Setir Mobil Goyang Saat Jalan? Ini 10 Penyebab yang Sering Diabaikan Pengemudi

Juli 27, 2026
By Getan Metodius
Setir Mobil Goyang Saat Jalan? Ini 10 Penyebab yang Sering Diabaikan Pengemudi-otospector

Pernah merasakan setir mobil tiba-tiba bergetar atau bergoyang saat sedang melaju? Kalau iya, jangan langsung menganggapnya sebagai hal yang sepele ya, Otofriends. Getaran pada setir bisa menjadi tanda adanya masalah pada salah satu komponen kendaraan. 

Jika dibiarkan terlalu lama, bukan hanya membuat berkendara menjadi tidak nyaman, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat melaju di jalan tol atau kecepatan tinggi.

Pada kondisi normal, setir mobil seharusnya terasa stabil, presisi, dan minim getaran. Kalau muncul getaran saat kecepatan tertentu, ketika mengerem, atau bahkan saat mobil baru mulai berjalan, berarti ada komponen yang perlu diperiksa.

Lalu, apa saja penyebab setir mobil goyang saat jalan? Yuk, simak pembahasannya berikut ini!

Mengapa Setir Mobil Bisa Goyang?

kenapa setir mobil goyang

Setir merupakan bagian dari sistem kemudi yang bekerja bersama roda, suspensi, ban, dan kaki-kaki mobil. Ketika salah satu komponen mengalami keausan, kerusakan, atau penyetelan yang tidak sesuai, getaran dapat merambat hingga ke lingkar kemudi.

Menariknya, lokasi dan waktu munculnya getaran bisa menjadi petunjuk awal untuk mengetahui sumber masalahnya. Misalnya, getaran yang hanya muncul pada kecepatan tertentu biasanya berbeda penyebabnya dengan getaran yang muncul saat mengerem.

1. Ban Sudah Tidak Balance

risiko ban mobil yang sering libas lubang jalanan

Penyebab Paling Umum

Salah satu penyebab paling sering adalah ban yang sudah kehilangan keseimbangan (wheel balancing).

Hal ini biasanya terjadi setelah ban menghantam lubang, trotoar, atau karena pemakaian dalam waktu lama.

Gejala yang sering muncul:

  • Setir bergetar pada kecepatan sekitar 60–100 km/jam.
  • Getaran semakin terasa ketika kecepatan meningkat.
  • Mobil masih terasa normal saat kecepatan rendah.

Wheel balancing merupakan perawatan rutin yang umumnya disarankan setiap 10.000 kilometer atau setelah mengganti ban.

2. Spooring Sudah Berubah

Spooring dan Balancing Setelah Ganti Ban

Sudut Roda Tidak Lagi Presisi

Selain balancing, spooring juga memiliki pengaruh besar terhadap kestabilan mobil.

Jika sudut roda berubah akibat menghantam lubang atau jalan rusak, maka mobil bisa:

  • Cenderung menarik ke kiri atau kanan.
  • Setir terasa miring.
  • Ban aus tidak merata.
  • Timbul getaran ketika melaju.

Spooring membantu mengembalikan sudut roda sesuai spesifikasi pabrikan sehingga pengendalian kembali optimal.

3. Ban Sudah Aus atau Benjol

Tanda Ban Mobil Harus Diganti

Jangan Hanya Melihat Kembang Ban

Banyak pemilik mobil mengira ban masih layak digunakan karena tapaknya masih tebal.

Padahal, ban yang benjol, retak, atau aus tidak merata tetap dapat menyebabkan getaran pada setir.

Periksa apakah terdapat:

  • Benjolan pada dinding ban.
  • Retak-retak.
  • Keausan sebelah.
  • Permukaan bergelombang (cupping).

Ban dengan kondisi tersebut sebaiknya segera diganti demi keselamatan.

4. Velg Bengkok

Pelek Kaleng vs Pelek Alloy Mobil

Sering Terjadi Setelah Menghantam Lubang

Jalan berlubang menjadi salah satu penyebab velg berubah bentuk.

Velg yang penyok atau bengkok akan membuat putaran roda tidak lagi sempurna sehingga memunculkan getaran.

