5 Tips Sederhana Merawat Mesin Mobil bagi Pemula

Desember 23, 2016
By jandika
5 Tips Sederhana Merawat Mesin Mobil bagi Pemula-otospector

Sebagai pengendara mobil, tentu Anda ingin mobil Anda awet untuk jangka waktu yang lama. Untuk memastikan mobil tetap bernilai tinggi dan nyaman dikendarai, pengguna mobil harus melakukan perawatan secara rutin, baik secara pribadi maupun dengan servis berkala ke bengkel resmi.

Jika Anda kurang memahami seluk beluk mobil dan perawatannya, setidaknya Anda perlu memahami 5 hal ini agar mobil tetap dalam kondisi prima:

#1: Cek Oli

Waktu Ganti Oli - Tutup Oli Mesin

Oli mobil harus diganti setiap 5.000-10.000 km untuk memastikan mesin mobil tetap bekerja dengan optimal. Salah satu cara mengetahui oli mobil sudah harus diganti adalah dengan meneteskan sedikit oli di tangan Anda dan merasakan apakah terdapat serpihan-serpihan halus di dalamnya. Jika Anda dapat merasakan serpihan atau kotoran, maka sudah saatnya Anda mengganti oli mobil.

Baca juga: 5 Perawatan Mobil Penting yang Kerap Diabaikan

#2: Pastikan Kopling Berfungsi Normal

Tips Cara Merawat Kopling

Tips ini berlaku jika mobil Anda bertransmisi manual. Jika kampas kopling Anda sudah mulai aus, maka perpindahan gigi akan semakin berat dan dapat mengganggu kenyamanan berkendara Anda. Persneling yang sulit dipindah merupakan salah satu indikasi kampas kopling mobil Anda mulai aus.

#3: Isi Air Radiator Secukupnya

Mesin Overheat - Kipas Pendingin

Air radiator berfungsi untuk mendinginkan mesin saat sedang bekerja. Pastikan Anda mengisi air di tabung radiator secara berkala agar mesin dapat bekerja dengan baik. Selain itu, jika Anda cukup sering menggunakan air wiper, isi tabung air wiper dengan air bersih jika air sudah mulai habis.

#4: Periksa Kabel dan Lampu

Kebiasaan Buruk Mesin Mobil

Anda perlu memeriksa kondisi kabel dan lampu mobil Anda secara rutin. Sesekali, Anda akan mendapati kabel yang kendur atau bahkan terputus dan lampu mobil yang mulai redup. Agar tidak bermasalah di jalan, pastikan seluruh kabel dan lampu mobil Anda berada dalam kondisi normal.

Baca juga: Begini Langkah-langkah Merawat Kabin Mobil Sendiri

#5: Perawatan Aki Mobil

Perawatan Aki Mobil

Hal paling mudah untuk merawat aki mobil Anda adalah dengan memastikan air aki berada pada level yang seharusnya, yaitu di antara garis batas penanda. Cara lain untuk mengecek kondisi aki adalah dengan mengukur tegangan aki menggunakan voltmeter. Jika Anda tidak yakin mengenai kondisi aki mobil Anda, Anda dapat memeriksakan mobil ke bengkel terdekat.

Selain lima tips merawat mesin tersebut, Anda juga harus memerhatikan faktor lain yang krusial pada mobil Anda, seperti kondisi ban dan karet wiper. Pastikan ban tidak aus dan karet wiper Anda masih elastis agar tidak mengganggu kenyamanan saat berkendara.

Bagaimana menurut Anda? Sudahkah Anda melakukan kelima tips perawatan mesin tersebut?

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Sama-sama Busi, Tapi Antara Mobil ICE dengan Mobil Hybrid Banyak Bedanya  

Juni 13, 2026
Selain mobil berbahan bakar bensin dengan pembakaran dalam (internal combustion engine – ICE), saat ini kita juga mulai akrab dengan teknologi mobil hybrid dan mobil listrik. Di antara kedua mobil berteknologi terbaru itu, mobil hybrid-lah yang masih rada-rada mirip dengan mobil ICE. Soalnya keduanya sama-sama masih pakai mesin berbahan bakar bensin. Tapi sebenarnya kalau kita
Baca Lebih Lanjut

Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Garansi Pabrikan vs Garansi Mobil Bekas Independen

Juni 11, 2026
Membeli mobil bekas sering menjadi pilihan cerdas bagi banyak masyarakat Indonesia. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, pembeli juga bisa mendapatkan kendaraan dengan fitur yang masih modern dan kondisi yang masih sangat layak pakai. Namun, ada satu hal yang sering membuat calon pembeli ragu, yaitu soal garansi. Tidak sedikit Otofriends yang menemukan mobil
Baca Lebih Lanjut

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut