
Pada umumnya, AC merupakan salah satu fitur penting untuk menunjang kenyamanan saat berkendara, apalagi di cuaca tropis seperti di Indonesia.
Namun, banyak juga kendaraan yang jarang digunakan, baik karena memiliki lebih dari satu mobil, hanya dipakai saat akhir pekan, atau sekadar karena bekerja dari rumah.
Tanpa disadari, situasi seperti ini justru bisa menimbulkan masalah pada komponen AC mobil jika tidak dirawat dengan benar.
AC mobil yang jarang digunakan berisiko mengalami bau tidak sedap, hembusan angin yang tidak lagi dingin, hingga kerusakan komponen yang berujung pada biaya perbaikan mahal.
Maka dari itu, perawatan AC mobil tetap harus dilakukan walaupun kendaraan jarang dipakai, ya otofriends.
Berikut ini beberapa panduan lengkap untuk merawat AC mobil agar tetap optimal dan awet.

Meskipun mobil jarang dipakai, servis AC harus tetap dilakukan secara rutin, minimal setahun sekali. Servis ini meliputi pengecekan kompresor, evaporator, kondensor, hingga memastikan seluruh sistem AC bekerja dengan normal.
Melakukan servis rutin tidak hanya menjaga performa AC tetap dingin, tetapi juga mencegah kerusakan besar yang bisa menguras biaya perbaikan di kemudian hari, otofriends.
Masih banyak yang mengira freon hanya bisa berkurang jika AC sering digunakan. Faktanya, mobil yang jarang dipakai juga berisiko mengalami kebocoran freon akibat seal yang mengering.
Karena itu, otofriends perlu mengecek tekanan freon secara berkala di bengkel terpercaya. Jika AC mulai terasa kurang dingin, jangan langsung menambah freon tanpa pemeriksaan. Bisa jadi ada kebocoran kecil yang harus diperbaiki terlebih dahulu agar masalah tidak terus berulang.
Mobil yang jarang digunakan biasanya diparkir dalam waktu lama di garasi atau tempat yang lembap. Kondisi ini bisa memicu karat pada komponen AC dan menimbulkan jamur pada evaporator.
Jika memungkinkan, parkirkan mobil di tempat yang kering dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Otofriends juga bisa menggunakan silica gel atau penyerap kelembapan di dalam kabin sebagai solusi sederhana untuk menjaga interior tetap kering.
Kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan AC tidak menyala dalam waktu lama. Idealnya, AC mobil dinyalakan minimal seminggu sekali selama 10–15 menit, ya otofriends. Tujuannya untuk menjaga sirkulasi freon dan melumasi kompresor AC.
Jika AC dibiarkan terlalu lama tidak aktif, seal dan komponen karet di dalam sistem AC bisa mengering dan retak. Akibatnya, freon bisa bocor dan performa AC menurun. Dengan menyalakan AC secara rutin, sistem tetap dapat bekerja normal meskipun mobil jarang digunakan.

Filter kabin berfungsi menyaring debu dan kotoran sebelum udara masuk ke dalam kabin. Pada mobil yang jarang dipakai, filter kabin sering kali luput dari perhatian. Padahal, filter yang kotor dapat menghambat aliran udara dan membuat AC terasa kurang dingin.
Disarankan untuk membersihkan filter kabin setiap 10.000 km atau minimal 6 bulan sekali, walaupun mobil jarang digunakan. Jika kondisinya sudah terlalu kotor atau rusak, sebaiknya segera diganti agar kualitas udara di dalam kabin tetap terjaga, otofriends.
Saat menyalakan AC mobil, pastikan mesin dalam kondisi stabil. Hindari langsung menyalakan AC ketika mesin baru dihidupkan. Sebaiknya tunggu sekitar 1–2 menit agar oli mesin bersirkulasi dengan baik.
Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi beban kerja kompresor AC dan menjaga usia pakainya tetap panjang. Selain itu, pastikan juga mematikan AC terlebih dahulu sebelum mematikan mesin mobil. Hal ini membantu mencegah lonjakan beban mendadak saat mobil dinyalakan kembali.
Mobil yang jarang digunakan juga rentan menimbulkan bau apek. Biasanya hal ini disebabkan oleh kelembapan di dalam kabin dan evaporator. Pastikan kabin mobil selalu bersih dari sisa makanan, debu, dan kotoran yang bisa memicu pertumbuhan bakteri serta jamur.
Sesekali, otofriends bisa membuka pintu atau jendela mobil saat parkir untuk membantu sirkulasi udara di dalam kabin. Kabin yang bersih dan kering akan membantu menjaga kualitas udara dari AC tetap segar dan nyaman.

Merawat AC mobil yang jarang digunakan sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan secara konsisten. Mulai dari menyalakan AC secara rutin, menjaga kebersihan kabin, hingga melakukan servis berkala. Semua langkah ini bertujuan menjaga performa AC tetap optimal dan tahan lama.
Dengan melakukan perawatan yang tepat, AC mobil akan selalu siap digunakan kapan pun otofriends membutuhkannya, tanpa khawatir angin tidak dingin atau muncul bau tidak sedap. Ingat, mencegah selalu lebih murah daripada memperbaiki.
Bagikan