;
Klik disini untukMenjadi Dealer Rekanan Otospector

Otospector, Cara Mudah Cari Mobil Bekas Berkualitas, Ulasan dari Viva.co.id

Mei 10, 2017
By jandika
Otospector, Cara Mudah Cari Mobil Bekas Berkualitas, Ulasan dari Viva.co.id-otospector

Inspeksi Mobil

Membeli mobil bekas bisa dibilang gampang-gampang susah. Calon pembeli bisa mendapatkan beberapa penjual mobil bekas tapi kadang susah untuk benar-benar mendapatkan mobil bekas yang berkualitas. Apalagi, jika pencari mobil bekas adalah orang yang tak paham betul seluk beluk mesin dan mobil.

Problem tersebut kini bisa selesai dengan hadirnya perusahaan rintisan (startup) Otospector, yang hadir untuk membantu memberikan solusi mudah dan nyaman pencarian mobil bekas yang berkualitas.

Otospector hadir dengan memberikan jasa pengecekan mobil bekas yang ditaksir calon pembeli. Otospector merupakan jasa pengecekan mobil bekas independen dan profesional pertama di Indonesia. Otospector merupakan startup binaan inkubator asal Silicon Valley, Plug and Play Indonesia.

“Kami menyediakan pengecekan mobil ke lokasi penjual dan memberikan laporan pengecekan langsung ke peminat,” ujar Direktur Otospector, Jeffrey Andika kepada VIVA.co.id, di Setiabudi One 2, Kuningan, Jakarta.

Jeffrey menjelaskan, layanan yang diberikan startup-nya itu mengusung kemudahan dan fleksibilitas. Dari sisi peminat mobil bekas, mereka cukup menunjukkan alamat lengkap mobil bekas yang ditaksir, kepada Otospector. Nantinya tim mekanik handal Otospector akan meluncur ke lokasi dan mengecek mobil bekas yang ditaksir.

“Calon pembeli boleh ikut kami ke lokasi atau enggak ikut juga tak apa. Tak perlu repot,” jelasnya.

Tim mekanik Otospector atau inspektor, ujar Jeffrey, bakal mengecek semua kondisi mobil, termasuk interior, eksterior, mesin dan suspensi mobil bekas. Kemudian inspektor akan melaporkan kepada peminat mobil bekas tentang kondisi mobil usai pengecekan. Inspektor tersedia sepekan, enam hari, yakni Senin sampai Sabtu.

Untuk interior, inspektor akan mengecek dan memberi nilai pada bagian dashboard, instrumen, jok, trim, karpet. Bagian eksterior, inspektor mengecek bodi, kaca, lampu, ban, sampai kolong.

Sedangkan untuk bagian mesin, inspektor akan mengecek oli atau cairan, ruang mesin sampai test drive. 

Jeffrey menjelaskan, ada dua laporan detail yang disampaikan ke peminat mobil bekas. pertama laporan umum dari lokasi pengecekan mobil, dan laporan detail yang dikirim ke email pencari mobil bekas.

Dia membeberkan, dalam laporan detail, Otospector akan memberikan penilaian ketiga sisi mobil bekas itu dengan nilai dari A untuk kategori sangat baik sampai kategori E sebagai nilai buruk.

Inspektor juga akan memberikan catatan pada hasil pengecekan tiga sisi tersebut. Misalnya mesin tersendat, kampas rem depan aus dan sebagainya. Hal-hal rinci juga akan diberikan oleh inspektor.

“Misalnya, apakah pernah bekas tabrakan enggak, pernah kena banjir enggak. Kelengkapan suratnya bagaimana,” ujar dia.

Ikon banjir dan tabrakan tak akan muncul dalam laporan jika tidak pernah terkena dua hal tersebut.

Selain itu, inspektor akan memberikan laporan dokumen mobil bekas, apakah bermasalah atau tidak. Sisi aksesori mobil juga dilaporkan, bermasalah atau tidak. Hal detail lain, misalnya kondisi ban kiri dan kanan bagian depan belakang akan dicek.

Menariknya, semua laporan itu disertai dengan foto kondisi masing-masing bagian mobil.

“Kami fokus cek kondisi mobil bekasnya, dan membantu memastikan mobil yang ditaksir dalam kondisi yang sesuai harganya dan harapan sang peminat,” jelas dia.

