4 Perilaku Pemilik Ini Berdampak Pada Kondisi Mobil Bekas

Agustus 15, 2019
By Thomas W
4 Perilaku Pemilik Ini Berdampak Pada Kondisi Mobil Bekas-otospector

Ada “kata-kata bijak” dunia otomotif yang menyatakan: kondisi sebuah mobil adalah cerminan dari pribadi pemiliknya. Kalau mobilnya rapi bersih, besar kemungkinan pemiliknya sangat apik dan rapi. Begitu juga sebaliknya.

Jejak peninggalan pemilik terdahulu ini juga tertinggal di mobil bekas yang ditawarkan oleh showroom maupun perorangan. Jadi bisa dibayangkan jika mobil sudah pernah berpindah ke beberapa tangan sebelumnya. Setiap “jejak” dari pemilik tentu menjadi riwayat dari mobil itu ke depannya.

Nah,  apa saja kebiasaan para pemilik mobil yang bisa berdampak terhadap kondisi mobil kemudian? Mari simak:

#1: Tidak tertib dalam servis berkala

Cara Deteksi Kerusakan ECU Mobil

Konon ada satu perilaku buruk pemilik mobil di Indonesia, yakni begitu jadwal servis gratis sudah habis, mereka malas melakukan servis berkala. Batas servis gratis ini memang berbeda-beda pada setiap merek. Akhirnya lamanya masa servis gratis juga jadi penentu kondisi mobil.  

Mobil-mobil semacam ini biasanya dibiarkan tidak dirawat secara teratur, melainkan hanya pada saat ada masalah saja. Beberapa mobil malah cuma diganti oli saja. Sebab ada sebagian pemilik yang beranggapan, nanti kalau kondisi mobil sudah mulai bermasalah, maka tinggal dijual saja.

Baca juga: Ciri-ciri Mobil Bekas Tabrakan. Wajib Tahu Sebelum Beli!

#2: Kebiasaan ketika berada dalam kabin

Cek Interior

Saat melakukan perjalanan, terdapat berbagai kebiasaan pemilik yang berpengaruh ke kondisi kabin mobil. Misalnya, dalam mengonsumsi makanan, merokok, atau menggunakan benda-benda lain yang beraroma kuat.

Semua kebiasaan ini akan tertinggal di dalam kabin mobil, terutama pada jok mobil, plafon, maupun doortrim. Apalagi jika bagian-bagian tersebut masih berbahan kain yang menyerap aroma di sekitar.

#3: Gaya menyetir

Tips Memilih Mobil Bekas

Memang tidak setiap orang memiliki kemampuan teknis yang sama dalam mengemudikan kendaraan. Akibatnya, perlakuan pengemudi terhadap mobilnya berpengaruh terhadap kondisi beberapa komponen. Misalnya, mesin, kaki-kaki, transmisi, bahkan sampai bodi dan chasis (kalau sampai terjadi benturan).

Mobil yang sudah mengalami masalah pada beberapa komponen tentu mempunyai potensi kerusakan lain di kemudian hari. Pilihannya adalah membereskan masalah tersebut, namun itu juga berarti tambahan biaya.

#4: Dipakai oleh banyak tangan

Pengecekan Mesin Mobil Bekas

Ada sebagian mobil yang tidak hanya dipegang oleh satu orang saja, melainkan beberapa orang. Masalahnya, tidak setiap orang memiliki kemampuan teknis serta kepedulian akan perawatan kendaraan yang sama.

Namun kenyataan ini bukan berarti mobil yang dipegang oleh satu orang akan pasti lebih baik dibandingkan banyak tangan. Semua tergantung dari kepedulian para pemegang mobil tersebut.

Baca juga: Daftar Mobil Bekas Tidak Layak Beli. Ada Pilihan Anda?

Saat mobil baru keluar dari pabrik dan dijual oleh dealer, kondisi mobil tersebut sesungguhnya relatif sama baiknya. Perlakuan dari para pemakai dan pemilik yang kemudian berpengaruh pada kondisi mobil, bahkan terhadap nasibnya kelak.

Kita sebagai calon pembeli mobil bekas hanya bisa melakukan pengecekan terhadap kondisi mobil untuk meminimalkan risiko kerusakan di masa mendatang. Jika merasa ragu dan tidak punya kemampuan untuk menentukan kondisi mobil, maka bisa dipakai jasa inspeksi mobil yang independen dan terpercaya. 

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Spesifikasi DFSK E5 Plus, SUV yang Sekali Gas, Jakarta – Mandalika!

Agustus 09, 2026
Para pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang mencari mobil 7 penumpang alias mobil keluarga, umumnya sempat mempertimbangkan untuk membeli DFSK E5 Plus. Maklum, Mid-Size SUV dari PT Sokonindo Autombobile berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dipasarkan sangat kompetitif dengan model-model yang sudah mapan dari merek ternama. Selama GIIAS 2026, E5 Plus dibanderol
Baca Lebih Lanjut

ZEEKR 9X di GIIAS 2026 SUV Hybrid Sultan Bertenaga 1.030 kW, 0-100 Km/Jam Cuma 3,1 Detik

Agustus 08, 2026
Otofriends, kalau kamu mengira mobil listrik dan hybrid premium yang hadir di GIIAS 2026 bakal begitu-begitu saja, sepertinya kamu harus siap melihat sesuatu yang jauh lebih ekstrem. Nama ZEEKR 9X mulai ramai diperbincangkan karena SUV flagship ini disebut-sebut berpotensi meramaikan GIIAS 2026. Namun, perlu digarisbawahi sejak awal, kehadiran resmi ZEEKR 9X di GIIAS 2026 belum
Baca Lebih Lanjut

Audi Q5 Baru Hadir di GIIAS 2026, Dengan Pilihan Nuansa Tengah Malam  

Agustus 07, 2026
Masih dari ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Audi Indonesia di bawah naungan PT Garuda Mataram Motor, meluncurkan generasi terbaru Audi Q5 yang memang telah dinanti-nanti para penggemar brand premium asal Jerman ini. Kehadiran Audi Q5 generasi ketiga ini, melengkapi jajaran produk Audi Q Series di Indonesia yang diawali dari kesuksesan Audi Q7
Baca Lebih Lanjut