Download Aplikasi OTOS
Install

Cara Melihat Level Air Aki Mobil Yang Masih Aman

September 12, 2025
By Thomas W
Cara Melihat Level Air Aki Mobil Yang Masih Aman-otospector

Ada berbagai cara untuk melihat level air aki mobil. Walaupun pada dasarnya, semua sama-sama akan melihat ketinggian air dan membandingkannya dengan batas minimal (lower level) dengan batas maksimal (upper level).

Bukan cuma melihat levelnya. Saat mengontrol air aki dan menambahkannya, yang tak kalah penting adalah memahami cara mengisi air aki yang benar.

Jangan sampai gara-gara cara pengisian yang salah, aki malah rusak atau pendek usia pakainya. Karena kesalahan saat pengisian akan berakibat negatif.

Bagaimana cara melihat level air aki mobil yang aman dan apa saja yang harus diperhatikan? Yuk, kita lihat penjelasannya:

#1: Mengontrol Level Air Aki

Mengontrol level air aki

Sumber: Astraotoshop.com

Level air aki harus dikontrol berkala. Idealnya, dikontrol sebulan sekali.

Kalau mobil dipakai setiap hari atau sering melakukan tugas berat, pengontrolan harus lebih sering. Karena pada mobil-mobil semacam ini, penurunan level air aki akan lebih cepat.

Pada dinding aki akan selalu ada penanda tas maksimal dan minimal ketinggian air. Kita tinggal melihat posisi air di setiap di masing-masing lubang aki.

Ingat, ketinggian air aki di setiap lubang tidak selalu sama!

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

#2: Cara Melihat Level Air Aki Mobil

Cara melihat level air aki mobil

Sumber: Yuasa Batteries

Pada dasarnya, melihat level air aki adalah membandingkan ketinggian air dengan batas minimal dengan batas maksimal.

Pastikan air harus ada di antara kedua batas itu.

Kalau memungkinkan, kita bisa melihat level air dari permukaan dinding aki. Tetapi sering kali letak aki di dalam mesin, membuat kita sulit melihatnya.

Cara pertama dan termudah, adalah membuka tutup lubang aki dan mengintip dari atas.

Kalau diperhatikan, di dalam lubang terdapat semacam selongsong berwarna hitam. Jika air sudah menyentuh selongsong, maka air ada di posisi aman.

Sedangkan batas minimal air aki, patokannya ada di sel aki. Jadi kalau airnya terlihat menyentuh sel bagian atas, artinya air sudah ada di garis minimal.

Baca juga: Jangan Salah, Ini Cara Merawat Mobil Yang Jarang Dipakai

#3: Melihat Dengan Bantuan Tutup Lubang Aki

Melihat dengan bantuan tutup lubang aki

Sumber: Lazada.co.id

Pada aki merek tertentu, pada bagian dalam tutup lubang aki ada semacam batangan yang memanjang ke bawah.

Batang tersebut bisa dimanfaatkan untuk melihat level air aki. Jika batangan terlihat basah, artinya ketinggian air dalam posisi aman.

Namun jika posisi batang tidak basah, maka level air sudah di bawah batas minimum.

Cara ini bisa juga digantikan dengan menggunakan batang padat (seperti kayu atau plastik) yang dicelupkan ke dalam lubang aki.

Dari basahnya batang tersebut kita bisa mengukur kira-kira ketinggian akinya.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Ketinggian Air Aki Yang Baik

Ketinggian air aki yang ideal

Sumber: JNEWS online

Air aki harus selalu berada di antara batas maksimal dan minimal. Tidak boleh lebih atau kurang.

Jika air ada di bawah batas minimal, penyimpanan tegangan aki akan berkurang sehingga aki akan tekor. Usia pakai aki juga akan pendek.

Sedangkan jika air ada di atas batas maksimal, kerena mengisinya terlalu penuh, maka bisa terjadi penguapan. Akibatnya tutup lubang akan berkerak.

Kerak ini kemudian juga akan menjalar ke kutub-kutub aki. Akibatnya aki jadi kotor bahkan bisa membuat usia pakai aki lebih pendek.

#5: Waktu Yang Tepat Mengisi Air Aki

Waktu yang tepat mengisi air aki

Sumber: Kompas.com

Mengisi air aki sebaiknya dilakukan pada mesin yang dingin atau kalau habis dipakai, maka ditunggu sejenak sampai agak dingin.

Alasannya tentu soal keamanan dan kenyamanan, mengingat suhu mesin yang panas bisa menyebabkan luka bakar.

Suhu yang ekstrem juga dapat memengaruhi proses pengisian aki. Aki akan lebih efisien diisi dalam kondisi suhu yang lebih stabil.

Baca juga: Pentingnya Selang Reservoir Mobil

Benarkah kelistrikan mobil-mobil Eropa lebih kompleks dibandingkan mobil-mobil Jepang?

Dalam hal kelistrikan, mobil-mobil produksi benua Eropa memang lebih rumit. Akibatnya, ketika terjadi masalah, maka penyelesaiannya juga tidak sederhana. Dibutuhkan ketelatenan dan keahlian tersediri dari mekanik.

Untuk memastikan kelistrikan mobil bekas pilihanmu dalam kondisi baik, percayakan inspeksinya kepada jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Melalui inspeksi mobil secara cermat, sebuah mobil bekas dapat diketahui kondisinya secara obyektif. Dengan kinerja yang baik, maka performanya juga bisa maksimal.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut

Bengkel Spesialis Mobil Eropa di Jabodetabek Rekomendasi Otospector, Biar Nggak Salah Tempat Servis!

Mei 29, 2026
Buat Otofriends pengguna mobil Eropa, pasti udah paham kalo biaya perawatan mobil Eropa itu nggak bisa disamain sama mobil Jepang pada umumnya. Bukan berarti selalu mahal, tapi memang butuh penanganan yang lebih detail karena teknologi, sensor, sampai konstruksi mesinnya biasanya lebih kompleks. Makanya, salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah servis mobil Eropa di bengkel
Baca Lebih Lanjut