Ingin Mobil Eropa Bekas Murah? Pikirkan Dulu 5 Hal Berikut

November 06, 2020
By Thomas W
Ingin Mobil Eropa Bekas Murah? Pikirkan Dulu 5 Hal Berikut-otospector

Suka tidak suka, pasar otomotif Indonesia memang didominasi mobil-mobil dengan merek dari Jepang. Jumlahnya hampir 90 persen. Namun dari fakta itu bukan berarti mobil dari negara lain seperti Eropa maupun Amerika tidak diminati. Banyak konsumen mencari mobil Eropa bekas murah karena penurunan harga nya yang cenderung tajam.

Jika dibandingkan dengan mobil-mobil buatan Jepang, mobil Eropa memang berbeda. Yang segera bisa dirasakan adalah build quality-nya yang istimewa. Mobil-mobil ini dikenal sebagai produk yang mengedepankan berbagai keunggulan, baik dalam hal desain, performa, kenyamanan, maupun durabilitas.

Jika Anda salah satu peminat mobil Eropa bekas, mari kita simak beberapa hal yang perlu dipertimbangkan berikut ini.

#1: Harga Beli Relatif Lebih Murah

Mobil Eropa Bekas Masih Diminati

Jangan heran kalau Anda mendapati harga mobil Eropa bekas harganya sangat jatuh dibandingkan harga jual barunya. Padahal mobil-mobil ini sangat nyaman dikendarai dan teknologinya juga lebih maju. Ya, memang begitulah pasar memperlakukan sebuah produk. Kualitas yang baik tidak selalu menentukan tingginya apresiasi masyarakat.

Meski harga relatif murah, tapi sebaiknya jangan tergoda untuk mencari mobil yang harganya sangat murah. Karena biasanya mobil-mobil yang dijual bawah harga wajarnya, punya banyak problem yang harus diselesaikan. Lebih baik harga lebih mahal namun mendapat jaminan kondisinya masih baik.

#2: Harga Spare Part Relatif Mahal

Mobil Eropa Bekas Masih Diminati

Katanya, salah satu persoalan punya mobil Eropa adalah spare part. Bukan hanya persoalan ketersediaan barangnya saja, tapi juga harganya yang relatif mahal. Situasi ini sebenarnya disebabkan karena populasi mobil Eropa memang tidak sebanyak mobil Jepang. Wajar jika akhirnya barang yang langka, diikuti oleh tingginya harga.

Harga eceran spare part memang terkesan mahal. Namun kalau mau proporsional, kita harus membandingkan dengan barang yang kondisinya sama-sama orisinal serta soal daya tahannya. Karena faktanya, beberapa spare part slow moving ternyata harganya relatif sama. Contoh, antara BMW E36 dengan Toyota Great Corolla, harga radiator, kampas rem, kopling, maupun shockbreaker, semuanya sama. Dan harus diingat, spare part mobil Eropa umumnya berumur lebih panjang.

Baca juga: Mudah dan Murah, Ini Langkah-langkah Perawatan Mobil Sendiri di Rumah

#3: Teknologi Lebih Canggih

Mobil Eropa Bekas Masih Diminati

Antara mobil Jepang dengan Eropa, perbedaan lain yang juga bisa dirasakan adalah teknologi. Mobil Eropa umumnya punya teknologi 10 tahun lebih maju. Banyak peranti dan fitur yang sudah tergolong canggih pada masanya. Misalnya pada sistem injeksi, sensor-sensor, atau penggunaan komputer.

Namun karena ini mobil bekas, maka harus diperhatikan juga usia peranti tersebut. Kalau memang sudah tua, kadang bisa muncul kode-kode error pada dashboard atau mungkin fungsinya sudah tidak optimal. Kondisi ini bukan persoalan sederhana, karena untuk membereskannya cukup merepotkan. Sebelum membeli, pastikan masalah semacam ini tidak ada sehingga tidak akan mengganggu nantinya.

#4: Mesin Berkapasitas Besar

Mobil Eropa Bekas Masih Diminati

Karena menyasar berbagai segmen, kapasitas mesin mobil Jepang sangat bervariasi mulai dari 1.000 cc sampai ke kelas premium. Sementara mobil Eropa umumnya punya mesin berkapasitas lebih besar dan strukturnya tidak sederhana. Selain punya konsekuensi dalam konsumsi bahan bakar, mesin semacam ini perawatannya harus memadai. Tidak bisa asal-asalan.