Jeffrey mengatakan, untuk biaya jasa pengecekan layanan ini dibagi tiga segmen. Pertama, pengecekan mobil bekas biasa biaya sekali pengecekan Rp380 ribu, pengecekan mobil bekas premium Rp460 ribu dan pengecekan mobil tua atau klasik yang usianya lebih dari 20 tahun dikenai biaya Rp490 ribu.

Dia mengatakan sejak setahun menghadirkan layanannya, Otospector total telah mengecek mobil bekas sampai 500-an kali. Sedangkan saat ini rata-rata pengecekan dalam sebulan mencapai 50 sampai 55 pengecekan mobil.

Layanan Otospector ini sejauh ini, klaim Jeffrey, sudah memuaskan pengguna layanan. Sebab selama ini, pelanggan tidak mengeluhkan hasil pengecekan tim inspektor.

Dari sisi pengecekan yang berujung transaksi pembelian, dia mengatakan persentasenya 70 persen berbanding 30 persen, artinya 70 persen pengecekan berujung pada transaksi dan 30 persen pengecekan batal transaksi dengan berbagai alasan.

Ke depan, Jeffrey menginginkan, Otospector bisa ekspansi layanan ke berbagai kota di Indonesia. Selama ini mereka fokus menyediakan layanan di Jabodetabek saja.

Dia juga berharap hadirnya layanan jasa pengecekan ini bisa menjadi pintu pembuka untuk pengaturan dan pengawasan bisnis jual beli mobil bekas. Sebab, menurut pengalamannya, bisnis ini terlalu bebas, tanpa aturan, serta tidak ada jaminan perlindungan kualitas mobil bekas yang dibeli oleh konsumen.

“Saya harapkan ada badan independen yang bisa memastikan yang dijual mobil bekasnya itu bukan mobil jelek, dan konsumen jangan sampai tertipu,” kata dia.

Artikel ini diambil dari viva.co.id yang dimuat pada tanggal 9 Mei 2017, dengan judul “Otospector, Cara Mudah Cari Mobil Bekas Berkualitas,” oleh Amal Nur Ngazis.

Otospector, Cara Mudah Cari Mobil Bekas Berkualitas, Ulasan dari Viva.co.id

Mei 10, 2017
By jandika
thumbnail-Otospector, Cara Mudah Cari Mobil Bekas Berkualitas, Ulasan dari Viva.co.id-otospector

Inspeksi Mobil

Membeli mobil bekas bisa dibilang gampang-gampang susah. Calon pembeli bisa mendapatkan beberapa penjual mobil bekas tapi kadang susah untuk benar-benar mendapatkan mobil bekas yang berkualitas. Apalagi, jika pencari mobil bekas adalah orang yang tak paham betul seluk beluk mesin dan mobil.

Problem tersebut kini bisa selesai dengan hadirnya perusahaan rintisan (startup) Otospector, yang hadir untuk membantu memberikan solusi mudah dan nyaman pencarian mobil bekas yang berkualitas.

Otospector hadir dengan memberikan jasa pengecekan mobil bekas yang ditaksir calon pembeli. Otospector merupakan jasa pengecekan mobil bekas independen dan profesional pertama di Indonesia. Otospector merupakan startup binaan inkubator asal Silicon Valley, Plug and Play Indonesia.

“Kami menyediakan pengecekan mobil ke lokasi penjual dan memberikan laporan pengecekan langsung ke peminat,” ujar Direktur Otospector, Jeffrey Andika kepada VIVA.co.id, di Setiabudi One 2, Kuningan, Jakarta.

Jeffrey menjelaskan, layanan yang diberikan startup-nya itu mengusung kemudahan dan fleksibilitas. Dari sisi peminat mobil bekas, mereka cukup menunjukkan alamat lengkap mobil bekas yang ditaksir, kepada Otospector. Nantinya tim mekanik handal Otospector akan meluncur ke lokasi dan mengecek mobil bekas yang ditaksir.

“Calon pembeli boleh ikut kami ke lokasi atau enggak ikut juga tak apa. Tak perlu repot,” jelasnya.

Tim mekanik Otospector atau inspektor, ujar Jeffrey, bakal mengecek semua kondisi mobil, termasuk interior, eksterior, mesin dan suspensi mobil bekas. Kemudian inspektor akan melaporkan kepada peminat mobil bekas tentang kondisi mobil usai pengecekan. Inspektor tersedia sepekan, enam hari, yakni Senin sampai Sabtu.

Untuk interior, inspektor akan mengecek dan memberi nilai pada bagian dashboard, instrumen, jok, trim, karpet. Bagian eksterior, inspektor mengecek bodi, kaca, lampu, ban, sampai kolong.

Sedangkan untuk bagian mesin, inspektor akan mengecek oli atau cairan, ruang mesin sampai test drive. 

Jeffrey menjelaskan, ada dua laporan detail yang disampaikan ke peminat mobil bekas. pertama laporan umum dari lokasi pengecekan mobil, dan laporan detail yang dikirim ke email pencari mobil bekas.

Dia membeberkan, dalam laporan detail, Otospector akan memberikan penilaian ketiga sisi mobil bekas itu dengan nilai dari A untuk kategori sangat baik sampai kategori E sebagai nilai buruk.

Inspektor juga akan memberikan catatan pada hasil pengecekan tiga sisi tersebut. Misalnya mesin tersendat, kampas rem depan aus dan sebagainya. Hal-hal rinci juga akan diberikan oleh inspektor.

“Misalnya, apakah pernah bekas tabrakan enggak, pernah kena banjir enggak. Kelengkapan suratnya bagaimana,” ujar dia.

Ikon banjir dan tabrakan tak akan muncul dalam laporan jika tidak pernah terkena dua hal tersebut.

Selain itu, inspektor akan memberikan laporan dokumen mobil bekas, apakah bermasalah atau tidak. Sisi aksesori mobil juga dilaporkan, bermasalah atau tidak. Hal detail lain, misalnya kondisi ban kiri dan kanan bagian depan belakang akan dicek.

Menariknya, semua laporan itu disertai dengan foto kondisi masing-masing bagian mobil.

“Kami fokus cek kondisi mobil bekasnya, dan membantu memastikan mobil yang ditaksir dalam kondisi yang sesuai harganya dan harapan sang peminat,” jelas dia.

Jeffrey mengatakan, untuk biaya jasa pengecekan layanan ini dibagi tiga segmen. Pertama, pengecekan mobil bekas biasa biaya sekali pengecekan Rp380 ribu, pengecekan mobil bekas premium Rp460 ribu dan pengecekan mobil tua atau klasik yang usianya lebih dari 20 tahun dikenai biaya Rp490 ribu.

Dia mengatakan sejak setahun menghadirkan layanannya, Otospector total telah mengecek mobil bekas sampai 500-an kali. Sedangkan saat ini rata-rata pengecekan dalam sebulan mencapai 50 sampai 55 pengecekan mobil.

Layanan Otospector ini sejauh ini, klaim Jeffrey, sudah memuaskan pengguna layanan. Sebab selama ini, pelanggan tidak mengeluhkan hasil pengecekan tim inspektor.

Dari sisi pengecekan yang berujung transaksi pembelian, dia mengatakan persentasenya 70 persen berbanding 30 persen, artinya 70 persen pengecekan berujung pada transaksi dan 30 persen pengecekan batal transaksi dengan berbagai alasan.

Ke depan, Jeffrey menginginkan, Otospector bisa ekspansi layanan ke berbagai kota di Indonesia. Selama ini mereka fokus menyediakan layanan di Jabodetabek saja.

Dia juga berharap hadirnya layanan jasa pengecekan ini bisa menjadi pintu pembuka untuk pengaturan dan pengawasan bisnis jual beli mobil bekas. Sebab, menurut pengalamannya, bisnis ini terlalu bebas, tanpa aturan, serta tidak ada jaminan perlindungan kualitas mobil bekas yang dibeli oleh konsumen.

“Saya harapkan ada badan independen yang bisa memastikan yang dijual mobil bekasnya itu bukan mobil jelek, dan konsumen jangan sampai tertipu,” kata dia.

Artikel ini diambil dari viva.co.id yang dimuat pada tanggal 9 Mei 2017, dengan judul “Otospector, Cara Mudah Cari Mobil Bekas Berkualitas,” oleh Amal Nur Ngazis.

