
Sering orang mengingatkan, beli mobil bekas jangan cuma sekadar asal cocok barangnya, lalu deal dengan penjual, dan langsung bayar.
Ada langkah-langkah yang harus dijalani secara hati-hati dan cermat, biar Otofriends tidak kecewa setelah nanti mobilnya dipakai sehari-hari.
Maklum, pada kenyataannya, kondisi sebuah mobil bekas seringkali bisa sangat berbeda dengan mobil baru.
Meski dari luar terlihat bagus dan rapi, tetap ada kemungkinan komponen-komponen mesin sebuah mobil bekas itu bermasalah, pernah tabrakan besar, atau malah pernah terendam banjir.
Dengan berhati-hati, kita sebenarnya sedang mencegah persoalan pada kendaraan di kemudian hari, yang bukan saja bikin repot tetapi juga bikin dompet jebol.
Nah, jika Otofriends sudah tahu kira-kira mobil apa yang akan dibeli dan sudah disiapkan dananya, inilah langkah-langkah mudah untuk mendapat mobil bekas yang aman:

Sumber: BFI Finance
Cara paling sederhana tentu mengecek langsung bodi mobil yang mencakup kondisi cat, rangka dan sasis, kap mesin, dan pintu-pintu. Perhatikan pula kondisi karet sealer di pinggiran pintu dan kap mesin.
Kalau terlihat ada cat yang baru menimpa dan kurang rapi, karet sealer terlalu keras atau terlalu lembek, bahkan terlihat ada bekas ketokan di bagian rangka atau sasis tertentu; ada kemungkinan mobil pernah mengalami benturan/tabrakan.
Masuk ke kabin, perhatikan apakah ada aroma-aroma aneh seperti bau apek atau malah bisa juga ada aroma parfum yang menyengat.
Aroma parfum yang terlalu mencolok sering digunakan untuk menyamarkan bau apek dari mobil yang pernah terendam banjir. Kecurigaan itu bisa diperkuat dengan memeriksa kolong dashboard, pedal, atau di bawah karpet dasar.
Kalau ada sisa endapan lumpur kering di celah-celah soket kabel di bagian interior, atau ada karat di bagian rangka bawah jok dan dashboard, maka ada kemungkinan mobil pernah terdampak banjir.


Sumber: Dokumentasi Otospector
Harus diakui, pengecekan mesin memang gak gampang. Butuh pengalaman dan keahlian tersendiri.
Tetapi bukan berarti Otofriends tidak bisa melakukannya. Paling tidak, sedikit tahu tentang gambaran kondisi mesin yang benar-benar sehat.
Perhatikan bunyi mesin saat dinyalakan. Sebaiknya dalam kondisi dingin.
Kalau sulit distarter, “pincang”, atau bunyinya kasar; biasanya bermasalah.
Cek juga oli mesin, lewat tutup saluran pengisian oli.
Kalau ada oli seperti coklat susu, ada kemungkinan oli sudah bercampur air radiator. Pertanda ada kebocoran gasket head cylinder.
Perhatikan juga asap knalpot. Kalau yang keluar asap putih pekat, itu tanda oli ikut terbakar, akibat ring piston yang aus atau klep yang bocor.
Sedangkan asap knalpot hitam menandakan bensin terlalu boros dalam proses pembakaran.
Terakhir, cek getaran dan jarum RPM. Kalau mesin sudah hangat, pastikan putaran mesin stabil dan jarum RPM tidak bergoyang-goyang.
Tentu saja beberapa pengecekan di atas, masih dasar banget.
Kondisi mesin masih harus dipastikan lebih detail. Agar lebih mudah, jangan ragu untuk memakai jasa inspeksi mobil bekas Otospector.
Jika memungkinkan dan dapat izin dari penjual, Otofriends bisa melakukan test drive di jalanan untuk memastikan kondisi beberapa komponen.
Saat lewat jalan rusak atau polisi tidur, cek adakah bunyi berisik dari kaki-kaki.
Pada mobil matic, cek transmisi dengan cara memindahkan tuas dari P ke R lalu ke D. Perhatikan, adakah hentakan atau sedikit jeda sebelum mobil berjalan.
Di jalanan yang sepi dan lurus, coba lepas setir pada kecepatan sekitar 40 km per jam. Perhatikan apakah mobil membuang ke kiri atau kanan secara tajam.
Kalau setir terasa membuang, penyebabnya bisa dari kaki-kaki atau malah sasis yang bermasalah.
Sering kali pengecekan dokumen diabaikan. Padahal kalau sampai terjadi masalah, bakalan repot banget.
Pastikan BPKB, STNK, dan Faktur ada. Cocokkan dengan faktanya di kendaraan.
Cek juga apakah pajak dalam keadaan hidup, ada blokir ETLE atau perkara hukum lain.
Terakhir, cek juga soal keberadaan buku service, catatan service di bengkel dan bandingkan dengan angka odometer.
Kalau angka odometer terlihat rendah, tetapi sudah kondisi setir, tuas transmisi, pedal yang sudah aus atau botak; maka ada kemungkinan angka odometer sudah dimundurkan.

Sumber: Suara.com
Bagi kebanyakan orang, melakukan pengecekan sendiri seperti langkah-langkah tadi, jelas tidak mudah.
Apalagi kalau sampai harus mengecek secara detail kondisi mesin. Butuh pengetahuan dan keahlian tersendiri.
Cara gampang mendapatkan mobil bekas berkualitas bagi Otofriends adalah lewat Caroline.id.
Selain banyak pilihannya, mobil-mobil nya sudah bergaransi dari Otospector.
Dengan adanya garansi, maka perbaikan mesin, transmisi, sistem pengereman, dll jika terjadi kerusakan, bakal ditanggung. Berkendara menjadi tenang dan nyaman.
Bagikan