Dari sisi penampilan mesin, tentu saja mobil Eropa terkesan lebih rapi karena umumnya memakai cover. Beda dengan mobil Jepang yang kesannya “berantakan”, karena terdapat kabel-kabel dan jalur-jalur pipa. Mesin terlihat terbuka sehingga rawan jadi tempat berkumpulnya kotoran.

Hal yang sering dikeluhkan dari mobil Eropa bekas adalah sistem kelistrikan. Seringkali sistem ini dibangun begitu rumit, sehingga jika ada masalah akan merepotkan. Padahal mungkin persoalannya sepele, seperti soket kendur atau kabel putus, tapi penyelesaiannya bisa cukup memakan waktu dan tenaga.  

#5: Perhitungkan Biaya Pemeliharaan

Mobil Eropa Bekas Masih Diminati

Saat membeli mobil Eropa bekas, sebaiknya jangan hanya kuat saat beli di awal saja. Perhitungkan juga biaya-biaya lain yang pasti akan timbul. Misalnya biaya perbaikan jika nantinya ada spare part yang sudah tua dan butuh diganti. Belum lagi biaya servis dan pemeliharaan rutin yang pastinya tidak sama dengan mobil-mobil Jepang.   

Faktor yang tidak boleh dilupakan adalah biaya bahan bakar. Maklum, karena umumnya berkapasitas mesin yang lebih besar, maka konsumsi BBM pada mobil Eropa biasanya lebih boros dibandingkan pada mobil Jepang. Jika nantinya akan digunakan sebagai mobil harian, soal ini jangan diabaikan.

Baca juga: Manfaatkan Test Drive Saat Beli Mobil Bekas. Ini 5 Hal Yang Harus Dikerjakan

Masih Tetap Berminat Beli Mobil Eropa Bekas?

Jika setelah mempertimbangkan 5 hal di atas dan Anda masih berniat membeli mobil incaran Anda, tips terakhir dari kami adalah untuk jangan terburu-buru saat membeli mobil Eropa bekas.

Karena biaya perbaikan yang relatif lebih mahal jika dibandingkan dengan mobil Jepang, kita harus betul-betul cermat dalam memilih. Jika Anda ragu dengan kondisinya, gunakan jasa inspeksi mobil bekas sebelum membeli agar Anda tidak terbebani biaya perbaikan yang besar nantinya.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Catet Nih Dari AT Sampai HT Ban Recomended Buat Road Trip Mobil

Juni 28, 2026
Siapa sih yang nggak suka road trip? Tinggal ajak keluarga atau bestie, isi bensin full, putar playlist favorit, terus gas buat eksplor tempat-tempat baru. Dibanding naik transportasi umum, road trip pakai mobil pribadi jelas lebih asyik karena Otofriends bebas nentuin tujuan, berhenti kapan aja, bahkan bisa sekalian hunting kuliner atau foto-foto di spot kece. Tapi,
Baca Lebih Lanjut

Mobil Bekas Ditawar Tinggi dan Cepat Laku, Karena Ada Garansinya

Juni 27, 2026
Ketika pertama kali beli mobil bekas, pasti tidak ada orang yang kepikiran untuk cepat-cepat dijual.  Karena logikanya, kalau memang ingin cepat-cepat dijual, buat apa beli mobil?  Apalagi untuk dapat mobil yang benar-benar cocok di hati tidaklah gampang. Baik dari kualitas barang maupun harganya.  Tetapi kalau ada alasan tertentu yang gak bisa dihindari sehingga mobil harus
Baca Lebih Lanjut

Garansi Mobil Bekas Ternyata Bikin Biaya Punya Mobil Bisa Lebih Hemat

Juni 26, 2026
Di tengah kondisi ekonomi yang lagi gak menentu, beli mobil bekas tentu jadi langkah yang masuk akal, bahkan bijaksana.  Pastinya, alasan utama orang memilih beli mobil bekas tentu karena harganya yang lebih ekonomis. Bahkan terpaut jauh dibanding beli mobil baru.  Dengan harga yang jauh lebih murah, kondisi mobil juga masih sangat layak. Apalagi kalau mobil
Baca Lebih Lanjut