Fungsi Carbon Cleaner Untuk Perawatan Mobil

Mei 10, 2024
By Thomas W
Fungsi Carbon Cleaner Untuk Perawatan Mobil-otospector

Fungsi carbon cleaner untuk perawatan mobil jelas sangat penting. Tentu saja alasannya karena ruang bakar mesin akan selalu kotor akibat pemakaian sehari-hari. Meski proses ini alamiah, namun akibatnya ternyata cukup serius, yaitu performa kendaraan akan terus menurun. Di sinilah carbon cleaner diperlukan.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Agar pemakaian carbon cleaner efektif dalam membersihkan ruang bakar, kita harus paham jenisnya, cara penggunaan, dan pemilihan jenis carbon cleaner yang tepat. Karena masalahnya tidak semua carbon cleaner cocok untuk semua jenis mesin. Tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan. 

Apa saja fungsi carbon cleaner untuk perawatan mobil? Mari kita lihat satu per satu pembahasannya:

#1:  Alasan Penggunaan Carbon Cleaner

Fungsi Carbon Cleaner

Sumber: carparts.com

Carbon cleaner fungsi utamanya adalah untuk membersihkan ruang bakar di mesin mobil. 

Karena terus menerus bekerja dan melakukan pembakaran, ruang mesin akan dipenuhi dengan karbon. Masalahnya, tumpukan karbon ini akan membuat performa kendaraan akan semakin menurun.

Bukan cuma sekadar performa, karbon di ruang bakar juga membuat konsumsi bahan bakar jadi boros (sampai 30%), meningkatnya emisi gas buang berbahaya, mesin mengalami knocking, bahkan kerusakan pada beberapa komponen seperti piston, ring piston, dan katup.

Baca juga: Penyebab Volume Oli Mesin Berkurang Drastis

#2: Jenis-jenis Carbon Cleaner dan Manfaatnya 

Fungsi Carbon Cleaner

Sumber: edu.svet.gob.

Ada dua jenis carbon cleaner yang biasa kita temui di pasaran. Yaitu yang berbentuk busa atau foam, kemudian ada yang berbentuk semprot. 

Dua bentuk carbon cleaner itu, baik semprot maupun busa, sama-sama dimasukkan ke dalam piston, karburator, dan throttle body. Keduanya punya kemampuan dan fungsi yang sama. 

Ada pendapat, untuk pembersihan di area klep, silinder, dan piston; penggunaan foam akan lebih baik. Alasannya karena lebih aman. Apalagi pembersih bertipe cair lebih banyak mengandung zat kimia. Kalau digunakan terlalu intens, dapat merusak beberapa komponen di mesin.

Kondisinya berbeda kalau untuk karburator. Justru pembersih semprot akan lebih baik karena bisa membersihkan ke celah-celah yang sempit. 

#3: Cara Memilih Carbon Cleaner yang Efektif

Fungsi Carbon Cleaner

Sumber: acea.auto

Ada berbagai jenis dan merek carbon cleaner di pasaran. Namun pertimbangan yang paling utama dalam memilihnya adalah usahakan yang tidak mengandung zat asam. Karena zat ini dapat merusak dan menyebabkan karat.

Pilih juga carbon cleaner yang tahan panas, karena kestabilan ruang pembakaran harus stabil. Karena itu kita harus memastikan bahwa carbon cleaner tidak menjadi panas saat digunakan. 

Pertimbangkan juga faktor harga. Karena harga tentunya akan berhubungan dengan kualitas. Lebih baik memilih yang kualitasnya bagus untuk keawetan mesin.

Terakhir, pilihlah carbon cleaner yang sesuai dengan tipe kendaraan. Tanyakan kepada bengkel langganan atau mekanik, jenis yang sesuai dan menjamin keawetan mesin mobil Otofriends. 

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4:  Cara Pemakaian Carbon Cleaner

Fungsi Carbon Cleaner

Sumber: astra.daihatsu.id

Penggunaan carbon cleaner sebenarnya tidak sulit. Hanya mungkin ada beberapa komponen yang tidak kita miliki di rumah, sehingga prosedur ini biasanya dilakukan di bengkel. 

Pertama, panaskan kendaraan sekitar 15 menit kemudian matikan. Buka filter udara, buka busi, dan posisikan piston sejajar. Di atas permukaan piston tadi semprotkan carbon cleaner hingga muncul cairan di permukaan. 

Diamkan posisi pembersihan tersebut selama 15 menit, baru kemudian sedot cairan dengan pompa isap. Setelah semua cairan kering, busi bisa dipasang kembali dan mesin bisa dihidupkan. 

Pemakaian carbon cleaner tidak usah terlalu sering, karena justru dapat mengikis lapisan di ruang pembakaran. Otofriends boleh melakukannya setiap 3.000 km dan maksimal 20.000 km. 

Baca juga: Ini Tanda Seal Klep Mobil Perlu Diganti

Cara cek performa mesin mobil bekas

Mobil bekas tentu saja performanya berbeda dengan mobil baru. Apalagi yang usianya sudah cukup tua atau di atas 10 tahun. Namun jika mobil tersebut dirawat dengan cukup baik, maka performanya masih bisa diandalkan.

Kalau Otofriends mengecek performa mesin sebuah mobil bekas, maka pastikan kondisinya dengan bantuan jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Melalui proses inspeksi yang cermat di lebih dari 150 titik, Otofriends akan memperoleh gambaran mobil tersebut secara menyeluruh.

Hasil laporan inspeksi mobil ini nantinya akan berguna untuk memutuskan pilihan terbaik.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Catat Tanggal Mainnya, Segini Diskon Tarif Tol Selama Idul Fitri 2026

Maret 11, 2026
Buat Otofriends yang sudah ada rencana mudik di momen Idul Fitri 2026,  ada kabar gembira kalau PT Jasa Marga bakal memberikan diskon tarif tol untuk ruas tol Trans Jawa, Trans Sumatra, dan Purbalenyi.   Besaran diskonnya cukup menarik, yaitu mencapai 30 persen. Tentu potongan harga ini terasa menguntungkan bagi para pemudik. Terutama mereka yang harus
Baca Lebih Lanjut

Selain Velg Bengkok Ini Detail Penyebab Setir Mobil Bergetar

Maret 10, 2026
Pernah nggak sih, Otofriends, lagi asyik berkendara tiba-tiba setir mobil terasa bergetar? Kondisi seperti ini memang cukup sering terjadi dan biasanya langsung membuat perjalanan terasa kurang nyaman. Dalam beberapa kasus, getaran pada setir juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen mobil. Sayangnya, masih banyak pengemudi yang menganggap getaran setir sebagai hal sepele. Padahal, jika
Baca Lebih Lanjut

Mulai 20rb Km Untuk Waktu Ganti Minyak Rem Mobil, Cek Detailnya

Maret 09, 2026
Seperti yang kita ketahui, salah satu komponen penting dalam sistem pengereman mobil adalah minyak rem. Sayangnya, masih banyak pemilik kendaraan yang sering mengabaikan perawatannya. Padahal, minyak rem memiliki peran besar dalam menentukan seberapa baik sistem pengereman bekerja saat mobil digunakan. Jika kualitas minyak rem mulai menurun, performa pengereman juga akan ikut menurun. Rem bisa terasa
Baca Lebih Lanjut