Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Februari 21, 2024
By Thomas W
Mobil Listrik Baru di IIMS 2024-otospector

Kehadiran berbagai mobil listrik baru di IIMS 2024 ternyata sanggup mengundang decak kagum para pengunjung. Bagaimana tidak, jika produk-produk mobil listrik yang sudah atau akan dipasarkan, semakin beragam dan menawarkan berbagai teknologi terbaru.

Bursa Mobil Bekas Online Berkualitas di Otos.id
Beli Mobil Bekas Online Berkualitas di Bursa Mobil Otos.id

Mobil-mobil listrik ini juga dipastikan bakal menyemarakkan pasar otomotif dalam negeri. Apalagi dengan dukungan pemerintah yang begitu serius dalam upaya mengurangi emisi gas buang dari kendaraan di jalanan. Mobil listrik bakal semakin naik pamornya.

Apa saja mobil listrik baru di IIMS 2024 yang dipamerkan? Yuk kita lihat beberapa di antaranya:

#1: Hyundai Kona Electric 

Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Sumber: Hyundai

Kona Electric punya dimensi mirip seperti Sport Utility Vehicle (SUV) yang berukuran kompak. Yaitu panjang 4.350 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase 2.660 mm.

Untuk versi tertingginya bakal dikasih baterai 64,8 KwH yang punya daya jelajah 420 km. Isi ulangnya juga cepat, yaitu dari 10 persen menjadi 80 persen dalam 43 menit, selama pengisian daya DC.

Sayangnya sejauh ini untuk harga masih rahasia. Namun Hyundai memastikan bakal segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Baca juga: Berapa Lama Sih Masa Penggunaan Baterai Mobil Listrik?  

#2: Wuling Cloud EV

Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Sumber: Kompas.com

Setelah dianggap sukses dengan Wuling AirEv dan BinguoEV, Wuling kini memperkenalkan model terbarunya, Cloud EV.

Karena sifatnya perkenalan, pengunjung hanya bisa melihat eksterior dan interior Cloud EV saja. Jadi belum resmi dijual dan tidak diketahui harganya.

Yang jelas, dimensi dari Cloud EV lebih besar dari dua produk Wuling sebelumnya. Tampilannya dinamis dan minimalis dan sarat akan nuansa modern dan canggih. Jadi penasaran kan?

#3: MG Maxus 9

Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Sumber: Otosia

Tampilannya mengingatkan pada Toyota Alphard dan Lexus LM, hanya saja dengan penggerak setara Denza D9.

Menengok spesifikasinya, untuk ukuran sih lebih besar dari Alphard yakni  panjang 5.270 mm, lebar 2.000 mm dan tinggi 1.840 mm. Baterai jenis ion lithium berkapasitas 90 kWh dengan klaim daya jelajah hingga 520 km.

Kenyamanan penumpang juga ditunjang fitur canggih seperti layar hiburan 12,3 inci yang bisa terkoneksi dengan ponsel, wireless charger, dan ambient light 64 warna dan sembilan colokan USD untuk isi daya gawai.  

#4: Mitsubishi L100 EV

Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Sumber: Gridoto

Sebenarnya mobil ini tidak baru-baru banget, karena sudah sering tampil di beberapa pameran. Cuma memang belum dijual secara resmi.

Inilah kendaraan niaga ringan kelas kei-car yang dilengkapi komponen listrik dan berbasis baterai. Jangkauan jelajahnya terus mengalami kemajuan dan kini sudah mencapai 180 Km (dalam mode WLTC2).

Dalam IIMS 2024 kali ini mobil dengan nama lain Minicab EV ini akhirnya diumumkan bakal dibanderol Rp320 juta. Apakah Otofriends berminat?

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#5: VinFast

Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Sumber: Gridoto

Inilah mobil yang berhasil mengagetkan pasar otomotif dunia lantaran berasal dari Vietnam. VinFast datang langsung dengan line up komplet, yaitu VF 5, VF e34, VF 6, VF 7, VF 8, dan VF 9.

Sayangnya, sejauh ini VinFast masih pada tahap perkenalan. Tapi bisa dipastikan pada tahun 2024 ini produk mereka akan dirilis satu per satu ke pasaran.

Menurut bocoran, mobil yang sudah siap dipasarkan adalah VF 5 dengan harga Rp250 jutaan.

#6: BYD

Mobil Listrik Baru di IIMS 2024

Sumber: BYD

Salah satu merek dari Tiongkok yang bakal menjadi pesaing kuat merek-merek mapan ini langsung menggebrak dengan tiga produk sekaligus: Dolphin, Atto 3, dan Seal.

BYD Dolphin harganya Rp425 juta, sedangkan Atto 3 harga Rp515 juta.  Adapun Seal dibanderol Rp629 juta untuk tipe Premium dan Rp719 juta untuk tipe Performance.

Pihak BYD merasa yakin bakal mampu bersaing di pasar Indonesia, karena di negeri asalnya, merek ini menduduki puncak teratas dengan penjualan 2,5 juta unit. Bahkan mampu mengalahkan Tesla.

Baca juga: Inilah Daftar Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia

Cara memastikan mobil bekas dalam kondisi terawat

Mobil-mobil bekas yang ada di pasaran memang punya kondisi beragam. Semua itu tergantung dari usia mobil dan perawatan yang dilakukan pemilik sebelumnya.

Untuk memastikan kondisi mobil bekas yang akan dibeli, Otofriends bisa menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Dengan inspeksi yang dilakukan di lebih dari 150 titik dan dilakukan oleh tenaga profesional, maka Otofriends akan dapat mengetahui kondisi sebuah mobil bekas secara keselurhan. Dengan demikian kita tidak seperti membeli kucing dalam karung.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Bengkel AC Mobil di Bogor Rekomendasi Otospector

April 17, 2026
Buat Otofriends yang sering berkendara di wilayah Bogor, pasti sudah paham banget bagaimana cuaca di sana yang sering berubah-ubah. Kadang hujan deras, lalu tiba-tiba panas terik. Dalam kondisi seperti ini, AC mobil yang dingin dan stabil jadi salah satu hal penting supaya perjalanan tetap nyaman. Bayangin kalau lagi macet di siang hari, tapi AC mobil
Baca Lebih Lanjut

Panther Pasti Ada! Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Tahun 2026

April 16, 2026
Di bursa mobil bekas, konon ada batas angka psikologis soal harga mobil bekas yang masih layak dimiliki, tetapi harga sudah cukup murah, yaitu Rp100 juta. Dengan dana segitu, kita masih bisa dapat mobil-mobil yang layak pakai. Penampilan masih segar, performa tidak mengecewakan.   Terutama kalau pilihannya mobil di segmen yang populer, kayak MPV dan Hatchback;
Baca Lebih Lanjut

Ganti Oli Mobil Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh? Banyak Pemilik Mobil Masih Salah!

April 15, 2026
Banyak pemilik mobil masih bingung kapan waktu terbaik untuk mengganti oli mesin. Ada yang berpatokan pada jarak tempuh, misalnya setiap 5.000 atau 10.000 kilometer. Namun ada juga yang lebih memilih mengganti oli berdasarkan jangka waktu, misalnya setiap 6 bulan sekali. Pertanyaannya, mana yang bener sih? Jawabannya adalah keduanya bener, tetapi yang paling tepat adalah mengikuti
Baca Lebih Lanjut