
Seperti yang kita ketahui, knalpot mobil menjadi salah satu komponen yang sering luput dari perhatian pemilik kendaraan. Kondisi knalpot yang berkarat bukan hanya mengganggu tampilan mobil, tapi juga akan berdampak pada performa serta usia pakai komponen itu sendiri.
Karat pada knalpot mobil disebabkan oleh paparan air, panas yang tinggi, lumpur, dan perubahan suhu yang ekstrim, terutama pada mobil yang sering digunakan pada saat musim hujan atau pada saat mobil yang sering melewati genangan air.
Tapi, kabar baiknya, karat pada knalpot mobil yang sebenarnya bisa dibersihkan sendiri di rumah, loh. Jadi gak usah dibawa ke bengkel deh. Dengan cara yang tepat dan menggunakan bahan yang sederhana, knalpot bisa kembali terlihat bersih dan lebih awet.

Knalpot mobil bisa berkarat biasanya penyebab utamanya adalah terkena paparan air sehingga menjadi lembab. Karena knalpot berada di bawah mobil jadi sering banget terkena air hujan, cipratan genangan, dan lumpur. Dan jika tidak dikeringkan dengan baik, maka sisa air tersebut akan memicu terjadinya proses oksidasi.
Lalu, pada saat suhu ekstrim. Knalpot akan bekerja di suhu yang tinggi saat mesin menyala, lalu mendingin secara cepat ketika mesin dimatikan. Perubahan suhu ini bisa mempercepat terjadinya reaksi kimia yang menyebabkan knalpot berkarat.
Terakhir, material knalpot, knalpot yang terbuat dari besi atau baja biasanya akan lebih mudah berkarat dibandingkan dengan knalpot stainless steel. Biasanya mobil harian umumnya masih menggunakan material yang rentan menghadapi korosi atau karat.
Sebagian orang menganggap karat pada knalpot hanya masalah estetika saja. Dan jika dibiarkan, maka karat akan menimbulkan berbagai masalah yang cukup serius. Dengan karat yang semakin parah biasanya akan menyebabkan knalpot menjadi keropos dan berlubang.
Dan akan mengakibatkan suara knalpot menjadi lebih bising dan tidak normal. Selain itu juga akan terjadi kebocoran pada knalpot hingga menyebabkan menurunnya performa mesin karena tekanan gas buang yang tidak bekerja optimal.
Dalam jangka panjang, knalpot yang rusak akibat dari karat akan berpotensi menambah biaya perbaikan, karena harus ganti secara menyeluruh.

Bahan dan Alat untuk Membersihkan Knalpot pada Mobil yang Berkarat
bahan-bahan di atas sangat mudah ditemukan dan cukup efektif untuk mengatasi karat yang ringan hingga sedang.
1. Pastikan Knalpot dalam Kondisi Dingin
Cara pertama yang paling penting adalah untuk memastikan knalpot benar-benar dingin. Dan jangan pernah membersihkan knalpot pada saat kondisi knalpot dalam keadaan panas, karena bisa menyebabkan luka bakar.
2. Bersihkan Kotoran yang Menempel
Gunakan air sabun dan lap atau sikat untuk membersihkan dari debu, lumpur, dan kotoran yang menempel di knalpot. Tujuannya agar proses penghilangan karat menjadi lebih maksimal.
3. Amplas Bagian yang Berkarat
Gunakan amplas yang kasar terlebih dahulu untuk mengikis karat yang sudah tebal. Lalu, lanjutkan dengan amplas yang halus agar permukaan knalpot menjadi lebih bersih dan rata. Kamu harus lakukan secara perlahan supaya tidak merusak material knalpot.
4. Gunakan Sikat Kawat
Untuk area karat yang sulit dijangkau, sikat kawat bisa menjadi solusi. Lalu sikat bagian yang berkarat sampai serpihan karat terangkat secara menyeluruh.
5. Semprot Cairan Anti Karat
Setelah karat sudah mulai berkurang, jangan lupa untuk semprotkan cairan anti karat atau WD-40 pada permukaan knalpot. Karena cairan ini akan membantu membersihkan sisa karat sekaligus melindungi dari logam dari korosi lanjutan.
6. Alternatif Menggunakan Baking Soda atau Cuka
Jika kamu tidak memiliki cairan khusus, campurkan baking soda dan cuka menjadi solusinya. Oleskan pada bagian yang berkarat, lalu diamkan beberapa menit, kemudian gosok dengan sikat atau lap sampai bersih.
7. Bilas dan Keringkan
Bilas knalpot dengan air yang bersih, lalu keringkan menggunakan lap. Dan pastikan sudah tidak ada air yang tersisa agar karat tidak muncul kembali.
Setelah knalpot sudah berhasil dibersihkan, langkah pencegahan sangat penting supaya karat tidak cepat muncul lagi. Pertama, kamu harus biasakan untuk mengeringkan bagian bawah mobil setelah melewati hujan atau banjir.
Kedua, lakukan pembersihan knalpot secara berkala, terutama jika mobil sering digunakan harian. Lalu yang ketiga, gunakan cairan pelindung atau coating khusus logam untuk memberikan lapisan proteksi tambahan.
Jika memungkinkan, menggunakan knalpot berbahan stainless steel juga bisa menjadi investasi untuk jangka panjang, karena lebih tahan terhadap karat.
Membersihkan knalpot sendiri hanya cocok untuk karat ringan dan sedang. Jika karat knalpot sudah berlubang, keropos, atau suara mobil menjadi sangat bising. Maka sebaiknya kamu harus periksakan ke bengkel terpercaya, biasanya dalam kondisi tersebut penggantian knalpot sering kali menjadi solusi terbaik.
Bagikan