Selain Umur, Ini Penyebab Indikator Aki Mobil Nyala
September 30, 2025
By Getan Metodius
Hi otofriends, kadang suka bingung nemu kasus lampu indikator aki di dashboard mobil kamu nyala? Pertanyaan ini wajar, karena lampu aki termasuk bagian penting yang memberi peringatan soal kondisi sistem kelistrikan mobil.
Lampu indikator aki biasanya menyala merah dengan simbol baterai. Normalnya, lampu ini hanya menyala saat pertama kali mesin dihidupkan, lalu akan mati setelah mesin menyala stabil.
Kalau lampu tetap menyala saat mobil berjalan, artinya ada masalah yang harus segera diperhatikan.
#1: Penyebab Indikator Aki Mobil Nyala
Ada beberapa faktor yang bikin indikator aki mobil tetap menyala. Yuk kita bahas satu per satu:
Aki Lemah atau Soak Penyebab paling umum adalah aki yang sudah mulai lemah atau mendekati akhir usia pakainya. Rata-rata aki mobil hanya bertahan 2–3 tahun tergantung pemakaian. Kalau aki soak, daya listrik yang disimpan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mobil.
Alternator Bermasalah Alternator berfungsi untuk mengisi ulang aki saat mesin hidup. Jika alternator rusak atau belt-nya kendur, aki tidak akan terisi sempurna. Akibatnya, indikator aki akan terus menyala karena sistem mendeteksi pasokan listrik tidak stabil.
Kabel atau Terminal Aki Kendur Masalah sederhana seperti kabel aki yang longgar atau kotor bisa bikin arus listrik tidak mengalir sempurna. Percuma aki baru kalau sambungan kabelnya jelek, sistem tetap mengira ada masalah.
Kerusakan Regulator Tegangan Regulator tegangan berfungsi menjaga arus listrik tetap stabil. Kalau komponen ini rusak, arus listrik ke aki bisa terlalu besar atau terlalu kecil, sehingga membuat lampu indikator aki menyala.
Masalah Kelistrikan Lain Kadang, masalah ada di bagian sekring atau wiring yang rusak. Meski jarang, kondisi ini juga bisa memicu indikator aki menyala.
Kalau indikator aki mobil kamu nyala, jangan panik dulu. Coba lakukan beberapa langkah berikut:
Matikan aksesoris listrik yang tidak perlu, seperti AC, audio, atau lampu tambahan, supaya beban aki berkurang.
Periksa kondisi terminal aki, pastikan tidak ada kotoran, karat, atau kabel kendur.
Coba ukur tegangan aki dengan voltmeter. Normalnya, aki dalam kondisi mesin mati ada di sekitar 12 volt, dan saat mesin hidup bisa naik 13,5–14,5 volt.
Bawa ke bengkel jika masalah tidak hilang. Lebih baik dicek oleh mekanik untuk memastikan apakah perlu ganti aki, perbaikan alternator, atau sekadar setel belt.
#3: Dampak Jika Dibiarkan
Jangan anggap remeh indikator aki yang menyala. Kalau dibiarkan, ada risiko serius seperti:
Mobil mogok di jalan karena aki kehabisan daya.
Komponen kelistrikan lain ikut rusak, misalnya ECU atau sistem injeksi.
Biaya perbaikan membengkak karena kerusakan merembet ke banyak bagian.
Garansi Mobil Bekas Otospector
Pentingnya Inspeksi Mobil Bekas
Buat kamu yang sedang cari mobil bekas, indikator aki menyala ini juga bisa jadi alarm penting. Kadang, mobil bekas yang dijual dalam kondisi “siap pakai” ternyata punya masalah kelistrikan tersembunyi. Nah, di sinilah inspeksi mobil bekas sangat dibutuhkan.
Dengan menggunakan jasa inspeksi profesional seperti Otospector, kamu bisa tahu kondisi aki, alternator, dan sistem kelistrikan mobil secara detail. Bahkan, Otospector memberikan garansi mesin dan transmisi hingga 1 tahun untuk mobil yang lulus inspeksi. Jadi, kamu tidak hanya beli mobil bekas, tapi juga beli rasa aman.
Indikator aki mobil nyala bukan sekadar lampu biasa, melainkan tanda ada masalah di sistem kelistrikan. Penyebabnya bisa dari aki soak, alternator rusak, kabel kendur, hingga regulator tegangan yang bermasalah.
Solusi terbaik tentu dengan melakukan pengecekan segera sebelum kerusakan makin parah. Dan bagi kamu yang mau beli mobil bekas, jangan lupa manfaatkan jasa inspeksi mobil bekas Otospector agar terhindar dari risiko mobil bermasalah.
