Ganti Oli Sesuai Km atau Bulan? Berikut Fakta-faktanya

September 27, 2023
By Thomas W
Ganti Oli Sesuai Km atau Bulan? Berikut Fakta-faktanya-otospector

Pergantian oli mobil adalah salah satu hal yang penting untuk dilakukan secara rutin. Mengganti oli mobil dapat membantu menjaga kinerja mesin dan mencegah kerusakan.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Namun, kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengganti oli mobil agar kondisi mobil tetap prima? Apakah berdasarkan bulan atau kilometer? Berikut ini fakta-faktanya:

#1: Ada Dua Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Oli

 Ganti Oli Sesuai Km atau Bulan

Dua faktor tersebut adalah kondisi fisik dan jarak tempuh. Kondisi fisik oli dapat dilihat dari perubahan warna, kekentalan, dan kotoran yang terdapat di dalamnya. Jarak tempuh adalah jarak yang telah ditempuh oleh mobil sejak oli terakhir kali diganti.

Warna oli yang hitam pekat, kekentalan yang berkurang, dan kotoran yang banyak, menunjukkan bahwa oli sudah tidak layak digunakan.

Oli yang sudah rusak akan berkurang kemampuannya untuk memberikan pelumasan dan pendinginan pada mesin. Hal ini dapat menyebabkan mesin menjadi cepat panas, suara mesin jadi kasar, dan kinerja mesin menurun. Cepatlah untuk membawa mobil ke bengkel.

Baca juga: Begini Cara Cek Oli Mobil Pakai Dipstick

#2: Jarak Tempuh Juga Mempengaruhi Umur Oli.

 Ganti Oli Sesuai Km atau Bulan

Semakin sering kita mengemudi, semakin cepat oli akan habis. Oli yang habis akan berkurang volumenya dan tidak dapat menjangkau semua bagian mesin. Hal ini dapat menyebabkan gesekan antar komponen mesin meningkat dan mengakibatkan kerusakan.

Oleh karena itu, kita harus ganti oli mobil secara berkala, baik berdasarkan bulan maupun kilometer. Umumnya, produsen mobil merekomendasikan untuk melakukan penggantian oli mobil setiap 10.000 km atau 6 bulan, tergantung mana yang lebih dulu tercapai.

Namun, angka ini bisa berbeda-beda tergantung pada jenis oli dan kualitas oli yang digunakan, kondisi jalan, gaya berkendara, dan cuaca.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#3: Untuk Mengantisipasi Kerusakan, Perhatikan Lampu Indikator Oli.

 Ganti Oli Sesuai Km atau Bulan

Lampu ini akan menyala jika ada masalah dengan sistem oli, seperti tekanan rendah atau volume kurang. Lampu ini menjadi tanda bahwa oli sudah berkurang dan kita harus segera mengganti oli atau membawa mobil ke bengkel.

Selain mengganti oli mesin, kita juga harus mengganti oli gardan atau transmisi sesuai dengan petunjuk buku manual mobil. Oli gardan berfungsi untuk melumasi komponen transmisi dan mencegah gesekan. Oli gardan juga bisa berubah menjadi kotor dan kental sehingga perlu diganti secara rutin.

Baca juga: 4 Cara Memilih Oli yang Tepat untuk Mobil Anda

Bagaimana cara mengecek kondisi oli dari sebuah mobil bekas?

Memilih dan membeli mobil bekas sebaiknya tidak asal beli tanpa diperiksa kondisinya. Salah memilih mobil bekas, maka konsekuensinya bisa berakibat panjang di masa datang.

Kalau ada tanda-tanda mobil bekas mengalami kebocoran oli, maka pastikan kondisinya dengan bantuan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Melalui proses inspeksi yang cermat di lebih dari 150 titik, Otofriends akan memperoleh gambaran mobil tersebut secara menyeluruh.

Hasil laporan inspeksi nantinya akan berguna untuk memutuskan pilihan terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Toyota Land Cruiser FJ Bikin Heboh Booth Toyota di GIIAS 2026, Ini Spesifikasinya!

Agustus 05, 2026
Di tengah ramainya perhatian publik kepada deretan mobil-mobil elektrifikasi di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2026, ternyata PT. Toyota Astra Motor (TAM) masih sanggup memaksa pengunjung mampir dan berdecak kagum di booth-nya. Barang sejenak, publik tersihir oleh Toyota Land Cruiser FJ, compact SUV off-roader yang kehadirannya September tahun lalu di Tokyo Mobility Show juga
Baca Lebih Lanjut

Mitsubishi New Xforce HEV Hadir di GIIAS 2026 Bisa Tempuh 1.000 Km! Ini Spesifikasinya

Agustus 04, 2026
Otofriends, Mitsubishi akhirnya ikut meramaikan persaingan mobil hybrid di Indonesia lewat New Xforce HEV. Menariknya, SUV kompak ini bukan sekadar Xforce biasa yang ditambahkan motor listrik. Mitsubishi membawa sistem hybrid generasi kedua yang diklaim mampu memberikan sensasi berkendara lebih halus, senyap, responsif, sekaligus efisien. Setelah resmi diperkenalkan di Indonesia pada 16 Juli 2026, New Xforce
Baca Lebih Lanjut

Jetour T2 i-DM Resmi Tampil di GIIAS 2026! Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km

Agustus 03, 2026
Segmen SUV di Indonesia semaakin ramai dengan kehadiran berbagai model elektrifikasi. Salah satu yang sukses mencuri perhatian di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 adalah Jetour T2 i-DM, SUV bergaya boxy yang menggabungkan desain tangguh khas kendaraan petualang dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Otofriends, jika sebelumnya Jetour dikenal lewat model Dashing
Baca Lebih Lanjut