
Pernah nggak sih, Otofriends, lagi asyik berkendara tiba-tiba setir mobil terasa bergetar? Kondisi seperti ini memang cukup sering terjadi dan biasanya langsung membuat perjalanan terasa kurang nyaman.
Dalam beberapa kasus, getaran pada setir juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen mobil.
Sayangnya, masih banyak pengemudi yang menganggap getaran setir sebagai hal sepele. Padahal, jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama tanpa pengecekan, masalah kecil tersebut bisa berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius dan tentunya membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Karena itu, penting bagi Otofriends untuk mengetahui apa saja penyebab setir mobil bisa bergetar saat berkendara. Dengan mengetahui penyebabnya sejak awal, Otofriends bisa segera melakukan pengecekan dan perbaikan sebelum kerusakan menjadi semakin parah.
Nah, berikut ini beberapa penyebab setir mobil bergetar yang paling sering terjadi.

Salah satu penyebab paling umum setir mobil bergetar adalah ban yang tidak balance. Kondisi ini biasanya terjadi karena distribusi berat roda tidak merata.
Ban yang tidak seimbang sering terjadi setelah ban digunakan dalam waktu lama atau setelah mengganti ban tanpa melakukan proses balancing di bengkel.
Beberapa ciri ban yang tidak balance antara lain:
Solusi untuk masalah ini sebenarnya cukup sederhana. Otofriends hanya perlu melakukan balancing roda di bengkel agar putaran roda kembali stabil.

Ban mobil yang sudah aus atau permukaannya tidak rata juga bisa menyebabkan setir bergetar. Permukaan ban yang tidak rata membuat roda berputar tidak stabil saat mobil melaju.
Beberapa penyebab ban aus tidak merata antara lain:
Jika kondisi ini dibiarkan, ban bisa semakin cepat rusak dan getaran pada setir akan semakin terasa.
Karena itu, Otofriends sebaiknya rutin mengecek kondisi ban dan melakukan rotasi ban secara berkala agar tingkat keausannya lebih merata.
Velg mobil yang bengkok juga bisa menjadi penyebab setir mobil bergetar. Biasanya kondisi ini terjadi setelah mobil menghantam lubang besar di jalan atau terbentur trotoar.
Velg yang sudah tidak presisi membuat putaran roda menjadi tidak stabil. Akibatnya, getaran akan terasa hingga ke setir mobil.
Jika velg hanya sedikit bengkok, biasanya masih bisa diperbaiki di bengkel khusus velg. Namun jika kerusakannya cukup parah, velg sebaiknya segera diganti agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.
Bearing roda berfungsi membantu roda berputar dengan halus dan stabil. Jika komponen ini mulai aus atau rusak, putaran roda akan menjadi tidak sempurna dan dapat menyebabkan getaran pada setir.
Biasanya, kerusakan bearing roda juga disertai beberapa tanda lain seperti:
Jika Otofriends merasakan gejala seperti ini, sebaiknya segera lakukan pengecekan di bengkel. Bearing roda yang rusak perlu segera diganti agar tidak merusak komponen lainnya.

Komponen suspensi seperti bushing, tie rod, dan ball joint juga bisa menjadi penyebab setir mobil bergetar jika kondisinya sudah mulai aus atau longgar.
Sistem suspensi berfungsi menjaga kestabilan roda saat mobil melaju di berbagai kondisi jalan. Jika salah satu komponennya bermasalah, getaran dari roda bisa langsung terasa hingga ke setir.
Beberapa tanda masalah pada suspensi antara lain:
Jika Otofriends sudah merasakan gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kaki-kaki mobil di bengkel terpercaya.
Jika getaran setir terasa saat melakukan pengereman, kemungkinan penyebabnya adalah cakram rem yang tidak rata atau bergelombang.
Cakram rem bisa berubah bentuk karena panas berlebih atau usia pemakaian yang sudah cukup lama. Ketika kampas rem menjepit cakram yang tidak rata, getaran akan terasa hingga ke setir mobil.
Solusi untuk masalah ini biasanya dengan:
Spooring adalah proses menyelaraskan posisi roda agar kembali sesuai dengan standar pabrikan. Jika posisi roda tidak sejajar, mobil bisa mengalami berbagai masalah, termasuk setir bergetar.
Beberapa gejala roda yang perlu spooring antara lain:
Karena itu, Otofriends disarankan melakukan spooring setiap 10.000 km atau ketika mulai terasa ada gejala tidak normal pada kemudi.
Walaupun terlihat sepele, getaran pada setir mobil sebenarnya bisa menjadi tanda awal adanya kerusakan pada kendaraan.
Jika diabaikan, kondisi ini bisa menimbulkan beberapa risiko seperti:
Karena itu, penting bagi Otofriends untuk segera melakukan pengecekan jika setir mobil mulai terasa bergetar.
Supaya masalah ini tidak terjadi, ada beberapa langkah sederhana yang bisa Otofriends lakukan, yaitu:
Perawatan sederhana seperti ini bisa membantu menjaga kondisi roda dan sistem kemudi tetap optimal.
Setir mobil yang bergetar bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari ban yang tidak balance, velg bengkok, bearing roda rusak, ban aus, cakram rem bergelombang, hingga masalah pada sistem suspensi.
Walaupun terlihat seperti masalah kecil, kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat mempengaruhi kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.
Jika Otofriends mulai merasakan getaran pada setir mobil, sebaiknya segera lakukan pengecekan di bengkel agar penyebabnya bisa diketahui lebih cepat.
Dengan perawatan yang rutin dan pemeriksaan berkala, mobil akan tetap nyaman, aman, dan siap digunakan untuk perjalanan jauh sekalipun.
Jadi, kalau setir mobil sudah mulai bergetar, jangan ditunda ya, Otofriends. Lebih baik segera diperiksa agar masalahnya bisa cepat diatasi sebelum menjadi lebih besar.
Bagikan