Yups, untuk memilih oli mobil tidak bisa dilakukan sembarangan, ya. Karena oli sangat berperan penting untuk tetap menjaga performa mesin kendaraan kamu, sehingga dapat mengurangi gesekan antar komponen, dan dapat mencegah keausan dini. Tapi, sayangnya masih banyak sekali pemilik mobil yang asal pilih oli berdasarkan merek populer dan harganya, tanpa memahami spesifikasi yang sesuai kebutuhan
Bagi sebagian orang yang belum memiliki mobil listrik (electric vehicle – EV) atau bahkan belum pernah berhubungan sama sekali, wajar kalau bertanya-tanya: apakah mobil listrik pakai oli? Seperti kita tahu, kalau di mobil konvensional yang menggunakan mesin pembakaran internal (internal combustion engine – ICE) ada berbagai fluida untuk menunjang sistem pembakaran, sistem pendinginan, sistem transmisi,
Jakarta Selatan dikenal sebagai daerah dengan mobilitas kendaraan yang sangat tinggi, dengan area perkantoran, pusat bisnis, universitas ternama, hingga kawasan hunian elit seperti di kawasan Pondok Indah, Kemang sampai Cipete membuat pengguna mobil pribadi menjadi pilihan yang paling utama. Kondisi ini juga membuat kebutuhan akan bengkel mobil terdekat di kawasan Jakarta Selatan menjadi sangat penting,
Seperti yang kita ketahui, bahwa VinFast hadir sebagai merek mobil asal Vietnam yang siap menggebrak pasar otomotif di Asia, termasuk di Indonesia. Semenjak memasuki pasar Indonesia secara resmi, VinFast akan menawarkan banyak kendaraan yang sangat menarik perhatian, contohnya seperti hatchback, SUV, dan mobil listrik. Yang menarik adalah mobil VinFast yang dimana memiliki desain yang modern,
Di musim hujan sering banget membawa tantangan bagi pemilik kendaraan, terutama yang sering terjadi di kota-kota besar yang kasus jalanannya rawan sekali genangan. Masalah yang sering terjadi dan menakutkan adalah pada saat mobil mogok sedang melewati banjir. Sehingga banyak pengemudi yang mengira genangan air dangkal masih aman untuk dilewati, padahal ada berbagai risiko tersembunyi yang
Yups, untuk memilih oli mobil tidak bisa dilakukan sembarangan, ya. Karena oli sangat berperan penting untuk tetap menjaga performa mesin kendaraan kamu, sehingga dapat mengurangi gesekan antar komponen, dan dapat mencegah keausan dini. Tapi, sayangnya masih banyak sekali pemilik mobil yang asal pilih oli berdasarkan merek populer dan harganya, tanpa memahami spesifikasi yang sesuai kebutuhan
Bagi sebagian orang yang belum memiliki mobil listrik (electric vehicle – EV) atau bahkan belum pernah berhubungan sama sekali, wajar kalau bertanya-tanya: apakah mobil listrik pakai oli? Seperti kita tahu, kalau di mobil konvensional yang menggunakan mesin pembakaran internal (internal combustion engine – ICE) ada berbagai fluida untuk menunjang sistem pembakaran, sistem pendinginan, sistem transmisi,
Jakarta Selatan dikenal sebagai daerah dengan mobilitas kendaraan yang sangat tinggi, dengan area perkantoran, pusat bisnis, universitas ternama, hingga kawasan hunian elit seperti di kawasan Pondok Indah, Kemang sampai Cipete membuat pengguna mobil pribadi menjadi pilihan yang paling utama. Kondisi ini juga membuat kebutuhan akan bengkel mobil terdekat di kawasan Jakarta Selatan menjadi sangat penting,
Seperti yang kita ketahui, bahwa VinFast hadir sebagai merek mobil asal Vietnam yang siap menggebrak pasar otomotif di Asia, termasuk di Indonesia. Semenjak memasuki pasar Indonesia secara resmi, VinFast akan menawarkan banyak kendaraan yang sangat menarik perhatian, contohnya seperti hatchback, SUV, dan mobil listrik. Yang menarik adalah mobil VinFast yang dimana memiliki desain yang modern,
Di musim hujan sering banget membawa tantangan bagi pemilik kendaraan, terutama yang sering terjadi di kota-kota besar yang kasus jalanannya rawan sekali genangan. Masalah yang sering terjadi dan menakutkan adalah pada saat mobil mogok sedang melewati banjir. Sehingga banyak pengemudi yang mengira genangan air dangkal masih aman untuk dilewati, padahal ada berbagai risiko tersembunyi yang
Yups, untuk memilih oli mobil tidak bisa dilakukan sembarangan, ya. Karena oli sangat berperan penting untuk tetap menjaga performa mesin kendaraan kamu, sehingga dapat mengurangi gesekan antar komponen, dan dapat mencegah keausan dini. Tapi, sayangnya masih banyak sekali pemilik mobil yang asal pilih oli berdasarkan merek populer dan harganya, tanpa memahami spesifikasi yang sesuai kebutuhan
Bagi sebagian orang yang belum memiliki mobil listrik (electric vehicle – EV) atau bahkan belum pernah berhubungan sama sekali, wajar kalau bertanya-tanya: apakah mobil listrik pakai oli? Seperti kita tahu, kalau di mobil konvensional yang menggunakan mesin pembakaran internal (internal combustion engine – ICE) ada berbagai fluida untuk menunjang sistem pembakaran, sistem pendinginan, sistem transmisi,
Jakarta Selatan dikenal sebagai daerah dengan mobilitas kendaraan yang sangat tinggi, dengan area perkantoran, pusat bisnis, universitas ternama, hingga kawasan hunian elit seperti di kawasan Pondok Indah, Kemang sampai Cipete membuat pengguna mobil pribadi menjadi pilihan yang paling utama. Kondisi ini juga membuat kebutuhan akan bengkel mobil terdekat di kawasan Jakarta Selatan menjadi sangat penting,