Gampang Tapi Butuh Disiplin, Begini Cara Mencegah Kerusakan Baterai Mobil Listrik

Februari 10, 2026
By Thomas W
Gampang Tapi Butuh Disiplin, Begini Cara Mencegah Kerusakan Baterai Mobil Listrik-otospector

Di tengah menjamurnya pemakaian mobil listrik atau EV, satu hal penting yang perlu diedukasi kepada para pemakainya adalah bagaimana cara mencegah kerusakan baterai mobil listrik.

Maklum, baterai memang salah satu komponen terpenting di dalam mobil listrik.

Kalau sampai terjadi penurunan fungsi baterai, secara teknis akan langsung berpengaruh ke jarak tempuh, daya akselerasi, lambatnya pengisiannya, dan estimasi persentase baterai yang jadi tidak akurat.

Dari segi pasaran mobil bekasnya, harga jual kendaraan juga akan turun parah. Ruginya jadi dobel-dobel.

Nah, bagaimana cara mencegah kerusakan baterai mobil listrik? Sederhana saja, ini poin-poinnya:

#1: Isi Baterai Cukup “Sedang-sedang Saja”

Isi Baterai Cukup “Sedang-sedang Saja”

Teorinya begini: baterai bakal aman sentosa, kalau isinya ada di rentang daya menengah.

Kalau baterai terlalu kosong, misal sampai 0%, sel tegangan sel bisa turun terlalu rendah. Kimia baterai bisa rusak permanen.  

Tetapi kalau dicas sampai 100% juga tidak baik. Pengisian daya sampai full terus-terusan, bikin tekanan panas dan tegangan tinggi pada sel baterai.

Paling aman, cukup isi 80% saja untuk pemakaian harian. Boleh sekali-kali 100% kalau mau perjalanan jauh.

Aturan ini juga berlaku saat mobil ditinggal lama dan mobil diparkir berhari-hari. Sisakan baterai di kapasitas 50%.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Tidak Sering-sering Fast Charging

Tidak Sering-sering Fast Charging

Sumber: Motorist My

Fast charging atau ngecas cepat, memang praktis. Tapi dibalik itu, panas yang dihasilkan akan tinggi dan arus listrik dipaksa masuk sangat cepat.

Biasakan menggunakan AC charging atau home charging yang lebih lambat, untuk pengisian sehari-hari.

Fast charging bukan tidak boleh. Tetapi simpan jatah itu untuk keperluan darurat, sedang butuh cepat, atau saat perjalanan jauh.

Baca juga: Cara Membersihkan Knalpot Mobil yang Karatan

#3: Jaga Suhu Sekitar Kendaraan

Jaga Suhu Sekitar Kendaraan

Sumber: Freepik

Bateri sangat sensitif terhadap suhu. Karena itu upayakan parkir di tempat yang teduh, karena panas matahari akan bikin baterai cepat terdegradasi.

Pastikan thermal management system atau sistem pendinginan baterai bekerja baik. Sistem ini bekerja otomatis saat baterai diisi.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Mengemudi Secara Halus

Mengemudi Secara Halus

Sumber: Kompas.com

Agresif dalam mengemudi, seperti akselerasi kasar dan mendadak berulang-ulang akan menyebabkan arus keluar dari baterai mengalami lonjakan.

Efeknya, suhu internal baterai akan meningkat. Baterai cepat soak.  

Optimalkan fitur regeneratif braking untuk pengisian kembali baterai dan menjaga suhunya tetap stabil.

Baca juga: Simpel, Ini Cara Cek Oli Transmisi Mobil Matic Tanpa ke Bengkel

Dibilang mahal, berapa sebenarnya harga baterai EV di Indonesia?

Harga baterai EV boleh dibilang mahal, apalagi jika dibandingkan dengan harga jual kendaraannya. Estimasinya, pada saat ini adalah sekitar 30% sampai 50% dari harga kendaraan.

Gambarannya, Wuling Air EV (Rp100 jutaan), BYD Atto 3 (Rp150 juta – Rp200 jutaan), Hyundai Ioniq 5 (Rp300 juta – Rp400 juta) atau Toyota bZ4X (Rp500 juta).

Jika Otofriends ingin memastikan kondisi mobil listrik bekas, manfaatkan saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dijamin hasilnya akurat dan terpercaya.

Mobil akan punya nilai lebih jika dilengkapi garansi mobil bekas dari Otospector. Selain itu tentunya lebih tenang saat dipakai sehari-hari.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut