Biaya Harga Perbaikan Kaki-Kaki Mobil?

Februari 22, 2024
By Getan Metodius
Biaya Harga Perbaikan Kaki-Kaki Mobil?-otospector

Seperti yang kita ketahui jika kaki-kaki mobil sudah menjadi peran penting yang berfungsi untuk tetap menopang berat mobil, serta membantu untuk menyerap getaran saat sedang melintas di jalanan. Kaki-kaki ini juga berfungsi untuk mengatur arah mobil atau sebagai penggerak roda mobil.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

Jadi, kaki – kaki mobil itu ada beberapa komponen contohnya seperti per, ball joint, shockbreaker, stabilizer, bushing arm, tie rod, dan lain sebagainya. Jika kaki – kaki mobil kamu sudah mulai rusak, tentu ada banyak penyebabnya, seperti gaya kamu saat berkendara, kondisi jalan raya, serta sudah melewati batas usia pemakaian.

Ada beberapa tanda yang bisa kamu rasakan ketika kaki – kaki mobil kamu sudah mulai rusak. Seperti mobil kami sudah mulai terasa keras atau sudah tidak nyaman saat digunakan dijalan yang tidak merata, mobil sudah terasa oleng saat sedang berkendara, dan sudah mulai terdengar suara berisik di bagian bawah mobil kamu.

Cara untuk mengatasi kerusakan pada kaki – kaki mobil kamu adalah dengan cara melakukan servis pada bagian kaki – kaki mobil dan periksa bagian dari komponen kaki – kaki mobil untuk mengetahui bagian kerusakannya. Untuk estimasi biaya perbaikan kaki- kaki mobil ini tergantung dari jenis dan merek mobil serta tergantung tingkat kerusakan tersebut.

Dibawah ini ada estimasi perkiraan biaya perbaikan pada kaki – kaki mobil yang paling utama.

#1: Ban Mobil 

ban mobil

Sumber: Suara Buruh

Ban mobil berfungsi untuk menyatukan antara roda dengan jalanan. Karna jika ban mobil sudah rusak, maka stabilitas mobil pun akan menurut. Jika tetap dipaksa untuk berkendara maka ban mobil pun bisa menyebabkan kerusakan dan mengakibatkan kebocoran pada ban.

Untuk estimasi biaya pergantian ban mobil tergantung pada ukuran ban, dan pada jenis merek ban. Contohnya seperti harga ban mobil Avanza di ukuran 185/70 R14 persatuan kisaran di harga Rp 500 ribu sampai Rp 800 ribuan. Dan ada pun biaya tambahannya seperti untuk biaya pasang ban, biaya isi nitrogen, dan biaya balancing yang biasanya kisaran Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu per ban. Jika di total – total ganti ban mobil Avanza di harga Rp 520 ribu sampai Rp 840 ribu per ban.

Baca juga: Penyebab Mobil Bunyi Ngelitik

#2: Shockbreaker

shocbreaker mobil

Sumber: Sindo News

Fungsi dari shockbreaker itu sendiri adalah untuk menyerap getaran dan untuk memberikan kenyamanan ketika sedang berkendara di jalan. Jika shockbreaker mobil kamu rusak, maka yang akan terjadi saat kamu sedang berkendara kamu akan merasakan ketidakstabilan dan terasa keras. Dan jika shockbreaker kamu sudah rusak baiknya segera diganti dengan yang baru.

Untuk estimasi pergantian biaya shockbreaker ini juga tergantung dari tipe shockbreaker dan merek shockbreakernya otofriends. Contohnya, untuk harga satuan shockbreaker depan mobil Toyota Avanza harganya Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta, dan untuk harga satuan bagian belakang shockbreaker dihargai Rp 409 ribu sampai Rp 800 ribu.

Serta ada biaya tambahan seperti biaya bongkar pasang mulai dari harga Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu per ban. Dan total yang harus kamu siapkan kisaran Rp 1,1 juta sampai Rp 2,2 jutaan. Sedangkan untuk mengganti shockbreaker bagian belakang mobil bisa mencapai Rp 900 ribu sampai Rp 1,8 jutaan.

#3: Bushing Arm

Bushing Arm

Sumber: Duit Pintar

Bushing Arm ini juga menjadi komponen penting, karena Bushing Arm menghubungkan antara Arm dengan bodi mobil. Jika mobil sudah mengeluarkan bunyi berisik atau berdentum pada saat sedang dikendarai maka itu tandanya bushing arm mobil kamu sudah rusak. Dan jika kondisi nya bushing arm sudah retak makan bushing arm harus segera diganti.

Untuk estimasi dari pergantian bushing arm juga tergantung dari jenis dan tipenya. Contohnya, harga satuan dari bushing arm depan Avanza kisaran Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu, namun sedangkan untuk harga satuan dari bushing arm belakang itu kisaran Rp 40 ribu sampai Rp 80 ribuan.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Dan jangan lupa ada biaya tambahan untuk bongkar pasang, biasanya kisaran Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu per ban. Jadi total yang harus kamu siapkan Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Dan untuk total pergantian bushing arm bagian belakang bisa mencapai Rp 90 ribu sampai Rp 180 ribu.

Baca juga: Suspensi Mobil Berbunyi, Inilah Penyebabnya

Rawat mobil sampai kaki-kaki:

Kenapa rawat mobil harus sampai kaki-kakinya? Karena kaki-kaki berhubungan sama kenyanaman dan keamanan berkendara ya otofriends. Penting juga nih buat kamu yang ingin beli mobil bekas nantinya, kamu harus perhatikan sisi kaki-kaki.

Kalau mau lebih efisien, gunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector aja. Dengan layanan inspeksi mobil Otospector kamu bisa dengan mudah memutuskan mana mobil yang perlu kamu beli.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Pengeluaran Rutin Merawat Mobil Bekas Berapa Sih? Di Sini Ada Perinciannya

September 21, 2026
Biaya pengeluaran rutin merawat mobil bekas sebenarnya tak jauh beda dengan biaya perawatan mobil yang dibeli dari baru. Baik itu biaya servis, penggantian komponen, sampai perpajakannya. Hanya saja, ketika mobil baru saja dibeli dan ketika mobil akan dipakai pertama kali, pemilik harus menganggarkan pengeluaran untuk me-reset ulang mobil tersebut alias peremajaan.   Langkah ini perlu
Baca Lebih Lanjut

Beli Mobil Bekas Online di Otos.id Senyaman Checkout Baju di Marketplace, Kok Bisa?

September 19, 2026
Hi Otofriends, dulu kalau mau beli mobil bekas, biasanya kita harus datang langsung ke showroom. Keliling dari satu tempat ke tempat lain, lihat kondisi mobil, tanya-tanya ke sales, lalu bandingkan harga. Lumayan makan waktu dan tenaga. Sekarang ceritanya sudah agak berbeda. Di era digital seperti sekarang, mencari mobil bekas bisa dimulai cukup dari smartphone. Mau
Baca Lebih Lanjut

5 Pilihan Mobil Bekas Penggerak Roda Belakang (RWD) yang Andal Dipakai Nanjak

September 18, 2026
Bagi Otofriends yang tinggal di daerah dengan kondisi alam berbukit-bukit, berkelok-kelok dan naik-turun; tentunya akan membutuhkan mobil yang andal dalam menanjak. Dan biasanya, mobil-mobil dengan kemampuan seperti ini, erat kaitannya dengan keberadaan sistem penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive – RWD). Secara teknis, sistem RWD diyakini lebih andal dalam mengatasi jalanan menanjak yang butuh torsi
Baca Lebih Lanjut