Baca Artikel Lainnya

Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
September 29, 2019
Mobil hatchback selama ini dikenal sebagai mobil yang kompak, gesit, namun soal gaya dan performa tidak kalah dengan mobil-mobil pada segmen lainnya. Boleh dibilang, inilah mobil yang cocok dipergunakan untuk kawasan perkotaan. Dengan karakteristiknya, hatchback umumnya dipergunakan oleh mereka yang sehari-harinya aktif dan tetap trendy. Contohnya, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan ibu-ibu yang sehari-hari sibuk mengurus
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
September 27, 2019
Konon kabarnya, memilih mobil untuk wanita, agak-agak sedikit ribet. Sebab pertimbangan utamanya katanya bukanlah soal teknis belaka. Melainkan juga soal rasa aman, praktis, dan tentu saja modelnya yang harus “cantik”. Menariknya, pengetahuan tentang mobil untuk wanita ini bukan hanya harus diketahui wanita saja. Namun termasuk juga pasangan atau orang tua, yang mungkin akan membelikan mobil
Artikel Terbaru
Baca Artikel Lainnya
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Ini Dia 5 Rekomendasi Mobil Bekas Jenis SUV, Harga Maksimal Rp150 Juta
Oktober 07, 2019
Saat ini,  mobil jenis SUV masih menjadi salah satu segmen di industri otomotif yang terus mendapat respon baik dari masyarakat. Kondisi jalan serta alam Indonesia, rupanya membuat SUV menjadi kebutuhan dari masyarakat. Hanya saja, perlu diingat bahwa mobil bekas SUV biasanya dijadikan kendaraan “operasional” sehari-hari. Dia bekerja keras dan biasanya seluruh kemampuannya benar-benar dimaksimalkan. Karena
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Beli Mobil Bekas Sebaiknya Orisinil? Cek Dulu 5 Faktanya!
Oktober 05, 2019
Salah satu faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih mobil bekas adalah orisinalitas. Itulah sebabnya, mobil yang masih dalam kondisi orisinil sedari baru, akan bernilai lebih dibanding mobil yang sudah dimodifikasi. Bahkan, jaminan orisinalitas ini kadang ditampilkan dalam iklannya. Biasanya, semakin tua usia mobil, peluang untuk dilakukan modifikasi juga akan semakin besar. Entah, hanya berupa aksesoris,
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
Butuh Mobil Hatchback Bekas Di Bawah Rp100 Juta? Berikut Rekomendasinya
September 29, 2019
Mobil hatchback selama ini dikenal sebagai mobil yang kompak, gesit, namun soal gaya dan performa tidak kalah dengan mobil-mobil pada segmen lainnya. Boleh dibilang, inilah mobil yang cocok dipergunakan untuk kawasan perkotaan. Dengan karakteristiknya, hatchback umumnya dipergunakan oleh mereka yang sehari-harinya aktif dan tetap trendy. Contohnya, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan ibu-ibu yang sehari-hari sibuk mengurus
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
Inilah 5 Rekomendasi Mobil Bekas Untuk Wanita
September 27, 2019
Konon kabarnya, memilih mobil untuk wanita, agak-agak sedikit ribet. Sebab pertimbangan utamanya katanya bukanlah soal teknis belaka. Melainkan juga soal rasa aman, praktis, dan tentu saja modelnya yang harus “cantik”. Menariknya, pengetahuan tentang mobil untuk wanita ini bukan hanya harus diketahui wanita saja. Namun termasuk juga pasangan atau orang tua, yang mungkin akan membelikan mobil
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.
Mobil Bekas Juga Harus Dicek Kelistrikannya. Komponen Ini Wajib Ditengok.
September 20, 2019
Karena mobil yang akan Anda beli bukan mobil baru lagi, maka wajar jika sudah terjadi penurunan kinerja. Penyebabnya, tak lain karena beberapa komponen sumber kelistrikan sudah cukup berumur. Contohnya seperti aki, alternator, maupun segala macam kabel. Kelistrikan yang mulai bermasalah ditandai dengan ketidakstabilan beberapa komponen saat dipergunakan. Misalnya, lampu utama, AC mobil, atau wiper yang