Download Aplikasi OTOS
Install

Hati-hati, Celaka! Begini Cara Aman Ganti Ban di Jalan Tol

Oktober 02, 2025
By Thomas W
Hati-hati, Celaka! Begini Cara Aman Ganti Ban di Jalan Tol-otospector

Tentu saja siapapun orangnya, ga bakal mau merasakan pengalaman ganti ban di jalan tol.

Selain bakalan repot, tentu saja acara ganti ban secara darurat di jalan tol, sangat berbahaya.

Maklum, kendaraan yang melintas di tol umumnya berkecepatan tinggi. Risiko kecelakaan sangat besar, jika ada yang kurang berhati-hati.

Tetapi kalau Otofriends kebetulan lagi apes dan harus ganti ban di jalan tol, tentu saja ada beberapa poin yang harus diperhatikan.

Yang terpenting tentu saja harus mempersiapkan setiap langkah secermat mungkin. Agar pergantian ban bisa berlangsung efektif dan hasilnya juga sesuai harapan.

Apa saja yang perlu diperhatikan, seandainya kita harus turun tangan sendiri ganti ban di jalan tol? Yuk, kita bahas satu per satu:

#1: Persiapkan Peralatan

Persiapkan Peralatan

Sumber: Uniroyal-tyres.com

Langkah pertama ganti ban di jalan tol adalah memastikan setiap peralatan siap digunakan.

Tentu saja peralatan semacam ini tidak akan tersedia tanpa dipersiapkan sebelum perjalanan sebagai langkah antisipasi kondisi darurat.

Beberapa peralatan yang harus ada:

  • Ban serep; upayakan ban selalu dalam kondisi terisi angin atau tidak kempis
  • Dongkrak; biasanya tersedia saat beli mobil baru. Tetapi akan lebih baik kalau kita punya dongkrak yang sudah biasa kita operasikan sendiri.
  • Kunci roda; berfungsi untuk melonggarkan dan mengencangkan mur velg.
  • Segitiga pengaman; berfungsi untuk memberi tanda kondisi darurat kepada pengendara lain.
  • Senter; berfungsi sebagai penerangan saat bekerja.
Beli Mobil Bekas - Aplikasi Otos
Beli Mobil Bekas di OTOS

#2:  Mengamankan Diri dan Kendaraan

Mengamankan Diri dan Kendaraan

Sumber: KT-Blog

Begitu ban dirasa ada yang tidak beres, seperti bocor atau kempis, jangan panik. Pegang kemudi erat-erat dan kurangi kecepatan perlahan-lahan. Jangan rem mendadak!

Arahkan mobil menepi ke bahu jalan. Upayakan bisa berhenti sejauh mungkin dari batas lajur jalan.

Pastikan mobil terparkir secara kokoh dengan cara menarik rem tangan hingga maksimal. Agar lebih yakin, bisa ditunjang dengan memasukkan persneling ke gigi 1 (pada transmisi manual) atau posisi P (transmisi matic).

Saat mobil sudah diyakini aman, keluarkan semua penumpang. Minta mereka berdiri di area paling aman, yaitu di luar pagar pembatas tol atau area yang lebih tinggi.  

Terakhir, pasanglah segitiga pengaman pada jarak sekitar 50 meter – 100 meter dari belakang mobil. Tujuannya agar pengendara lain tahu bahwa ada kondisi mobil yang sedang darurat.

Baca juga: Musim Ujan Waspada Kerusakan Fatal Mobil Setelah Terandam Banjir

#3: Proses Penggantian Ban

Proses Penggantian Ban

Sumber: Crossroad Helpline

Sebelum ganti ban di jalan tol, pastikan Otofriends memahami langkah-langkahnya secara tepat. Sumber informasi bisa dari buku panduan mobil atau cari video di media sosial tentang tata cara mengganti ban.

Setelah paham, persiapkan dongkrak. Pasang pada titik tumpu dongkrak yang tepat pada rangka mobil. Informasi ini bisa didapat di buku panduan mobil.  

Naikkan mobil pakai dongkrak sampai sebatas ketinggian yang dibutuhkan untuk melepas ban. Jangan terlalu tinggi.

