Dengan karakteristiknya, hatchback umumnya dipergunakan oleh mereka yang sehari-harinya aktif dan tetap trendy. Contohnya, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan ibu-ibu yang sehari-hari sibuk mengurus
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
September 27, 2019
Konon kabarnya, memilih mobil untuk wanita, agak-agak sedikit ribet. Sebab pertimbangan utamanya katanya bukanlah soal teknis belaka. Melainkan juga soal rasa aman, praktis, dan tentu saja modelnya yang harus “cantik”. Menariknya, pengetahuan tentang mobil untuk wanita ini bukan hanya harus diketahui wanita saja. Namun termasuk juga pasangan atau orang tua, yang mungkin akan membelikan mobil
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.
September 20, 2019
Karena mobil yang akan Anda beli bukan mobil baru lagi, maka wajar jika sudah terjadi penurunan kinerja. Penyebabnya, tak lain karena beberapa komponen sumber kelistrikan sudah cukup berumur. Contohnya seperti aki, alternator, maupun segala macam kabel. Kelistrikan yang mulai bermasalah ditandai dengan ketidakstabilan beberapa komponen saat dipergunakan. Misalnya, lampu utama, AC mobil, atau wiper yang