Ini Penjelasan Lengkap Sistem Tilang Poin Yang Akan Berlaku
Januari 19, 2025
By Thomas W
Mulai tahun 2025, Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) memberlakukan sistem tilang poin untuk Surat Izin Mengemudi (SIM). Sayangnya menjelang pemberlakuan sistem ini, masyarakat masih bingung soal aturan main dan sanksinya.
Sistem baru ini akan memberikan “modal” 12 poin untuk pemegang SIM dalam setahun. Kalau pengemudi melanggar aturan lalu lintas, maka SIM akan diberi poin tertentu sesuai pelanggaran. Poin akan mengurangi modal di awal.
Kalau pada akhirnya poin awal yang jadi modal sampai habis, akan ada sanksi lebih berat. Sanksi bisa berupa penahanan atau bahkan pencabutan SIM melalui pengadilan.
Dalam sistem poin, yang sering jadi pertanyaan masyarakat adalah jenis-jenis pelanggarannya apa dan berapa poin yang dikenakan pada pelanggaran itu?
Nah, khusus bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat, memang ada beberapa jenis pelanggaran dan poin yang diberlakukan dalam sistem tilang poin? Yuk, kita lihat fakta-faktanya:
#1: Pembagian Kategori Pelanggaran
Sumber: Chubb.com
Sesuai Peraturan Kepolisian No. 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Pendanaan SIM, tilang sistem poin terbagi menjadi dua kategori pelanggaran yaitu: Pelanggaran Lalu-lintas dan Kecelakaan Lalu-lintas.
Di dalam kategori Pelanggaran Lalu-lintas, ada sanksi 1 poin, 3 poin, dan 5 poin. Sedangkan pada Kecelakaan lalu-lintas, sanksinya 5 poin, 10 poin, dan 12 poin.
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id
#2: Kategori Pelanggaran Lalu-lintas
Sumber: Seva.id
A. 1 Poin
Mengganggu fungsi rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.
Mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih tanpa perlengkapan wajib.
Tidak mematuhi perintah polisi.
Melanggar tata cara berhenti, parkir, tidak mengindahkan kendaraan prioritas, dan melanggar aturan penggandengan kendaraan.
Tidak dapat menunjukkan SIM yang sah.
Penumpang di samping pengemudi tidak mengenakan sabuk keselamatan.
Mengemudi tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari atau kondisi tertentu.
Tidak memberikan isyarat saat akan membelok atau berbalik arah.
Tidak memberikan isyarat saat berpindah lajur atau bergerak ke samping.
Tidak menggunakan lajur yang ditentukan, tidak berhenti saat menurunkan penumpang, tidak menutup pintu selama kendaraan berjalan.
Mobil barang untuk mengangkut orang.
Kendaraan angkutan orang tidak sesuai untuk keperluan lain, di luar pelayanan angkutan orang dalam trayek.
B. 3 Poin
Mengemudi dengan kendaraan dipasangi perlengkapan yang mengganggu keselamatan.
Kendaraan tidak dilengkapi pelat nomor yang sesuai.
Tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda.
Roda empat atau lebih tidak memenuhi persyaratan teknis.
Melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan.
Melanggar rambu, marka, alat pemberi isyarat lalu lintas, berhenti, dan parkir.
Melanggar batas kecepatan.
Tidak dilengkapi surat tanda nomor kendaraan bermotor.
Mobil, kereta gandengan tidak dilengkapi keterangan uji berkala.
Penumpang di samping pengemudi tidak pakai sabuk pengaman.
C. 5 Poin
Mengemudikan kendaraan tanpa SIM.
Mengemudi secara tidak wajar dan mengganggu konsentrasi.
Mengemudi kendaraan beroda empat atau lebih tanpa memenuhi persyaratan laik jalan.
Melanggar aturan perintah atau larangan dengan lampu lalu lintas.
Mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan kerusakan kendaraan dan atau barang.
Mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan kerusakan kendaraan dan atau barang.
Yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang.
B. 10 Poin
Merusak rambu lalu lintas, marka jalan, APILL, fasilitas pejalan kaki, dan alat pengaman pengguna jalan.
Mengakibatkan kecelakaan lalu lintas ringan dengan kerusakan kendaraan dan atau barang.
Mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan korban luka ringan dan atau barang.
Yang terlibat kecelakaan lalu lintas, namun secara sengaja tidak menghentikan kendaraan yang dikemudikannya, tidak memberikan pertolongan kepada korban, tidak melaporkan kecelakaan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat; dan tidak memberikan keterangan yang terkait dengan kejadian kecelakaan.
C. 12 Poin
Karena kelalaian menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban luka berat.
Menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban luka berat.
Menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban meninggal dunia.
Garansi Mobil Bekas Otospector
#4: Sanksi Bagi Pelanggar
Sumber: Kompas.com
Bila SIM terkena tilang hingga 12 poin, akan ada sanksi berupa Penalti 1.
Sanksi di tahap Poin 1 adalah penahanan atau pencabutan sementara SIM sebelum putusan pengadilan. Jika pemilik ingin mendapatkan SIM-nya, harus melalui pendidikan dan pelatihan ulang.
Kalau kemudian sudah terkumpul lagi 18 poin, pelanggar akan dikenai Penalti 2. Jika sudah terkena Penalti 1 dan Penalti 2, perpanjangan dan penggantian SIM sudah tidak bisa dilakukan. Pengadilan bisa saja mencabut SIM.
SIM baru bisa didapat lagi kalau waktu sanksi pencabutan sudah berakhir. Hanya saja ada ketentuan bahwa untuk memohon SIM baru ini, harus melaksanakan pendidikan dan pelatihan mengemudi dari awal.
Ada mobil ditawarkan tapi tanpa BPKB. Apakah aman dibeli?
Mau beli mobil bekas, ya harus ada surat-surat lengkap, yaitu BPKB dan STNK asli. Kalau ternyata tidak ada alias bodong, jangan pernah tertarik beli. Meski mungkin harga penawaran murah pakai banget.
Nah, kalau surat-suratnya sudah lengkap, Otofriends tinggal memastikan kondisi mobil secara teknis, apakah layak dibeli.
Kalau Otofriends ingin mengetahui kondisi sebuah mobil bekas, cara terbaik tentunya pakai jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Inspeksi mobil akan dilakukan secara cermat dan profesional. Hasilnya juga akan menggambarkan kondisi mobil sejelas-jelasnya, sehingga kita punya gambaran utuh.
Buat Otofriends yang hobi mengikuti perkembangan dunia otomotif, kalender pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 jelas jadi salah satu agenda yang sayang dilewatkan. Tahun ini, GIIAS kembali digelar bukan cuma di satu kota, melainkan hadir dalam format roadshow ke beberapa wilayah besar di Indonesia. Mulai dari Tangerang, Surabaya, Bandung, Semarang, sampai Makassar, semuanya
Masih banyak yang mikir “Mobil cuma dipakai sesekali, jadi olinya masih aman lah.” Hayo siapa yang masih sering mikir kayak gini? Kalau iya, Otofriends nggak sendirian. Soalnya, masih banyak pemilik mobil yang ngira ganti oli itu cukup nunggu kilometernya tinggi. Padahal, mobil yang lebih sering ngendon di garasi juga tetap wajib ganti oli, lho! Jangan
Masih banyak banget pengemudi yang asal nyalain lampu hazard tanpa tahu fungsi aslinya. Padahal, fitur ini bukan buat bikin mobil kelihatan lebih jelas di jalan, lho. Sering banget kita lihat ada yang nyalain hazard pas hujan deras, berkabut, masuk terowongan, bahkan lagi ngebut di tol. Padahal, itu justru bisa bikin pengendara lain salah paham dan