Lepas ban yang kempis lalu tukar dengan ban serep. Jangan lupa, saat mengencangkan mur velg, lakukanlah dengan pola menyilang (seperti bintang).

Setelah ban terpasang dengan baik, dongkrak bisa dilepaskan sampai ban menyentuh tanah.

Pada bagian akhir, ketika ban sudah menyentuh tanah, kencangkan kembali mur velg dengan pola menyilang.

Garansi Mobil Bekas Otospector
Garansi Mobil Bekas Otospector

#4: Langkah Akhir

Langkah Akhir

Sumber: Edmunds

Setelah urusan ganti ban di jalan tol selesai, segera kumpulkan seluruh peralatan dan kembalikan ke tempatnya semula.

Khusus untuk ban yang kempis atau bocor, memang ada pilihan untuk menempatkannya di tempat ban cadangan. Ini bisa dilakukan kalau kabin sudah penuh penumpang dan barang.

Tetapi kalau memang masih memungkinkan, akan lebih baik jika ban ditaruh di dalam kabin atau bagasi. Karena ban harus segera ditambal atau diisi angin kembali.

Perhatikan, ban cadangan sifatnya hanya untuk darurat! Tidak boleh dipakai jarak jauh karena kondisinya belum tentu memenuhi syarat.

Terutama jika yang dipakai adalah ban serep ukuran kecil (space saver), jangan dibawa melebihi kecepatan di atas 80 km/jam.

Baca juga: Buset, Ternyata Ini Yang Bikin Oli Mobil Cepet Item! 

Apakah ban mobil punya usia pakai?

Secara teori, ban mobil punya batas usia pakai, meski alur atau kembangan ban masih terlihat tebal dan bagus.

Lama pemakaian ban yang ideal adalah 5 tahun sejak tanggal produksinya. Tanggal produksi bisa dilihat pada sisi ban yang mencantumkan empat angka penanda pada minggu keberapa dan tahun berapa ban diproduksi.

Untuk mengetahui kondisi ban dari mobil bekas yang dipilih oleh Otofriends, gunakan saja jasa inspeksi mobil bekas Otospector. Dari hasil inspeksi kita bahkan bisa mengetahui secara rinci kondisi bagian-bagian lain.

Mobil bekas akan semakin layak pakai jika dilengkapi garansi mobil bekas dari Otospector. Dengan garansi, pakai mobil bekas serasa pakai mobil baru, karena segala kerusakan mesin dan transmisi akan dijamin.

Bagikan

Baca Artikel Lainnya

Baca Artikel Lainnya

Bengkel AC Mobil di Bogor Rekomendasi Otospector

April 17, 2026
Buat Otofriends yang sering berkendara di wilayah Bogor, pasti sudah paham banget bagaimana cuaca di sana yang sering berubah-ubah. Kadang hujan deras, lalu tiba-tiba panas terik. Dalam kondisi seperti ini, AC mobil yang dingin dan stabil jadi salah satu hal penting supaya perjalanan tetap nyaman. Bayangin kalau lagi macet di siang hari, tapi AC mobil
Baca Lebih Lanjut

Panther Pasti Ada! Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Tahun 2026

April 16, 2026
Di bursa mobil bekas, konon ada batas angka psikologis soal harga mobil bekas yang masih layak dimiliki, tetapi harga sudah cukup murah, yaitu Rp100 juta. Dengan dana segitu, kita masih bisa dapat mobil-mobil yang layak pakai. Penampilan masih segar, performa tidak mengecewakan.   Terutama kalau pilihannya mobil di segmen yang populer, kayak MPV dan Hatchback;
Baca Lebih Lanjut

Ganti Oli Mobil Berdasarkan Waktu atau Jarak Tempuh? Banyak Pemilik Mobil Masih Salah!

April 15, 2026
Banyak pemilik mobil masih bingung kapan waktu terbaik untuk mengganti oli mesin. Ada yang berpatokan pada jarak tempuh, misalnya setiap 5.000 atau 10.000 kilometer. Namun ada juga yang lebih memilih mengganti oli berdasarkan jangka waktu, misalnya setiap 6 bulan sekali. Pertanyaannya, mana yang bener sih? Jawabannya adalah keduanya bener, tetapi yang paling tepat adalah mengikuti
Baca Lebih Lanjut