4 Ciri Kampas Rem Mobil Mulai Habis

Maret 13, 2022
By Thomas W
4 Ciri Kampas Rem Mobil Mulai Habis-otospector

Kampas rem mobil adalah salah satu komponen yang akan habis seiring pemakaian kendaraan. Gesekan antara kampas dengan rotor atau piringan cakram membuat permukaan kampas lama-lama makin menipis kemudian habis sama sekali. Celakanya kadang kondisi ini terjadi tanpa disadari.

Apabila kampas rem mobil sudah habis, apalagi tanpa disadari, akibatnya piringan cakram ikut terkikis. Hal ini bisa dilihat dari permukaan piringan cakram yang tidak rata bila disentuh jari. Tentu saja ini berbahaya, karena sebenarnya ada batas ketebalan minimum dari piringan cakram agar sistem pengereman bekerja dengan baik.

Agar Otofriends tidak mengalami gangguan sistem pengereman, mari kita simak 4 ciri kampas rem mobil yang mulai habis:

#1: Muncul Suara Decit

Kanvas dan Disc Brake

Jika suatu kali mulai muncul decitan saat Otofriends menginjak pedal rem, maka wajib waspada. Bisa jadi bunyi tersebut muncul dari pergesekan logam atau besi.

Ketika kampas mulai habis, pada bagian ini memang hanya menyisakan bagian yang terbuat dari besi. Jika besi pada kampas bergesekan dengan besi permukaan cakram, maka akan muncul bunyi khas seperti logam beradu.

#2: Terasa Getaran Saat Pedal Rem Diinjak  

Menanjak Pakai Mobil Transmisi Otomatis? Ini Tipsnya!

Gejala kampas rem mobil yang habis bisa dirasakan juga saat pedal rem diinjak. Seperti terasa ada getaran pada telapak kaki.

Penyabab getaran sebenarnya kampas yang sudah sangat tipis sehingga permukaannya tidak lagi rata. Kondisi itu mengakibatkan piringan cakram tidak bisa mencengkeram sempurna, sehingga gejalanya terasa seperti getaran.  

Kadang getaran tidak hanya dirasakan di pedal rem saja, tapi bisa merambat sampai ke setir. Terutama jika kondisi kampas rem sudah parah.

Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Baca juga: 6 Indikasi Kerusakan Rem Pada Mobil Bekas

#3: Jarak Main Rem Terlalu Dalam

Pengecekan Transmisi Matic - 8

Jika kampas rem tromol di roda belakang habis, akibatnya jarak main rem jadi lebih jauh. Kita harus menekan pedal lebih dalam dari normalnya agar rem berfungsi optimal.

Seperti diketahui, pada rem tromol terdapat pegas yang berfungsi mengembalikan kampas setelah ditekan. Pengembalian ini berlangsung otomatis, sejauh apapun piston bergerak.

Kalau kampas rem masih tebal, piston hanya perlu sedikit pergerakan saja karena tromol rem otomatis tertekan. Namun kalau kampas sudah tipis, maka piston akan bergerak lebih jauh agar tromol bisa tertekan.

#4: Rem Tidak Pakem

Disc Brake

Ciri terakhir ini paling mudah dirasakan. Jika rem dirasa tidak pakem, jelas-jelas kampas sudah habis. Penyebabnya karena tekanan kampas pada piringan sudah tidak rata.

Akibat kondisi itu, luas penampang rem jadi lebih kecil. Tenaga pengereman semakin kurang maksimal meski pedal sudah ditekan dalam-dalam.

Jika kondisi ini sudah terjadi, segera ke bengkel dan jangan buang waktu lagi.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Mengecek Problem Pada Rem Mobil Bekas? Simaklah 6 Indikasi Ini

Bagaimana memastikan sistem pengereman dari mobil bekas yang akan kita beli ada dalam kondisi sehat dan berfungsi normal?

Dalam sebuah kendaraan, sebuah sistem pengereman memang amatlah vital. Karena itu pada mobil bekas, sistem ini wajib dipastikan bekerja dengan baik dan optimal agar tidak menimbulkan persoalan bagi calon pembeli. Karna itulah sistem ini harus diinspeksi dengan benar.

Jika Otofriends hendak memastikan kerja sistem pengereman, maka jangan ragu untuk menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Inspektor Otospector yang bekerja profesional dan berpengalaman akan memeriksa lebih sebuah mobil bekas di lebih dari 150 titik. Dari pemeriksaan yang mendalam dan cermat inilah Otofriends akan dapat memastikan kondisinya mobil tersebut secara pasti.  

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Selain Jadi Kerak, Ini Bahayanya Kalau Sering Telat Ganti Oli Mesin

Juni 03, 2026
Ganti oli mesin mobil sebenarnya aktivitas yang rutin dalam perawatan mobil. Setiap periode antara 5.000 km – 10.000 km, tergantung jenis olinya, harus dilakukan pergantian oli baru, baik di bengkel resmi atau dikerjakan sendiri. Masalahnya, gak semua pemilik mobil, punya kesadaran yang sama dalam merawat mobil sendiri. Karena berbagai alasan, bisa saja oli mesin terlambat
Baca Lebih Lanjut

Mulai 1jtan Pajak Mobil Avanza per Tahun, Ternyata Tidak Semahal yang Dibayangkan

Mei 30, 2026
Ngomongin mobil Toyota Avanza pasti nggak bakal ada habisnya ya kan? Dari zaman pioneer-nya rilis sekitar tahun 2003, ini mobil awet banget buat megang tahta jadi “Mobil Sejuta Umat” andalannya keluarga Indonesia. Ya gimana nggak Otofriends, speknya emang se-ramah itu sih, artinya iritnya nggak ngotak banget deh, ngerawatnya gampang, plus resale value nya itu juga
Baca Lebih Lanjut

Bengkel Spesialis Mobil Eropa di Jabodetabek Rekomendasi Otospector, Biar Nggak Salah Tempat Servis!

Mei 29, 2026
Buat Otofriends pengguna mobil Eropa, pasti udah paham kalo biaya perawatan mobil Eropa itu nggak bisa disamain sama mobil Jepang pada umumnya. Bukan berarti selalu mahal, tapi memang butuh penanganan yang lebih detail karena teknologi, sensor, sampai konstruksi mesinnya biasanya lebih kompleks. Makanya, salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah servis mobil Eropa di bengkel
Baca Lebih Lanjut