Gejalanya biasanya mirip dengan ban yang tidak balance.

Karena itu, saat melakukan balancing, teknisi biasanya juga akan memeriksa kondisi velg.

5. Komponen Kaki-Kaki Mulai Aus

Penyebab yang Cukup Sering Terjadi

Kaki-kaki mobil terdiri dari banyak komponen yang saling bekerja sama.

Beberapa di antaranya:

  • Tie rod.
  • Rack end.
  • Ball joint.
  • Bushing arm.
  • Stabilizer link.

Jika salah satu mulai aus, setir dapat terasa goyang dan kurang stabil.

Biasanya juga muncul bunyi “gluduk” ketika melewati jalan bergelombang.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id

6. Steering Rack Bermasalah

Pengendalian Menjadi Kurang Presisi

Steering rack berfungsi meneruskan putaran setir menuju roda depan.

Jika komponen ini mengalami keausan, gejalanya dapat berupa:

  • Setir longgar.
  • Getaran saat melaju.
  • Bunyi ketika membelok.
  • Mobil terasa kurang stabil.

Kerusakan steering rack sebaiknya segera ditangani karena berkaitan langsung dengan sistem kemudi.

7. Bearing Roda Mulai Rusak

Biaya Ganti Bearing Mobil

Muncul Dengungan Saat Berkendara

Wheel bearing membantu roda berputar dengan mulus.

Jika mulai aus, biasanya akan muncul:

  • Suara dengung.
  • Getaran pada setir.
  • Getaran pada bodi mobil.
  • Bunyi semakin keras ketika kecepatan meningkat.

Kerusakan bearing yang dibiarkan terlalu lama dapat memengaruhi komponen lainnya.

Baca juga: Kenalan Sama Si Penantang, Chery Omoda O4 Yang Bakal Debut di GIIAS 2026

8. Cakram Rem Tidak Rata

Harus Mencuci Mobil Setelah Melewati Banjir

Getaran Terasa Saat Mengerem

Kalau setir hanya bergetar saat pedal rem diinjak, besar kemungkinan masalah berasal dari sistem pengereman.

Penyebabnya bisa berupa:

  • Brake disc bergelombang.
  • Cakram aus.
  • Kampas rem tidak rata.

Kondisi ini membuat pengereman menjadi kurang nyaman dan dapat memperpanjang jarak berhenti kendaraan.

9. Shock Absorber Lemah

Mobil Menjadi Kurang Stabil

Shock absorber yang mulai lemah akan mengurangi kemampuan suspensi meredam getaran.

Akibatnya:

  • Mobil memantul berlebihan.
  • Setir terasa kurang stabil.
  • Ban tidak menapak sempurna.

Jika dibiarkan, keausan ban juga bisa menjadi lebih cepat.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

10. Tekanan Angin Ban Tidak Sesuai

Penyebab Ban Mobil Benjol

Penyebab Sederhana yang Sering Terlupakan

Tekanan ban yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi juga dapat memengaruhi kenyamanan berkendara.

Selain membuat setir terasa berbeda, tekanan ban yang tidak sesuai juga menyebabkan:

  • Konsumsi BBM meningkat.
  • Ban cepat aus.
  • Pengendalian berkurang.

Karena itu, pastikan tekanan angin selalu mengikuti rekomendasi yang tertera pada stiker kendaraan atau buku manual.

Apakah Aman Tetap Mengemudi Saat Setir Goyang?

Jawabannya tergantung tingkat keparahan.

Jika getaran hanya sangat ringan, kamu masih bisa membawa mobil menuju bengkel dengan kecepatan rendah dan hati-hati.

Namun apabila setir bergetar hebat, mobil sulit dikendalikan, atau muncul suara keras dari roda, sebaiknya hentikan kendaraan di tempat yang aman dan lakukan pemeriksaan.

Mengabaikan gejala tersebut berpotensi memperburuk kerusakan bahkan meningkatkan risiko kehilangan kendali saat berkendara.

Baca juga: Intip Spesifikasi Jaecoo J5 yang Gosipnya Hadir di GIIAS 2026 Layak Ditunggu!

