
Di bursa mobil bekas, konon ada batas angka psikologis soal harga mobil bekas yang masih layak dimiliki, tetapi harga sudah cukup murah, yaitu Rp100 juta.
Dengan dana segitu, kita masih bisa dapat mobil-mobil yang layak pakai. Penampilan masih segar, performa tidak mengecewakan.
Terutama kalau pilihannya mobil di segmen yang populer, kayak MPV dan Hatchback; dari pabrikan Jepang.
Menariknya, meski harga relatif terjangkau, bukan berarti kualitas dari mobil-mobil bekas di bawah Rp100 juta, sudah tidak layak ya!
Kalau Otofriends beruntung, bisa dapat mobil-mobil pemakaian pribadi yang terawat.
Karena itu sebelum beli, pastikan mobil sudah diinspeksi oleh jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Lengkapi juga dengan garansi mobil bekas Otospector, biar mobil makin nyaman dipakainya.
Nah, biar gak penasaran, kita lihat saja daftar mobil bekas di bawah 100 juta ini:

Sumber: Cintamobil
Sebagai mobil pilihannya konsumen kelas pemula dan juga taksi online, keandalan Agya tak perlu diragukan. Terutama untuk pemakaian harian di kawasan perkotaan.
Mesin cukup tangguh, kabin lega, irit BBM, dan gesit untuk penggunaan sehari-hari, di tengah lalu-lintas padat perkotaan.
Pilihan terbaik, Agya generasi kedua tahun-tahun pertama, yaitu 2017 atau sudah facelift. Pilihan varian mesinnya 1.000 cc dan 1.200 cc, berteknologi VVT-i.


Sumber: Carousell
Awalnya Brio hadir secara CBU karena belum ada program LCGC. Brio bertahun produksi 2012-2014 inilah yang bisa ditemukan dengan anggaran di bawah 100 juta.
Kalau penasaran dengan versi LCGC-nya atau Brio Satya, silakan lirik tahun-tahun produksi 2015-2016. Harganya juga sudah masuk.
Kedua varian itu tentu perbedaannya cukup banyak; terutama fitur maupun maupun build quality-nya. Tetapi soal perawatan, sama-sama mudah, tidak ada masalah.

Sumber: Astra Otoshop
Populer di segmen pemula dan taksi online, jadi bukti ketangguhan Sigra untuk pemakaian harian, di kawasan perkotaan.
Mesinnya cukup tangguh, irit BBM, dan ramah lingkungan. Kursi tiga baris, cukup untuk 7 penumpang.
Pilihan terbaik Sigra tahun 2016-2017, tipe ada D dan M (1.000 cc) kemudian X dan R (1.200 cc). Transmisi manual dan matic.

Sumber: Blibli
Low MPV yang dikenal tangguh, mudah perawatan, spare part melimpah, dan aksesori banyak pilihan.
Sebenarnya ada banyak pilihan Avansa di bawah 100 juta. Kalau mau dapat yang paling muda, cari produksi 2012 tipe E, transmisi manual.
Alternatifnya bisa kembarannya yaitu Xenia tahun 2013 atau 2014. Platform-nya sama, fitur-fitur tak banyak berbeda.

Sumber: Wikipedia
Nama Ertiga belakangan makin populer karena nyaman dan irit bahan bakar. Terutama generasi awalnya, tahun 2012-2013.
Meski harus ekstra sabar mencarinya, ada saja kok, Ertiga tahun 2012 tipe GA (terbawah) atau GL (menengah) yang sudah di bawah 100 juta.
Tipe GL sudah ada fitur immobilizer dan power window. Transmisi masih manual.


Sumber: Wikipedia
Di segmen low MPV, Mobilio memang tak begitu unggul. Tetapi produk andalan Honda ini sebenarnya banyak kelebihannya; kabin lega, handing termasuk baik, begitu pula body roll dan feedback setir yang baik.
Pilihan terbaik, Mobilio tahun awal peluncuran, yaitu 2014-2015.
Menariknya, sejak awal diluncurkan, Mobilio matic, sudah pakai transmisi CVT yang dikenal halus perpindahan giginya.

Sumber: Mobil123
Tak begitu populer di pasaran karena cuma dipasarkan 2 tahun. Padahal Spin unggul di desain, suspensi, dan kualitas bodi.
Spin sempat menarik perhatian pasar karena ada varian diesel 1.300 cc, di samping varian mesin bensin 1.200 cc dan 1.500 cc.
Pilihan terbaik, tipe tertingginya yaitu Activ 1.500 cc, dengan transmisi matic.

Sumber: Wikipedia
Dari tongkrongan saja, kita yakin kalau APV sangat lega untuk menampung seluruh keluarga, sampai tetangga.
Kelebihan lain, dengan mesin berkubikasi 1.500 cc, performanya tidak mengecewakan dan cukup tangguh di tanjakan.
Kalau ada kelemahan, sebatas desainnya yang tak banyak berubah sejak 2016.
Pilihan terbaik, APV Arena tahun 2013.

Sumber: Toyota Astra Motor
Innova identik dengan kenyamanan. Soal ini, belum ada kompetitor di kelasnya yang mampu menyaingi.
Mesinnya 2.000 cc yang sangat tangguh untuk berbagai medan sampai ke pelosok. Tetapi tentu konsekuensinya BBM tidak irit.
Pilihan terbaik Innova tahun produksi 2005-2006 atau generasi awal. Umumnya varian mesin bensin dan tipe terendah (tipe E).

Sumber: Mobilbekas.com
Produksinya memang sudah berhenti karena isu emisi. Tetapi unit bekasnya malah justru semakin banyak dicari karena Panther dikenal tangguh.
Mobil ini dikenal spare part-nya melimpah, perawatan mudah, dan bahan bakar murah karena cukup pakai Biosolar.
Kelemahan paling sebatas bunyi mesin dan getarannya yang bikin penumpang tidak nyaman.
Pilihan terbaik, Panther 2007 varian LV atau LM.
Bagikan