
Meski bukan tergolong fitur yang vital dan populer, mobil bekas di bawah 200 juta pakai Sunroof atau Panoramic, ternyata banyak pilihannya. Baik itu dari jenis MPV, Compact SUV, maupun Medium SUV atau Full SUV.
Bagi sebagian orang, keberadaan Sunroof di mobil mungkin hanya dianggap menjadi bagian dari estetika atau fitur tambahan kenyamanan.
Namun bagi sebagian orang lain, fitur ini bisa fungsional.
Sunroof, menjamin adanya sirkulasi udara segar, agar hawa panas cepat hilang, tanpa harus membuka jendela samping. Atau mengurangi kecemasan bagi mereka yang tidak tahan dengan kabin sempit (Claustrophobia).
Karena masih jadi bagian dari gengsi, tentu saja pilihan mobil dengan atap kaca, semuanya merupakan tipe tertinggi di setiap model. Harga juga premium.
Namun keuntungannya, selain Sunroof atau Panoramic, Otofriends bisa menikmati fitur-fitur terbaik lainnya yang relatif lengkap.
Yuk, kita lihat apa saja yang ada dalam daftar mobil bekas di bawha 200 juta pakai Sunroof:

Sumber: Oto.com
Sunroof di MPV dari pabrikan asal China ini terasa istimewa, karena fitur yang biasanya ada di mobil-mobil kelas menengah ke atas ini, ditawarkan di mobil kelas Rp250 jutaan.
Sejak diluncurkan pertama kali pada 2018, Sunroof yang terpasang cantik di tipe tertinggi Cortez, segera jadi bahan omongan peminat otomotif.
Lebih canggih lagi, Sunroof ini termasuk fitur yang bisa dioperasikan dengan perintah suara maupun remote, bawaannya Wuling. Terasa canggih dan praktis.
Dari tiga generasi Cortez yang sudah dipasarkan, ada dua tipe dengan Sunroof, sesuai bujet yang sudah ditetapkan.
Harga di pasaran mobkasnya untuk Cortez 1.8 L, di harga Rp130 juta-Rp150 juta, dan Cortez CT Type L di harga Rp155 juta-Rp185 juta.


Sumber: Mobilbekas.com
Serena juga melengkapi tipe tertingginya dengan atap kaca, spesifiknya pada generasi C26 tipe HWS Autech.
Dengan ukurannya yang jumbo, Panoramic Glass Roof ini membentang dari atas baris pertama sampai baris kedua.
Keberadaan Panoramic Glass Roof, ditopang kaca samping yang tinggi, membuat kabin Serena benar-benar bermandi cahaya di hari yang cerah. Terasa sangat lapang dan elegan.
Serena C26 terbagi menjadi dua; generasi awal (2013-2015) dan Facelift (2015-2017). Harga bekasnya ada di kisaran Rp130 juta-Rp170 juta.

Sumber: Mobilbekas.com
MPV yang didatangkan secara CBU dari Jepang ini, dikenal punya kenyamanan rasa sedan. Desainnya tetap relevan dengan zaman, tak lekang oleh waktu, dan terasa elegan khas produk-produk Honda.
Keberadaan Sunroof pada Odyssey, seolah hendak melengkapi kenyamanan kabinnya yang optimal.
Di Indonesia, Odyssey dipasarkan dalam 5 generasi (1999-2021) di mana Sunroof selalu ada pada tipe tertinggi.
Kalau ingin menyesuaikan dengan budget 200 jutaan, pilihan terbaik adalah Odyssey RB1/RB2 atau generasi ketiga yang dipasarkan pada 2004-2008.
Harga bekasnya saat ini ada di kisaran Rp130 juta-Rp160 juta.

Sumber: Sekenauto
Fitur atap kaca hadir sebagai pelengkap pada generasi pertama yang berkode bodi GA, khususnya pada tipe tertinggi, yakni PX.
Fixed Panoramic Glass Roof ini ekstra luas, membuat kabin Outlander terasa lega. Karena kaca mati, maka positifnya tak ada risiko kebocoran air, serta kekedapan suara yang lebih baik.
Sementara pada malam hari, kehadiran illumination LED track di sepanjang sisi atap, berpadu atap tembus pandang, membuat suasana kabin tambah mewah.
Di pasaran mobkas, Mitsubishi Outlander Sport PX, tahun produksi 2012-2018, ada di rentang harga Rp120 juta-Rp190 juta.

Sumber: Sekenauto
Keberadaan Sunroof di Mazda CX-5 boleh dibilang berhasil melengkapi nuansa interior mobil yang mewah dan ergonomis. Balutan kulit interior dan aksen soft-touch, semakin lengkap dengan kesan kabin yang lapang berkat atap terbuka.
Rasanya tak salah, kalau kita merasa kabin mobil asal pabrikan Jepang ini sudah sederajat seperti SUV mewah Eropa.
Dengan bujet yang ada, Otofriends punya cukup banyak pilihan di generasi pertama CX-5. Generasi yang dipasarkan pada 2012-2017 dan dikenal juga sebagai KE Series, memang legendaris.
Beberapa tipe yang dilengkapi Sunroof antara lain Grand Touring, baik 2.0L maupun 2.5 L. Serta tipe Touring 2.0L maupun 2.5L.
Harga bekasnya di pasaran mobkas, ada di kisaran Rp130 juta-Rp190 juta.


Sumber: Mobilbekas.com
Mengingat fungsi dan desainnya, HR-V dengan Panoramic Sunroof yang ekstra luas dan bisa dibuka pula, termasuk salah satu tipe yang paling diburu di pasaran mobkas.
Keberadaan jaringan servis yang luas, dan nilai jual kembali yang stabil, makin memperkuat nilai tambah SUV andalan Honda ini.
Kalau Otofriends berminat, silakan mulai dilirik-lirik HR-V generasi kedua (kode RU) tahun produksi antara 2015-2017. Lebih spesifik, tipenya 1.8 Prestige atau dikenal sebagai varian tertinggi.
Di pasaran mobkas, harga HR-V dengan Sunroof memang masih di atas mobil-mobil lain di kelasnya, yaitu Rp175 juta-Rp195 juta.

Sumber: Maestromobiljogja
Sebagai produk yang sudah ditinggal pergi APM-nya, wajar jika harga bekas dari Ecosport, paling rendah. Tetapi fakta ini justru menguntungkan konsumen, karena dengan mobil harga Rp90 jutaan, kita sudah bisa menikmati sensasi atap terbuka.
Bukan sekadar memperbaiki tampilan, Sunroof juga berhasil “menetralkan” kabin Ecosport yang terkesan jangkung dengan tiang pilar tebal khas mobil Amerika.
Hasilnya, kabin terasa terang dan lapang. Tak ada kesan pengap.
Sunroof bisa didapat di Ecosport generasi kedua yang dipasarkan pada 2014-2016. Khususnya pada tipe tertinggi, yaitu 1.5 Titanium, baik transmisi manual maupun matic.
Harga pasarannya paling terjangkau, ada di kisaran Rp95 juta-Rp125 juta.

Pakai Sunroof memang gaya dan mewah. Nah, kalau Otofriends sudah menentukan pilihan mobil dengan Sunroof yang sesuai, jangan ragu untuk memakai jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Dengan inspeksi yang dilakukan tenaga profesional, kita bisa mendapat gambaran menyeluruh tentang kondisi mobil incaran.
Mobil akan semakin berkualitas jika dilengkapi pula oleh garansi mobil bekas Otospector. Segala kendala di jalan, bahkan perbaikan mesin dan transmisi, seandainya ada kerusakan, akan dijamin sampai tuntas.
Bagikan