Cara Mencegah Setir Mobil Goyang

Agar masalah ini tidak terjadi, lakukan beberapa perawatan berikut secara rutin:

Periksa Ban

  • Cek tekanan angin minimal seminggu sekali.
  • Perhatikan keausan ban.
  • Lakukan rotasi ban setiap 10.000 km.

Lakukan Balancing dan Spooring

Idealnya dilakukan setiap:

  • 10.000 kilometer.
  • Setelah menghantam lubang besar.
  • Setelah mengganti ban atau komponen kaki-kaki.

Servis Suspensi

Mintalah mekanik memeriksa:

  • Tie rod.
  • Ball joint.
  • Bushing.
  • Shock absorber.

Semakin cepat ditemukan, semakin kecil biaya perbaikannya.

Kapan Harus ke Bengkel?

Segera lakukan pemeriksaan jika muncul kondisi berikut:

  • Setir bergetar pada kecepatan tertentu.
  • Mobil menarik ke satu sisi.
  • Muncul bunyi dari kaki-kaki.
  • Setir bergetar saat mengerem.
  • Ban aus tidak merata.
  • Getaran semakin parah dari hari ke hari.

Pemeriksaan sejak dini dapat mencegah kerusakan menjalar ke komponen lain yang lebih 

Otofriends, setir mobil yang goyang saat jalan bukanlah masalah yang boleh dianggap sepele. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari ban yang tidak balance, spooring yang berubah, velg bengkok, bearing roda aus, steering rack bermasalah, hingga komponen kaki-kaki yang mulai mengalami keausan.

Kabar baiknya, sebagian besar penyebab tersebut dapat dicegah melalui perawatan rutin seperti balancing, spooring, pemeriksaan tekanan ban, serta servis berkala pada sistem suspensi dan kemudi.

Semakin cepat sumber masalah ditemukan, semakin kecil pula risiko kerusakan yang lebih serius dan biaya perbaikan yang harus dikeluarkan.

Jadi, kalau kamu mulai merasakan setir bergetar saat berkendara, jangan menunggu hingga kondisinya semakin parah. Segera lakukan pemeriksaan agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan mobil selalu dalam kondisi prima.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Mulai 850rb Tarif Tol Trans Jawa, Detailnya Di Sini

Februari 17, 2026
Buat Otofriends yang sering bepergian lintas kota di Pulau Jawa, informasi soal tarif Tol Trans Jawa pasti jadi hal penting sebelum berangkat. Memasuki Januari 2026, beberapa ruas Tol Trans Jawa mengalami penyesuaian tarif. Kenaikan ini terjadi di sejumlah titik dan berdampak pada total estimasi perjalanan jarak jauh, termasuk rute favorit Jakarta sampai Surabaya. Kalau Otofriends
Baca Lebih Lanjut

Sederhana Saja, Begini Cara Mencegah Tikus Menggigit Kabel Mobil

Februari 16, 2026
Sering kali pemilik mobil dibuat pusing harus memikirkan cara mencegah tikus menggigit kabel mobil. Pasalnya, persoalan ini sekilas terdengar sederhana. Ah, cuma seekor tikus yang iseng menggigit aneka kabel. Tapi efeknya jangan dikira. Gara-gara kabel putus, segala komponen yang berhubungan dengan kelistrikan, sensor, bahkan fitur-fitur canggih, bisa error bahkan korsleting.  Parahnya lagi kalau gara-gara persoalan
Baca Lebih Lanjut

Wow, Ada Persaingan Sengit Compact SUV di IIMS 2026 JIEXpo Kemayoran

Februari 15, 2026
Di tengah kesuksesan penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebenarnya terselip persaingan sengit antar-produsen Compact SUV Baru di IIMS 2026.  Tercatat paling tidak ada 5 “pemain kawakan” dan pemain agak baru di industri otomotif nasional  yang mencoba peruntungannya di segmen ini: Toyota, Honda, Suzuki, Wuling, dan Chery. Turunnya para jagoan, menandakan segmen ini memang
Baca Lebih Lanjut