;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Waduh, Ini Ternyata 4 Biang Kerok Penyebab Ban Rusak!

Juli 17, 2019
By jandika
Waduh, Ini Ternyata 4 Biang Kerok Penyebab Ban Rusak!-otospector

OtoFriends, tahukah Anda bahwa mobil dengan kondisi ban rusak sangat berbahaya untuk dikendarai? Tak hanya dapat meletus tiba-tiba, ban yang gundul atau rusak bisa menyebabkan kecelakaan! Berhati-hatilah dan pelajari penyebab ban rusak berikut ini.

#1: Cara Mengemudi yang Agresif

Penyebab Ban Rusak 1

Kebiasaan Anda memacu kendaraan di jalan ternyata bisa berpengaruh pada kondisi ban lho, OtoFriends. Anda yang suka mengebut dan kerap menghantam jalan berlubang harus mulai merubah kebiasaan. Hal ini bisa membuat ban cepat aus, tak rata, bahkan sobek.

Ada 3 tips mengemudi mobil untuk menghindari penyebab ban rusak, yaitu:

  • Kendalikan Kecepatan Mobil

Saat tengah berkendara perhatikanlah kondisi jalan di sekitar. Jangan sampai Anda terus tancap gas dan tak bisa mengontrol mobil saat dihadapkan pada jalan berlubang. Mobil yang masuk ke lubang jalan terus-menerus berpotensi cepat rusak!

  • Pegang Setir dengan Kuat Saat Menghantam Lubang

Saat mobil menghantam lubang, kemungkinan besar setir akan bergoyang mengikuti arah hantaman ban. Redam pergerakan tersebut dengan memegang setir sekuat mungkin. Ban pun akan berada pada kondisi stabil sehingga kerusakan pada ban dan komponen lain bisa diminimalisir.

  • Jangan Mengerem Mendadak

Kadang kala orang refleks menginjak rem ketika mobil masuk ke dalam lubang. Padahal, hal itu sebenarnya tidak baik untuk dilakukan. Hal ini malah bisa merusak ban serta velg karena terkena benturan lebih kuat dengan tepian lubang.

Baca Juga: 4 Komponen Mobil yang Rentan Rusak Karena Jalan Berlubang

 #2: Ukuran Velg Tidak Pas dengan Ban

Mobil Bekas Modifikasi

Terkadang orang ingin mobil miliknya tampak lebih keren dengan mengganti velg bawaan. Nah, saat Anda akan melakukan hal serupa, penting untuk memerhatikan ukuran velg yang pas dengan ban. Bila tidak, kemungkinan besar hal ini bisa merusak ban seiring berjalannya waktu.

Melansir otomotif.kompas.com, ukuran velg yang tak pas dengan ban menyebabkan kerja dinding ban jadi lebih berat. Alasannya, karena hal ini membuat sudut dinding ban jadi menyempit. Ujung-ujungnya, ban jadi benjol alias tak rata dan mudah pecah.

#3: Tekanan Angin Ban yang Tak Pas

Penyebab Ban Rusak 2

Tak sedikit orang yang menganggap sepele soal tekanan angin ban. Di balik itu, tekanan angin yang tak pas bisa berefek buruk pada kondisi ban mobil. Inilah salah satu penyebab ban rusak yang perlu diwaspadai.

Ketika tekanan angin dalam ban terlalu banyak, daya cengkraman rem jadi berkurang. Saat rem diinjak, mobil dapat tergelincir apalagi di medan jalan yang licin akibat hujan atau oli. Sangat berbahaya bukan?

Sementara itu, apabila tekanan angin ban kurang, serat baja dalam ban bisa mudah putus. Hal ini kemudian membuat ban jadi mudah meletus. Tak hanya itu, dinding ban jadi dipaksa bekerja lebih berat sehingga dapat melentur secara berlebihan.

#4: Tak Mengganti Ban Setelah 40.000 KM

Penyebab Ban Rusak 3

OtoFriends, sebelumnya OtoSpector sudah pernah membahas mengenai waktu terbaik untuk mengganti ban mobil. Salah satu waktu yang pas ialah ketika odometer mobil telah menunjukkan angka 40 ribu kilometer. Bila pemakaian wajar mobil adalah 15 ribu kilometer per tahun, berarti diperkirakan ban harus diganti setiap 3 tahun sekali.

