Ini 5 Indikasi Cross Joint Kopel Bermasalah

Juni 27, 2022
By Thomas W
Ini 5 Indikasi Cross Joint Kopel Bermasalah-otospector

Cross joint kopel atau kadang disebut sebagai joint kopel saja, berfungsi menghubungkan dua poros yang tidak segaris sumbunya. Di mobil terdapat beberapa poros yang sumbunya tidak segaris. Contoh poros output transmisi dengan poros roda depan (pada mobil FWD) atau gardan (pada RWD).

Karena faktor usia dari mobil, cross joint kopel bisa saja bermasalah. Adanya keausan pada beberapa bagian cross joint, bisa mengakibatkan laju mobil tidak seimbang. Pada mobil bekas yang sudah cukup berusia, tentu risiko ini semakin besar.   

Agar bisa memahami letak persoalan dari cross joint kopel, yuk kita lihat indikasi kerusakannya:

#1: Mobil Menghentak Tiba-tiba

Cek Mobil Setelah Perjalanan Jauh

Cross joint yang rusak akan mengakibatkan perputarannya tidak konsisten. Akibatnya ketika mobil berakselerasi atau percepatan, mobil bisa tiba-tiba menghentak.

Pada mobil bertransmisi manual, gejala ini makin terasa. Terutama saat berpindah gigi, mobil akan tersentak-sentak. Kadang begitu kuat. Jelas ini mengganggu kenyamanan, serta membahayakan pengguna jalan lain.

Kalau kondisi ini sudah semakin parah, sebaiknya segera hentikan mobil, meski di pinggir jalan sekalipun. Bawa ke bengkel segera, agar tidak terlambat dan merusak komponen lain.

#2: Muncul Bunyi Seperti Dengung

6 Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Beli Mobil Bekas

Akibat cross joint yang rusak, maka putarannya cenderung tidak seimbang. Kondisi inilah yang menimbulkan bunyi dengung yang berasal dari bawah mobil.

Jika kondisi ini didiamkan, maka lama-kelamaan akan muncul bunyi kasar yang mengganggu. Bunyi berasal dari perputaran gardan yang tidak seimbang telah mencapai komponen lain di sekitarnya.

Kondisi ini punya risiko, komponen tersebut akan rusak karena terhantam gardan.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id

Baca juga: 4 Langkah Memeriksa Kaki-Kaki Mobil Bekas

#3: Mobil Terasa Bergetar

Ini 5 Indikasi Cross Joint Kopel Bermasalah

Getaran yang dirasakan berbeda dengan getaran normal sehari-hari. Bahkan getaran ini tetap terasa di saat mobil sedang melintas pada jalan yang tidak mulus.

Getaran berasal dari cross joint yang aus atau rusak sehingga keseimbangannya berkurang. Getaran ini cukup hebat bahkan merembet sampai ke kabin.

Jika Otofriends sudah merasakan gejala ini, sebaiknya segera ditangani di bengkel. Pasalnya, tidak menutup kemungkinan kerusakan akan merembet ke komponen lain.

#4: Usia Mobil Yang Sudah Tua

6 Mobil Harga 20 Jutaan Ini Masih Layak Dilirik

Usia mobil bisa seringkali berhubungan dengan kondisi cross joint.

Pada mobil-mobil yang sudah berusia di atas 10 tahun, ada kemungkinan cross joint kopel mengalami keausan. Akibatnya laju mobil jadi tidak seimbang.

Pemeriksaan cross joint juga perlu dilakukan pada jika mobil pernah mengalami tabrakan. Benturan yang keras bisa berakibat cross joint bengkok dan tidak bekerja optimal.

#5: Kaki-kaki Tidak Seimbang

5 Problem Mobil Avanza Bekas Yang Jarang Diungkap. cross joint kopel

Khusus pada mobil RWD, cross joint sering bermasalah karena sering mendapat beban yang berat. Apalagi sistem penggerak ini mengandalkan ban depan sebagai penggerak.

Beban berat membuat cross joint jadi lebih cepat aus. Sehingga akibatnya kaki-kaki mobi jadi tidak seimbang.

Otofriends bisa memeriksa kondisi ini dengan memutar kemudi ke arah kanan dan kiri. Jika posisi ban atau kaki-kaki tampak tidak seimbang, ada kemungkinan cross joint sudah bermasalah.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: 4 Hal Yang Perlu Kita Tahu Tentang Shockbreaker Mobil

Bagaimana memastikan cross joint mobil bekas yang hendak kita beli dalam kondisi baik?

Cross joint kopel mobil sebenarnya tidak mudah rusak. Namun karena faktor usia dan juga pemakaian yang tinggi, komponen ini juga bisa mengalami keausan. Mau tidak mau, Otofriends harus mengetahui kondisi cross joint yang sebenarnya.

Untuk tahu kondisi cross joint mobil bekas dan efeknya terhadap kendaraan, jangan ragu menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan prosedur inspeksi di 150 titik, Otofriends akan dapat gambaran tentang kondisi mobil secara keseluruhan. Hasilnya jadi referensi dalam pengambilan keputusan pembelian.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Getar dan Nglitik, Ini Tanda-tanda Busi Mobil Harus Diganti

Juni 05, 2026
Dalam perawatan rutin kendaraan, salah satu prosedur yang harus dilakukan secara berkala adalah penggantian busi. Periode penggantian busi tergantung pada bahan busi yang dipakai. Kalau busi standar yang berbahan nikel, biasanya pergantian setiap 20.000 km sampai 40.000 km. Berbeda dengan busi iridium atau platinum yang daya tahannya lebih lama, penggantian bisa sampai 80.000 km –
Baca Lebih Lanjut

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut