
Ketika Otofriends beli mobil baru, fasilitas yang bisa dinikmati sebagai pemilik adalah garansi dan servis gratis di bengkel resmi.
Bagi pemilik, tentu fasilitas ini sangat membantu dalam perawatan rutin mobil. Karena sifatnya gratis alias tidak perlu keluar biaya. Kalau ada yang butuh diperbaiki, tinggal klaim ke bengkel.
Ternyata banyak juga orang jadi penasaran, apakah dalam masa garansi mobil bekas, apakah juga akan mendapat fasilitas perawatan mobil secara rutin alias servis gratis?
Tentu antara garansi mobil baru dengan mobil bekas, ada banyak perbedaan. Tetapi daripada kita menebak-nebak jawabannya, ini dia fakta-faktanya biar jelas:

Sumber: Kompas.com
Pada umumnya pabrikan mobil di Indonesia memberi servis gratis biaya jasa (upah mekanik) sampai periode tertentu. Biasanya sampai jarak tempuh 50.000 km atau 4 tahun.
Pada servis ini biasanya Pemilik tak perlu membayar pengerjaan mekanik. Tetapi tetap harus bayar komponen yang diganti, seperti oli, filter, dll.
Namun ada juga pabrikan tertentu memberikan paket-paket servis khusus. Contohnya Mitsubishi atau BMW/Mini.
Pada paket khusus, bukan saja jasa mekanik, komponen-komponen rutin juga tidak perlu membayar lagi seperti oli mesin, filter oli, filter udara, filter AC, paking baut pembuangan, dll.


Sumber: Jalopytalk
Tujuan servis gratis utamanya adalah memastikan proses adaptasi dari masing-masing komponen mesin.
Dalam proses awal ini terjadi gesekan komponen mesin baru, sehingga muncul partikel logam halus (gram) yang harus dibuang agar tidak menyumbat saluran pelumasan.
Pengecekan kebocoran juga dilakukan untuk memastikan seal dan paking terpasang sempurna. Kemungkinan rembesan dari segala fluida (minyak rem, air radiator, oli transmisi, dll) juga diperiksa, setelah mobil terkena guncangan jalan raya.
Dengan servis gratis, maka akan ada rekam jejak perawatan kendaraan. Bukti catatan ini akan berguna ketika terjadi kerusakan fatal dan Pemilik mengajukan klaim. Tanpa catatan servis, klaim tidak bisa diajukan.
Terakhir, pemeriksaan ECU untuk melihat adanya kemungkinan kode error yang tidak terlihat pada panel instrumen. Maklum, mobil modern sangat bergantung pada sensor dan sistem elektronik.

Sumber: Kompas.com
Garansi mobil bekas tidak mencakup perawatan rutin/berkala, tetapi untuk perbaikan yang dilakukan pada komponen-komponen yang termasuk dalam lingkup perbaikan garansi, maka tidak akan dipungut biaya.
Servis perbaikan ini dilakukan pada komponen-komponen yang ditanggung oleh garansi mobil bekas, yang mencakup: sistem mesin, sistem transmisi, sistem rem, sistem pendingin, dan modul kontrol.
Karena sifatnya perbaikan atas kerusakan yang dijamin, servis ini bukan perawatan rutin.


Sumber: Dokumentasi Otospector
Kalau ada masalah dengan kendaraannya, Pemilik kendaraan cukup menelepon Customer Care dari Garansi Otospector.
Jika posisi kendaraan ada kendala di jalan, maka tim akan segera datang untuk menolong. Layanan ini 24 jam, 7 hari seminggu, di lokasi manapun.
Kendaraan kemudian akan diinspeksi oleh jasa inspeksi mobil bekas untuk menentukan proses perbaikannya, apakah masuk dalam jaminan garansi atau tidak.
Selanjutnya, kendaraan akan direkomendasikan untuk diperbaiki di bengkel rekanan terpercaya Otospector sampai sempurna kembali.
Membeli mobil bekas itu sering kali masih diliputi misteri. Kita tidak pernah tahu pasti, kapan cairan-cairan seperti oli mesin, oli transmisi, air radiator, dll; terakhir diganti.
Dan yang tak kalah penting, apakah jenisnya sudah sesuai dengan anjuran pabrikan.
Karena itu sebaiknya setelah kita membeli mobil bekas, semua fluida atau cairan-cairan di dalam kendaraan kita “reset” jadi nol dengan cara menggantinya.
Bagikan