Biarpun dalam kurun waktu tersebut ban masih tampak bagus, Anda tetap disarankan untuk mengganti ban. Pasalnya, jika usia ban sudah mencapai 10 tahun, fleksibilitas karet ban dan ban akan cenderung mengeras. Ban pun jadi lebih mudah pecah.

Selalu berhati-hati dalam berkendara dan jangan lupa untuk merawat mobil kesayangan Anda. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan sebelum membeli mobil bekas idaman ya!

Jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi independen terpercaya dari otospector.co.id.

Waduh, Ini Ternyata 4 Biang Kerok Penyebab Ban Rusak!

Juli 17, 2019
By jandika
thumbnail-Waduh, Ini Ternyata 4 Biang Kerok Penyebab Ban Rusak!-otospector

OtoFriends, tahukah Anda bahwa mobil dengan kondisi ban rusak sangat berbahaya untuk dikendarai? Tak hanya dapat meletus tiba-tiba, ban yang gundul atau rusak bisa menyebabkan kecelakaan! Berhati-hatilah dan pelajari penyebab ban rusak berikut ini.

#1: Cara Mengemudi yang Agresif

Penyebab Ban Rusak 1

Kebiasaan Anda memacu kendaraan di jalan ternyata bisa berpengaruh pada kondisi ban lho, OtoFriends. Anda yang suka mengebut dan kerap menghantam jalan berlubang harus mulai merubah kebiasaan. Hal ini bisa membuat ban cepat aus, tak rata, bahkan sobek.

Ada 3 tips mengemudi mobil untuk menghindari penyebab ban rusak, yaitu:

  • Kendalikan Kecepatan Mobil

Saat tengah berkendara perhatikanlah kondisi jalan di sekitar. Jangan sampai Anda terus tancap gas dan tak bisa mengontrol mobil saat dihadapkan pada jalan berlubang. Mobil yang masuk ke lubang jalan terus-menerus berpotensi cepat rusak!

  • Pegang Setir dengan Kuat Saat Menghantam Lubang

Saat mobil menghantam lubang, kemungkinan besar setir akan bergoyang mengikuti arah hantaman ban. Redam pergerakan tersebut dengan memegang setir sekuat mungkin. Ban pun akan berada pada kondisi stabil sehingga kerusakan pada ban dan komponen lain bisa diminimalisir.

  • Jangan Mengerem Mendadak

Kadang kala orang refleks menginjak rem ketika mobil masuk ke dalam lubang. Padahal, hal itu sebenarnya tidak baik untuk dilakukan. Hal ini malah bisa merusak ban serta velg karena terkena benturan lebih kuat dengan tepian lubang.

Baca Juga: 4 Komponen Mobil yang Rentan Rusak Karena Jalan Berlubang

 #2: Ukuran Velg Tidak Pas dengan Ban

Mobil Bekas Modifikasi

Terkadang orang ingin mobil miliknya tampak lebih keren dengan mengganti velg bawaan. Nah, saat Anda akan melakukan hal serupa, penting untuk memerhatikan ukuran velg yang pas dengan ban. Bila tidak, kemungkinan besar hal ini bisa merusak ban seiring berjalannya waktu.

Melansir otomotif.kompas.com, ukuran velg yang tak pas dengan ban menyebabkan kerja dinding ban jadi lebih berat. Alasannya, karena hal ini membuat sudut dinding ban jadi menyempit. Ujung-ujungnya, ban jadi benjol alias tak rata dan mudah pecah.

#3: Tekanan Angin Ban yang Tak Pas

Penyebab Ban Rusak 2

Tak sedikit orang yang menganggap sepele soal tekanan angin ban. Di balik itu, tekanan angin yang tak pas bisa berefek buruk pada kondisi ban mobil. Inilah salah satu penyebab ban rusak yang perlu diwaspadai.

