
Segmen SUV di Indonesia semaakin ramai dengan kehadiran berbagai model elektrifikasi. Salah satu yang sukses mencuri perhatian di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 adalah Jetour T2 i-DM, SUV bergaya boxy yang menggabungkan desain tangguh khas kendaraan petualang dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Otofriends, jika sebelumnya Jetour dikenal lewat model Dashing dan X70 Plus, kini pabrikan asal China tersebut menunjukkan keseriusannya bermain di kelas SUV premium melalui T2 i-DM.
Model ini merupakan versi plug-in hybrid dari Jetour T2 yang telah dipasarkan di beberapa negara dan menjadi bagian dari strategi elektrifikasi global Chery Holding Group.
Kehadirannya di GIIAS 2026 sekaligus menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia mulai dilirik sebagai salah satu tujuan utama kendaraan hybrid modern. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Jetour Indonesia menjelang GIIAS 2026, T2 i-DM diperkenalkan sebagai salah satu model elektrifikasi unggulan yang dipamerkan kepada publik Indonesia.
Lalu, seperti apa spesifikasi lengkap Jetour T2 i-DM? Yuk, kita bahas lebih dalam.

Jetour T2 i-DM merupakan SUV berkonsep Travel+ yang dikembangkan untuk konsumen yang gemar bepergian jauh namun tetap menginginkan efisiensi bahan bakar.
Berbeda dengan hybrid biasa (HEV), sistem Plug-in Hybrid (PHEV) memungkinkan baterai diisi ulang melalui charger eksternal sehingga mobil mampu melaju menggunakan tenaga listrik tanpa harus selalu mengandalkan mesin bensin.
Kombinasi tersebut membuat konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih efisien, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan.

Jetour T2 i-DM memiliki dimensi yang tergolong besar di kelas SUV medium.
Spesifikasinya meliputi:
Dimensi tersebut memberikan ruang kabin yang lega sekaligus menghadirkan posisi duduk tinggi khas SUV sejati.
Ground clearance yang tinggi juga mendukung mobil ini untuk melintasi jalan bergelombang maupun medan ringan di luar aspal.

Salah satu daya tarik utama Jetour T2 i-DM adalah desainnya yang tegas.
Sekilas tampilannya mengingatkan pada SUV petualang premium berkat bentuk bodi yang mengotak.
Bagian depan menggunakan lampu LED berbentuk persegi yang dipadukan dengan DRL modern.
Grille depan tampil kokoh dengan logo JETOUR berukuran besar di bagian tengah.
Varian global menggunakan velg alloy hingga 20 inci yang dipadukan ban berprofil tebal untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menunjang kemampuan melintasi berbagai permukaan jalan.
Roof rail berukuran besar menjadi perlengkapan standar untuk mendukung aktivitas perjalanan maupun overlanding.
Masuk ke dalam kabin, suasana modern langsung terasa.
Jetour mengombinasikan material soft touch dengan desain dashboard minimalis.
Mobil ini dibekali layar sentuh 15,6 inci yang mendukung konektivitas smartphone serta berbagai pengaturan kendaraan.
Panel instrumen digital menyajikan informasi seperti:
Jetour juga menyediakan wireless charger untuk memudahkan pengisian daya smartphone.
Varian tertinggi dilengkapi panoramic sunroof yang membuat kabin terasa lebih lega dan terang.


Salah satu keunggulan utama Jetour T2 i-DM adalah penggunaan sistem Kunpeng Super Hybrid (CDM).
Pada spesifikasi global, sistem ini mengombinasikan:
Output gabungan sistem mencapai sekitar 280 kW (sekitar 375 hp) dengan torsi maksimum hingga 610 Nm, tergantung spesifikasi pasar. Angka ini membuat akselerasinya setara SUV bermesin besar namun dengan efisiensi yang jauh lebih baik.

Jetour T2 i-DM menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas sekitar 26,7 kWh pada versi global.
Dalam mode listrik murni, mobil ini mampu melaju hingga sekitar 120 kilometer (CLTC).
Sementara jika baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi penuh, jarak tempuh kombinasi diklaim dapat mencapai lebih dari 1.200 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Perlu diketahui bahwa hasil penggunaan sehari-hari dapat berbeda tergantung kondisi jalan, gaya mengemudi, dan suhu lingkungan.
Jetour T2 i-DM mendukung pengisian daya AC maupun DC Fast Charging.
Melalui pengisian cepat DC, baterai dapat diisi dari sekitar 30% hingga 80% dalam waktu kurang lebih 30 menit pada kondisi pengujian pabrikan.
Fitur ini membuat perjalanan jarak jauh menjadi lebih praktis.
Sebagai SUV modern, Jetour T2 i-DM dibekali berbagai fitur keselamatan aktif.
Fitur yang tersedia pada spesifikasi global meliputi:
Selain ADAS, tersedia pula:
Meski berstatus SUV keluarga, Jetour T2 i-DM tetap memiliki kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.
Beberapa mode berkendara yang tersedia meliputi:
Sistem Intelligent AWD pada varian tertentu juga membantu menjaga traksi ketika melewati permukaan jalan licin atau tidak rata.
Hingga artikel ini ditulis, Jetour Indonesia belum mengumumkan harga resmi T2 i-DM.
Melihat spesifikasi, teknologi plug-in hybrid, serta posisinya di pasar global, banyak analis memperkirakan harga SUV ini akan berada di kisaran Rp700 juta hingga Rp900 juta apabila dipasarkan secara resmi di Indonesia. Angka tersebut masih berupa estimasi dan dapat berubah saat peluncuran resmi.
Siapa Kompetitor Jetour T2 i-DM?
Jika resmi dipasarkan, Jetour T2 i-DM akan bersaing dengan beberapa SUV elektrifikasi lain seperti:
Keunggulan Jetour berada pada kombinasi desain off-road yang kuat, teknologi plug-in hybrid modern, fitur yang melimpah, dan potensi harga yang lebih kompetitif.
Otofriends, Jetour T2 i-DM menjadi salah satu SUV elektrifikasi yang paling menarik perhatian di GIIAS 2026. Dengan desain boxy yang gagah, kabin premium, mesin 1.5 turbo plug-in hybrid, tenaga besar, serta klaim jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.000 kilometer berdasarkan standar pengujian pabrikan, mobil ini menawarkan paket yang lengkap bagi konsumen yang menginginkan kendaraan modern sekaligus efisien.
Meski harga dan spesifikasi resmi untuk pasar Indonesia masih menunggu pengumuman dari Jetour Indonesia, kehadiran T2 i-DM di GIIAS 2026 menunjukkan bahwa persaingan SUV elektrifikasi di Tanah Air akan semakin menarik.
Jika nantinya dipasarkan dengan harga yang kompetitif dan spesifikasi global tetap dipertahankan, bukan tidak mungkin Jetour T2 i-DM akan menjadi salah satu pilihan favorit bagi pecinta SUV keluarga yang juga gemar berpetualang.
Bagikan
