Download Aplikasi OTOS
Install

Menanjak Pakai Mobil Transmisi Otomatis? Ini Tipsnya!

Februari 24, 2022
By Thomas W
Menanjak Pakai Mobil Transmisi Otomatis? Ini Tipsnya!-otospector

Ada pendapat, mobil transmisi otomatis gampang dikendarai. Tinggal masukin gigi, injak pedal gas, lalu mobil akan jalan. Apalagi kalau ketemu sama jalanan macet. Tinggal gas-rem saja, mobil akan terus melaju. Tidak capek.  

Tapi kenyatannya enggak selalu begitu. Bagi sebagian pengemudi mobil transmisi otomatis, terutama para  pemula, bakal keringetan kalau ketemu jalan menanjak. Karena ada anggapan, mobil matik tidak akan sekuat mobil manual saat menanjak. Takutnya mobil bakal melorot turun.

Nah, biar makin paham, yuk kita pahami 6 tips berikut ini. Tapi harus diingat, metode ini berlaku untuk matic konvensional saja!

#1: Sesuaikan Posisi D Dengan Kondisi Jalan

Transmisi Matic

Harus dipahami, saat berada pada posisi D, transmisi matik akan memindahkan gigi secara otomatis berdasarkan putaran mesin. Pada kondisi jalan menanjak, putaran mesin meninggi. Padahal pada saat seperti rasio gigi seharusnya lebih rendah agar torsi mudah didapat.

Di tanjakan yang curam, Otofriends bisa menggunakan posisi D2. Jika semakin curam, bisa pindahkan lagi posisi D1. Posisi D1 pada mobil matik ibarat posisi gigi 1 pada mobil manual. Posisi D1 ini juga bisa digunakan ketika terjebak macet di tanjakan.

#2. Gas Jangan Diinjak Terlalu Dalam

Pakai Mobil Transmisi Otomatis Di Jalan Menanjak? Ini Tipsnya!

Menginjak pedal gas terlalu dalam saat menanjak hanya akan membuat mobil kehilangan tenaga. Hal itu terjadi karena sistem transmisi atau ECU membaca torsi sudah maksimal. Justru transmisi akan bertahan di posisi gigi yang tinggi.

Injak gas secukupnya sampai mobil mendapat torsi yang cukup untuk berjalan. Memang butuh sedikit latihan terlebih dahulu agar mendapat perkiraan yang tepat.

Beli Mobil Bekas - Aplikasi Otos

Baca juga: Ingin Meminang Mobil Bekas Matic? Jangan Lupa 4 Langkah Pengecekan Ini!

#3: Saat Berpindah Tuas Tidak Perlu Menginjak Rem

Pakai Mobil Transmisi Otomatis Di Jalan Menanjak? Ini Tipsnya!

Saat memindahkan tuas posisi D ke D1 atau D2, Otofriends tidak perlu menginjak rem. Cukup tekan tombol pada tuas persneling untuk memindahkan gigi.

Ketika mobil membutuhkan torsi, lepaskan pedal gas dan langsung pindahkan transmisi secara bertahap, sampai D1 atau L. Setelah masuk gigi, baru injak gas untuk mendapatkan tenaga.

#4: Saat Berhenti Di Tanjakan Cukup Injak Rem

Pakai Mobil Transmisi Otomatis Di Jalan Menanjak? Ini Tipsnya!

Jika tidak menginjak rem kaki, maka persneling boleh di posisi Netral dan tarik rem tangan jika berhenti cukup lama. Tapi jangan menahan pedal gas, karena akan membuat usia pakai transmisi matic jadi lebih singkat.

Kalau pedal gas ditahan, clutch atau kampas kopling girboks transmisi otomatis rentan mengalami slip karena dipaksa menempel dengan posisi menahan bobot mobil terdorong ke belakang.

Seandainya Otofriends takut mobil akan mundur saat menanjak, cukup gunakan rem parkir. Posisi tuas boleh tetap di D agar bisa bersiap-siap jalan.

