Selain DOT 3 Ini Detail Spesifikasi Minyak Rem Mobil

Agustus 20, 2025
By Getan Metodius
Selain DOT 3 Ini Detail Spesifikasi Minyak Rem Mobil-otospector

Seperti yang kita ketahui, bahwa minyak rem mobil berfungsi sebagai pemulas cakram dan kampas rem. Komponen ini cenderung mudah panas dan mudah kering karena karea kedua komponen tersebut saling bergesekan. Maka diberikan minyak rem berfungsi untuk meredam gesekan tersebut. 

Selain itu, minyak rem juga berfungsi untuk penyalur tenaga hidrolika untuk sistem pengereman, seperti silinder roda atau kaliper. Minyak rem mobil terdiri dari poly glycol, additive, dan glycol ether. 

Poly glycol memiliki fungsi sebagai pelumas yang memiliki tingkat kekentalan yang tinggi dan berfungsi untuk menjaga karet mobil dari minyak rem yang keras.

Sedangkan glycol ether memiliki fungsi untuk selalu mengontrol kekentalan sampai minyak rem tetap stabil dan titik didihnya tetap terjaga. Lalu fungsi dari additive adalah untuk menjaga supaya komponennya rem tidak berkarat. 

Jadi, sebelum kamu benar-benar mengganti minyak rem mobil , yang perlu kamu ketahui adalah spesifikasi dari minyak rem tersebut. Untuk mengetahui pilihan minyak rem kamu tepat adalah berdasarkan kode DOT (Department of Transportation).

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

Kode DOT pada kemasan minyak rem mobil menunjukkan titik didih minyak rem pada saat digunakan. Umumnya, di pasaran sudah banyak minyak rem dengan memiliki kode DOT 3, DOT 4, DOT 5, dan jika semakin tinggi angkanya, maka akan semakin tinggi pula titik didihnya. 

Tapi, spesifikasi ini harus tetap disesuaikan dengan mesin mobil setiap merek mobil. Dan jika menggunakan minyak rem tidak sesuai dengan spesifikasi yang tidak sesuai, maka akan membuat komponen rem rusak dan bisa menyebabkan rem blong. 

#1: Kode Minyak rem DOT 3.

Pada dasarnya minyak rem DOT 3 ini sangat mudah sekali didapatkan di pasarkan dan harganya pun sangat terjangkau. Minyak rem DOT 3 ini mempunyai titik didih yang cukup rendah maksimal 230 derajat celcius, sehingga hal ini dapat membuat cat mobil menjadi korosi, rusak, serta dapat merusak karet pada bagian body mobil dan komponen mesin lainnya. 

Baca juga: Berapa Kilometer Kampas Rem Mobil Harus Diganti?

#2: Kode Minyak rem DOT 4.

Minyak rem DOT 4 sangat cocok untuk digunakan pada mobil yang mobil keluaran lama yang masih menggunakan sistem pengereman dengan suhu yang tinggi. Dan memiliki titik didih maksimal di 245 derajat celcius. 

#3: Kode Minyak rem DOT 5.

Minyak rem DOT 5 juga memiliki titik didih yang sangat tinggi, yaitu mencapai 270 derajat Celcius yang memiliki komposisi terdiri dari bahan silikon yang sangat sulit menyerap air, hal ini baik untuk mesin sehingga mesin tidak mudah korosi atau berkarat. 

Akan ada risiko jika kamu mobil kamu menggunakan minyak rem yang tidak sesuai dengan spesifikasi nya, mulai dari rusaknya di bagian komponen mesin mobil bahkan sampai bisa menyebabkan rem menjadi blong.

Berikut ini yang akan terjadi jika mobil kamu menggunakan minyak rem yang tidak sesuai dengan spesifikasi nya. 

Inspeksi Mobil Bekas Otospector
Inspeksi Mobil Bekas Otospector

#1: Rem Mobil Bocor.

Pertama, jika menggunakan minyak rem yang tidak sesuai dengan spesifikasinya maka akan membuat minyak rem bocor. Dan jika minyak rem tersebut berkurang sampai di bawah normal, maka akan membuat sistem pengereman tidak berfungsi dan bisa menyebabkan rem menjadi blong. 

#2: Mudah Rusak Komponen Lainnya.

Selanjutnya, komponen mobil itu saling berhubungan. Jadi jika komponen rem rusak maka ada kemungkinan akan berdampak pula pada komponen lainnya yang rusak. 

Baca juga: Kupas Tuntas Anti Lock Brake System Pada Rem Mobil

#3: Karet Seal Rusak.

Terakhir, minyak rem yang berbahan dasar keras, jika terkena seal pada rem, maka komponen tersebut akan rusak. Dengan kerusakan seal ini bisa menyebabkan rem menjadi blong. Dan sudah pasti hal ini dapat membahayakan pada saat sedang berkendara. 

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Insentif Mobil Listrik Ditunda, Ini Dampaknya Bagi Penjualan EV

Juli 15, 2026
Lama dinanti, ternyata insentif mobil listrik yang rencananya bakal diberlakukan Juli 2026 ini, ditunda lagi. Penundaan disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menurut Airlangga, insentif kendaraan listrik masih dikaji  dan kemungkinan implementasinya akan diundur pada Agustus mendatang. Lalu bagaimana dampak penundaan ini terhadap penjualan EV nasional? Mari kita lihat saja fakta-faktanya: #1: Insentif Ditunda
Baca Lebih Lanjut

Mampu Melaju hingga 400 km, Intip Spesifikasi Lengkap Geely EX2

Juli 15, 2026
Persaingan mobil listrik di Indonesia makin panas, dan sekarang bukan lagi soal siapa paling dulu masuk pasar, melainkan siapa yang paling pintar menawarkan kombinasi harga, fitur, desain, dan efisiensi. Di tengah ramainya nama-nama seperti Wuling, BYD, Aion, dan Chery, Geely EX2 datang membawa satu amunisi yang cukup menarik: mobil listrik hatchback dengan harga yang bermain
Baca Lebih Lanjut

Berteknologi SHVS, Intip Spesifikasi Suzuki Fronx Disini

Juli 14, 2026
Pasar SUV kompak di Indonesia makin ramai, tetapi tidak semua pemain datang dengan pendekatan yang benar-benar segar. Di tengah dominasi model bergaya “kotak” atau crossover yang cenderung konservatif, Suzuki Fronx hadir dengan resep berbeda.  Mobil ini memadukan bentuk SUV kompak dengan siluet coupe yang lebih sporty, namun tetap dibangun untuk kebutuhan harian keluarga Indonesia. Hasilnya,
Baca Lebih Lanjut