Buat Otofriends yang mengikuti perkembangan mobil listrik, nama Hyundai Ioniq 3 jelas jadi salah satu yang paling menarik untuk dipantau tahun ini. Setelah diperkenalkan secara global pada April 2026, model listrik terbaru Hyundai ini mulai ramai dibicarakan karena disebut-sebut akan dibawa ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kalau kabar ini benar-benar terealisasi, maka
Salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 bakal dibuka dalam hitungan hari saja, tepatnya akhir Juli 2026. Berbagai isu tentang kemegahan acara itu sudah bisa diintip di berbagai pemberitaan media online. Dari berbagai laporan, diperkirakan kemeriahan acara ini bakal melebihi penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, karena bakal ada
Buat Otofriends yang hobi mengikuti perkembangan dunia otomotif, kalender pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 jelas jadi salah satu agenda yang sayang dilewatkan. Tahun ini, GIIAS kembali digelar bukan cuma di satu kota, melainkan hadir dalam format roadshow ke beberapa wilayah besar di Indonesia. Mulai dari Tangerang, Surabaya, Bandung, Semarang, sampai Makassar, semuanya
Masih banyak yang mikir “Mobil cuma dipakai sesekali, jadi olinya masih aman lah.” Hayo siapa yang masih sering mikir kayak gini? Kalau iya, Otofriends nggak sendirian. Soalnya, masih banyak pemilik mobil yang ngira ganti oli itu cukup nunggu kilometernya tinggi. Padahal, mobil yang lebih sering ngendon di garasi juga tetap wajib ganti oli, lho! Jangan
Masih banyak banget pengemudi yang asal nyalain lampu hazard tanpa tahu fungsi aslinya. Padahal, fitur ini bukan buat bikin mobil kelihatan lebih jelas di jalan, lho. Sering banget kita lihat ada yang nyalain hazard pas hujan deras, berkabut, masuk terowongan, bahkan lagi ngebut di tol. Padahal, itu justru bisa bikin pengendara lain salah paham dan
Buat Otofriends yang mengikuti perkembangan mobil listrik, nama Hyundai Ioniq 3 jelas jadi salah satu yang paling menarik untuk dipantau tahun ini. Setelah diperkenalkan secara global pada April 2026, model listrik terbaru Hyundai ini mulai ramai dibicarakan karena disebut-sebut akan dibawa ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kalau kabar ini benar-benar terealisasi, maka
Salah satu pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 bakal dibuka dalam hitungan hari saja, tepatnya akhir Juli 2026. Berbagai isu tentang kemegahan acara itu sudah bisa diintip di berbagai pemberitaan media online. Dari berbagai laporan, diperkirakan kemeriahan acara ini bakal melebihi penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, karena bakal ada
Buat Otofriends yang hobi mengikuti perkembangan dunia otomotif, kalender pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 jelas jadi salah satu agenda yang sayang dilewatkan. Tahun ini, GIIAS kembali digelar bukan cuma di satu kota, melainkan hadir dalam format roadshow ke beberapa wilayah besar di Indonesia. Mulai dari Tangerang, Surabaya, Bandung, Semarang, sampai Makassar, semuanya
Masih banyak yang mikir “Mobil cuma dipakai sesekali, jadi olinya masih aman lah.” Hayo siapa yang masih sering mikir kayak gini? Kalau iya, Otofriends nggak sendirian. Soalnya, masih banyak pemilik mobil yang ngira ganti oli itu cukup nunggu kilometernya tinggi. Padahal, mobil yang lebih sering ngendon di garasi juga tetap wajib ganti oli, lho! Jangan
Masih banyak banget pengemudi yang asal nyalain lampu hazard tanpa tahu fungsi aslinya. Padahal, fitur ini bukan buat bikin mobil kelihatan lebih jelas di jalan, lho. Sering banget kita lihat ada yang nyalain hazard pas hujan deras, berkabut, masuk terowongan, bahkan lagi ngebut di tol. Padahal, itu justru bisa bikin pengendara lain salah paham dan