Segini Estimasi Biaya Perbaikan Mobil CVT

Agustus 20, 2024
By Thomas W
Segini Estimasi Biaya Perbaikan Mobil CVT-otospector

Kalau orang di bengkel kita tanya: berapa sebenarnya biaya perbaikan mobil CVT? Maka jawabannya bisa sangat bervariasi. Tak ada angka pasti.

Besaran biaya perbaikan memang sangat tergantung berbagai faktor, seperti jenis mobil, tahun produksi mobil, jenis kerusakan, spare part yang perlu diganti, spare part orisinil atau copotan, dll.

Akan tetapi secara umum biaya perbaikan CVT memang relatif lebih tinggi dibanding transmisi matic konvensional (AT).

Nah, berarti apa saja yang harus kita perhatikan soal biaya perbaikan mobil CVT? Mari kita bahas satu per satu:

#1: Faktor Penyebab Kerusakan CVT

Faktor penyebab kerusakan CVT

Sumber: Liputan6.com

Kelebihan transmisi CVT terutama ada pada perpindahan gigi yang terasa lebih halus dan minim getaran kalau dibanding matic konvensional.

Transmisi ini memang menggunakan putaran pada sabuk (belt) baja untuk mentransfer tenaga mesin ke roda. Sabuk tersambung dengan dua puli, yaitu drive pulley (penggerak) dan driven pulley (yang digerakkan).  

Perpindahan transmisi diatur secara elektronik oleh komputer yang menggerakkan kedua puli. Karena sistem yang cukup canggih ini, perawatan CVT harus diperhatikan. Kalau sampai salah perawatan, biaya perbaikan dijamin bakal bikin kantong jebol.

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#2:  Faktor Yang Mempengaruhi Biaya Perbaikan

Faktor yang mempengaruhi biaya perbaikan

Sumber: MSN.com

Karena transmisi CVT punya desain lebih kompleks, maka perbaikannya butuh keahlian khusus dan harga komponen yang lebih mahal.

Persoalan lain, tidak semua bengkel punya kemampuan memperbaiki transmisi CVT. Bengkel yang sudah berpengalaman biasanya akan mematok harga lebih tinggi.

Jenis kerusakan juga berpengaruh. Apakah hanya sekadar perbaikan ringan, perbaikan kategori berat, atau malah pergantian komponen secara utuh.

Terakhir, tergantung jenis mobilnya. Mobil model terbaru atau premium, tentu biaya perbaikannya akan lebih besar.

Baca juga: Catat Ya, Ini Keunggulan Mobil Transmisi CVT

#3: Estimasi Biaya Perawatan dan Perbaikan CVT

Estimasi biaya perbaikan CVT

Sumber: Kompas.com

Sekali lagi, banyak faktor yang mempengaruhi biaya perbaikan.

Namun sekadar gambaran, pulley Honda Mobilio harganya di Rp3,2 juta. Sedangkan sabuk baja harga Rp1,2 jutaan. Harga ini belum termasuk jasa pasang, dan pelumas CVT.

Kalau kerusakan cukup parah, transmisi harus diganti utuh. Untuk mobil produksi Jepang, harga transmisi kisarannya Rp20 juta – Rp30 juta. Kalau mobil keluaran Eropa tentu harga lebih mahal.

Sedangkan untuk jasa overhaul, pada mobil Jepang berkisar Rp3 juta – Rp5 juta. Sedangkan mobil Eropa bisa sampai Rp7 jutaan.

Jika transmisi utuh dirasa mahal, alternatifnya ada transmisi bekas atau copotan dari Singapura. Gambarannya untuk mobil hatchback atau MPV asal Jepang, harga Rp6 juta hingga Rp15 juta. Harga belum termasuk ongkos pasang berkisar Rp500 ribu – Rp1 jutaan.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Mencegah Kerusakan Transmisi CVT

Mencegah kerusakan transmisi CVT

Sumber: Auto2000

Menyadari biaya yang cukup mahal, bagi Otofriends pengguna transmisi CVT, tentu harus pandai-pandai merawatnya.  

Agar transmisi awet, maka usahakan agar gaya berkendara jangan terlalu agresif. Selain boros BBM, gaya agresif bakal memperpendek usia komponen, termasuk CVT.

Perlakuan agresif ini misalnya sering melakukan kickdown yang membuat CVT kerja lebih berat.

Selain itu perhatikan juga medan yang dilalui sehari-hari, karena CVT sebenarnya bukan untuk medan yang berat. Beban kendaraan juga jangan berlebihan.

Bagi mobil yang bekerja dengan intensitas tinggi, seperti taksi online, pergantian oli transmisi sebaiknya harus lebih cepat dari seharusnya.

Baca juga: Seberapa Irit Konsumsi BBM Mitsubishi Xpander?

Apa yang harus diperhatikan saat memilih mobil matic bekas?

Pada dasarnya transmisi matic punya usia pakai yang lebih pendek dibanding mobil transmisi manual. Apalagi transmisi matic dengan jenis CVT seperti yang biasa kita temui pada mobil-mobil model terbaru. Karena itu kita harus memastikan tidak ada kerusakan pada transmisi dan masih bekerja optimal.

Jika Otofriends bermaksud membeli mobil bekas bertransmisi matic, maka jangan ragu untuk memanfaatkan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Inspeksi mobil yang dilakukan secara cermat oleh tenaga profesional akan memberi Otofriends gambaran menyeluruh tentang sebuah mobil bekas, terutama yang bertransmisi matic. Dengan mengetahui kondisi mobil, maka Otofriends terhindar dari biaya perbaikan yang lebih besar.   

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

5 Kendaraan Isuzu Siap Tampil Beda di GIIAS 2026

Juli 23, 2026
Semakin dekat ke hari pelaksanaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, 30 Juli – 9 Agustus 2026, di ICE BSD, Tangerang; bocoran kabar tentang aktivitas para peserta pameran semakin bersliweran di media. Salah satu berita paling hangat adalah rencana PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) untuk tampil beda di ajang pameran otomotif terbesar di
Baca Lebih Lanjut

Jangan Asal Deal, Begini Trik Beli Mobil Bekas Yang Aman

Juli 23, 2026
Sering orang mengingatkan, beli mobil bekas jangan cuma sekadar asal cocok barangnya, lalu deal dengan penjual, dan langsung bayar. Ada langkah-langkah yang harus dijalani secara hati-hati dan cermat, biar Otofriends tidak kecewa setelah nanti mobilnya dipakai sehari-hari.  Maklum, pada kenyataannya, kondisi sebuah mobil bekas seringkali bisa sangat berbeda dengan mobil baru.  Meski dari luar terlihat
Baca Lebih Lanjut

GAC Bawa Mobil Baru di GIIAS 2026, Siap Tantang BYD hingga Hyundai?

Juli 22, 2026
Kalau kamu mengikuti perkembangan dunia otomotif, Otofriends pasti sadar kalau merek asal China semakin agresif meramaikan pasar Indonesia. Setelah beberapa tahun terakhir nama-nama seperti BYD, Chery, Wuling, hingga Jaecoo mencuri perhatian, kini giliran GAC yang diprediksi bakal menjadi salah satu sorotan utama di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pabrikan asal Guangzhou, China,
Baca Lebih Lanjut