Menahan rem sambil posisi tuas di D tidak akan memicu kerusakan. Sebab saat direm, tenaga dari tekanan oli terputus di torque converter sehingga tidak memaksa clutch atau gir di dalam girboks bergerak

#5: Latih Juga Di Turunan

Nissan X-Trail Bekas

Ada tanjakan, pasti ada turunan. Karena itu cara mengemudinya harus dilatih juga.

Gunakan gigi rendah saat melaju di turunan. Rem digunakan untuk menahan beban dan menghentikan laju mobil yang tidak dibantu dari mesin (engine brake).

Rem jangan terlalu lama diinjak agar tidak panas. Jika rem panas, maka minyak rem akan mendidih dan uap airnya bisa membuat rem blong.

#6: Kenali Engine Brake

Mobil Manual vs Matic

Pada beberapa tipe mobil matik ada engine brake pada gigi rendah. Bisa di L atau di posisi tuas 2. Cara menggunakannya, cukup pindahkan tuas dari dari D ke 2 atau L.

Harus diingat, engine brake dilakukan pada kecepatan rendah atau tidak lebih dari 30 km/jam agar tidak terlalu laju.

Garansi Mobil Bekas Otospector

Baca juga: Terasa Hentakan Pada Transmisi Matic? Ini 5 Penyebabnya

Di pasaran mobil bekas, bagaimana memilih mobil transmisi otomatis yang kondisinya sehat?

Satu hal yang harus disadari, transmisi otomatis juga punya usia pakai. Masing-masing jenis teknologi punya waktunya sendiri. Sejauh ini yang paling awet adalah matik konvensional dengan masa pakai sampai 8 tahunan. Teknologi matik lain tentu lebih cepat.

Untuk mendapatkan mobil dengan transmisi yang sehat, jangan ragu menggunakan jasa inspeksi mobil bekas Otospector.

Para inspektor yang berpengalaman akan memeriksa kinerja sistem transmisi sehingga bisa diketahui kondisinya secara objektif. Dari hasil laporan inspeksi, calon pembeli akan memiliki gambaran tentang kondisi mobil secara keseluruhan.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Ada Jazz, Ini 8 Mobil Bekas Dibawah 100 Juta di Palembang Recomended

Oktober 16, 2025
Hi warga Palembang, buat kamu nih yang tinggal di Palembang, bang min mau kasih beberapa rekomendasi mobil yang pastinya terjangkau. Khusus buat warga Bumi Sriwijaya bang min mau bagiin beberapa rekomendasi mobil bekas dibawah 100 juta. Balik lagi sebelum bang min berbagi, karena ini adalah mobil bekas, gak capek-capek bang min mau infokan harus punya
Baca Lebih Lanjut

Waspada, Inilah 5 Risiko Beli Mobil Bekas Tanpa Garansi

Oktober 15, 2025
Para calon pembeli jelas harus tahu risiko beli mobil bekas tanpa garansi. Karena saat ini banyak mobil bekas yang ditawarkan di berbagai platform, tetapi tidak banyak yang berani memberi jaminan kondisi mobil tersebut tidak bermasalah dan aman dipakai. Tentus aja urusannya bakal berbeda mobil bekas sudah dilengkapi garansi. Dengan garansi, mobil jadi punya keunggulan dan
Baca Lebih Lanjut

Segini Perkiraan Biaya Perbaikan Transmisi Matic, Ringan Sampai Berat

Oktober 14, 2025
Wajar kalau ngomongin biaya perbaikan transmisi matic, sering bikin pemilik mobil jadi deg-degan. Apalagi kalau pemilik belum pernah punya pengalaman soal transmisi matic yang bermasalah. Sudah terbayang-bayang, biaya bengkel bakal menguras saldo ATM. Harus diakui, biaya perbaikan transmisi matic tidak murah. Apalagi kalau dibandingkan dengan transmisi manual. Nah, yang bisa dilakukan pemilik adalah mengantisipasi jangan
Baca Lebih Lanjut