Ketika tekanan angin dalam ban terlalu banyak, daya cengkraman rem jadi berkurang. Saat rem diinjak, mobil dapat tergelincir apalagi di medan jalan yang licin akibat hujan atau oli. Sangat berbahaya bukan?

Sementara itu, apabila tekanan angin ban kurang, serat baja dalam ban bisa mudah putus. Hal ini kemudian membuat ban jadi mudah meletus. Tak hanya itu, dinding ban jadi dipaksa bekerja lebih berat sehingga dapat melentur secara berlebihan.

#4: Tak Mengganti Ban Setelah 40.000 KM

Penyebab Ban Rusak 3

OtoFriends, sebelumnya OtoSpector sudah pernah membahas mengenai waktu terbaik untuk mengganti ban mobil. Salah satu waktu yang pas ialah ketika odometer mobil telah menunjukkan angka 40 ribu kilometer. Bila pemakaian wajar mobil adalah 15 ribu kilometer per tahun, berarti diperkirakan ban harus diganti setiap 3 tahun sekali.

Biarpun dalam kurun waktu tersebut ban masih tampak bagus, Anda tetap disarankan untuk mengganti ban. Pasalnya, jika usia ban sudah mencapai 10 tahun, fleksibilitas karet ban dan ban akan cenderung mengeras. Ban pun jadi lebih mudah pecah.

Selalu berhati-hati dalam berkendara dan jangan lupa untuk merawat mobil kesayangan Anda. Pastikan untuk selalu melakukan pengecekan sebelum membeli mobil bekas idaman ya!

Jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi independen terpercaya dari otospector.co.id.

Baca Artikel Lainnya

Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
September 29, 2019
Mobil hatchback selama ini dikenal sebagai mobil yang kompak, gesit, namun soal gaya dan performa tidak kalah dengan mobil-mobil pada segmen lainnya. Boleh dibilang, inilah mobil yang cocok dipergunakan untuk kawasan perkotaan. Dengan karakteristiknya, hatchback umumnya dipergunakan oleh mereka yang sehari-harinya aktif dan tetap trendy. Contohnya, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan ibu-ibu yang sehari-hari sibuk mengurus
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
September 27, 2019
Konon kabarnya, memilih mobil untuk wanita, agak-agak sedikit ribet. Sebab pertimbangan utamanya katanya bukanlah soal teknis belaka. Melainkan juga soal rasa aman, praktis, dan tentu saja modelnya yang harus “cantik”. Menariknya, pengetahuan tentang mobil untuk wanita ini bukan hanya harus diketahui wanita saja. Namun termasuk juga pasangan atau orang tua, yang mungkin akan membelikan mobil
Artikel Terbaru
Baca Artikel Lainnya
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
September 29, 2019
Mobil hatchback selama ini dikenal sebagai mobil yang kompak, gesit, namun soal gaya dan performa tidak kalah dengan mobil-mobil pada segmen lainnya. Boleh dibilang, inilah mobil yang cocok dipergunakan untuk kawasan perkotaan. Dengan karakteristiknya, hatchback umumnya dipergunakan oleh mereka yang sehari-harinya aktif dan tetap trendy. Contohnya, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan ibu-ibu yang sehari-hari sibuk mengurus
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
September 27, 2019
Konon kabarnya, memilih mobil untuk wanita, agak-agak sedikit ribet. Sebab pertimbangan utamanya katanya bukanlah soal teknis belaka. Melainkan juga soal rasa aman, praktis, dan tentu saja modelnya yang harus “cantik”. Menariknya, pengetahuan tentang mobil untuk wanita ini bukan hanya harus diketahui wanita saja. Namun termasuk juga pasangan atau orang tua, yang mungkin akan membelikan mobil
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.
September 20, 2019
Karena mobil yang akan Anda beli bukan mobil baru lagi, maka wajar jika sudah terjadi penurunan kinerja. Penyebabnya, tak lain karena beberapa komponen sumber kelistrikan sudah cukup berumur. Contohnya seperti aki, alternator, maupun segala macam kabel. Kelistrikan yang mulai bermasalah ditandai dengan ketidakstabilan beberapa komponen saat dipergunakan. Misalnya, lampu utama, AC mobil, atau wiper yang